Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Perempuan yang tampil artikulatif, kritis, dan konsisten sangat dibenci oleh sistem otoritarianisme, karena yang terguncang bukan hanya kebijakan negara, tetapi juga struktur sosial patriarkal yang menopang legitimasi kekuasaan.
Ketika argumen sulit dipatahkan, respons kerap dialihkan ke serangan personal, stigma moral, atau pelabelan emosional untuk membungkam suara tanpa menyentuh substansi kritik.
Jadi jangan heran kalau mereka terus menerus dijadikan target oleh sistem yang menindas dan anti-kritis.
Sudah beberapa hari terakhir ini saya coba ngulik Halo AI ini, dan menurut saya, ini tools yang oke banget sebagai CS otomatis berbasis AI. Dia beneran bisa jawab pertanyaan customer dengan baik berdasarkan input data yang sudah kita masukkan sebelumnya.
Ini saya uji coba buat akun jualan kecap, dan sejauh ini hasilnya sempurna. Dia bisa handling pertanyaan customer dengan cepat dan bahkan bisa ngasih pancingan pertanyaan-pertanyaan yang menjurus ke arah closing. Bahasanya sangat “manusia” dan tidak terkesan bot.
Tapi tentu saja ini tergantung input "data" yang kita masukkan. Semakin lengkap data yang kita upload (SOP, spesifikasi produk, pengiriman, complain handling, dll), makin bagus hasilnya.
Buat jualan kecap (atau produk fixed lainnya), sangat cocok, tetapi buat produk yang kompleks, tentu butuh training yang tekun. Saya coba buat jadi CS toko buku, hasilnya sudah bagus, tapi masih belum sempurna, masih butuh banyak training dan campur tangan manusia, terutama kalau ditanya soal "rekomendasi buku", jawabannya kadang tidak sesuai yang kita harapkan, apalagi untuk buku-buku lokal bahasa Indonesia.
Namun, so far, ini tools yang oke banget. Sangat cocok buat siapa saja yang punya usaha jualan atau jasa dan pengin punya admin atau CS otomatis yang bisa jawab secara cepat.
Kadang sampai sekarang masih nggak nyangka, AI bisa sedahsyat dan sejauh ini.
Fun fact: negara-negara Barat tuh bisa bangga-banggain work-life balance karena kerja kerasnya dioper ke SEA. Literally kerjaannya dilempar ke kita-kita yang timezone-nya 6 jam lebih cepet, tapi gaji sebulan masih di bawah gaji seminggu mereka.
Kayak “we finish at 5, we don’t do overtime” — YEAH BABE, karena jam 3 pagi kita udah ngirim deck revisian kalian. Work-life balance lu tuh hasil dari imbalance kita.
ya allah lindungilah hamba dari godaan applying the jobs that i don’t actually want out of desperation and scarcity state of mind dan mudahkan jalan hamba berjodoh dengan the job that i don’t mind to partake in the long run AMIN
Most streamed Indonesian albums on Spotify this week:
#1. Membangun & Menghancurkan
#2. Menari Dengan Bayangan
#3. Lagipula Hidup Akan Berakhir
#4. Nadhif
#5. Perayaan Patah Hati - Babak 1
#6. Doves, ‘25 on Black Canvas
#7. Walk the Talk
#8. Nalar
#9. Nonfiksi
#11. Selamat Ulang Tahun
#12. Sheila On 7
#13. fábula
#14. My First Love
#15. Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan
#16. Kisah Klasik Untuk Masa Depan