@stephaniekuyang@fluoxetan kak i do have the same opinion as you, tp be subjective di sini itu ria ricis, regime enabler, make stupid content, sells private life, so a little hate might be fun AHAHAHHAHAHAHA
@Hana_______8@iwnnabeurbf_ btw kamal itu anti rezim bgt dan sgt woke tentang politik, so ig all but 02 sih, cm kl syahil gua liatnya dia agak tone deaf, dijelasin jg di podcast radit dia lbh suka entertainment artis daripada berita sosioekonomi begitu, jujur agak ilfeel sih di situ wkwkkwkw
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs oh yaudah sih, fair enough gua salah deh nyamain tuntutan sama saran, tp orang dongo mana yg debat malah fokus ke situ daripada main issue nya anjir? lo buzzer ya? apa dongo aja
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs lah begitu aja lo pake ai, basic logic aje neng, keduanya sama sama kasih solusi buat masalah, dikasih tuntutan yg sifatnya menuntut aja ga diwaro, mau ada omon omon kasih saran juga, menurut lo didenger gitu? terus gunanya wantimpres 60an orang yg kmrn dilantik buat apaan?
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs bisa buat hujan buatan, bisa kasih supply air, obat”an, masker, bahkan kasih ucapan belasungkawa, tp gaada kan? dan masalahnya bukan cuma gaada penanganan tp emang ga ditanganin, dan kebakaran ttp terus terjadi krn izin pemerintah (gua orang sumsel gausah ngelawan)
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs lah tu lo tau sendiri kita lg collapse dan pemerintah gagal mengondisikan negara, knp msh netral dah? terus masalah kebakaran, itu aja lo ga nangkep akar masalahnya, itu kan pemerintah yg kasih akses oembukaan lahan, penanganannya byk opsi kalau pemerintah mau mikir
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs gaakan ngaruh di hidup mereka, ngapain masih lo belain? trs lo nanya gmn caranya berubah kalau ga ngasih saran? lo ada hp tp msh dongo yeee, itu setiap demo kan ada tuntutan ya itu apa namanya kalau bukan saran? terus diapain noh tuntutan didenger aja kaga, hadeh hadehhhhhhh
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs gausah sok bijak, kontribusi gue buat negara? gue bayar pajak, gua mahasiswa stem yg aktif penelitian bahkan sampe terbitin jurnal, gue jg ikut menyuarakan hak rakyat, lo mau gue menyuarakan hak penerintah juga apa gmn? mereka udh aman mau gua yapping sampe berbusa jg-
@yahkokuning@cikicheetosjetz@convomfs pemerintah digaji buat kasih solusi, udah rakyat yg dirugikan, ditumbalin, masih juga harus ramyat yg nyelesain masalah, di kondisi kayak gini kalo lo pilih netral sama aja lo dukung rezim, so suck it
@viollyn_gbrll@yappingfess lah iya gue bitter krn itu kan statement tolol, apa hubungannya musibah orang sama relationship mereka ke depannya? yg jelas jelas mau sama mau msh banyak aja yg ga terima tp knp seolah” gaada ruang lagi buat penyintas KS
BMKG menyebutkan kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berada di level sangat berbahaya. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah di Sumsel, yang terbawa masuk ke Kota Palembang.
Dashboard penanganan karhutla milik BNPB mencatat, ada 1.859 titik panas (hotspot) di Sumatera Selatan per 4 Oktober 2026. Luasan lahan terbakar di Sumsel dalam 24 jam terakhir menempati posisi teratas dengan 352,5 hektare.
Simak selengkapnya di slide.
| Narasi Daily
Ini kondisi kabut asap di Palembang yg aku foto dari kampus aku, makin hari kabut asapnya makin tebel. aku gatau kemana anggaran 100M yg katanya buat palembang emang kocak gubernur kami 😂 makin sore kualitas udaranya makin buruk, mata sama tenggorokan perih banget.