keos bgt anjir baru 1.5 tahun WKWKWK gila wo mundur ajalahh nama lu jg udah jelek baik di negara sendiri maupun di global😭😭 gabecus jir pantes dulu 4x kalah, ternyata dulu orang2 emg gapercaya sm lu karena ternyata keliatan ga mampunya
nih guys dengerin, jadi rakyat ga usah bermimpi bisa kaya raya 🫵🤣
kata presiden, rakyatnya tidak bermimpi utk mengalami kehidupan yg kaya raya
banyak2 bersyukur deh jd wni, masih hidup dan bisa makan udah bagus 😂
⚠️ WARNING VIDEO
Perk*sa bayi umur setahun, pria ini dibakar hidup2 oleh warga dan disiarkan live di sosial media, videonya dibawah.
Malam itu di Jutaí, Amazonas.
Ada ibu muda lagi taruh anak perempuannya yang baru 1 tahun 7 bulan — namanya Laylla Vitória de Assis — tidur nyenyak di perahu apung.
Bayi kecil, polos, gak sadar apa-apa. Ibu tinggal sebentar, percaya anaknya aman. Tapi tiba-tiba… hilang.
Si pelaku adalah seorang tukang es krim umur 48 tahun, Gregorio Patrício da Silva.
Dia culik bayi itu dari perahu. Bukan cuma culik. Dia perk*sa toddler tak berdaya itu.
Terus dib*nuh.
Lalu buang mayat kecilnya ke sungai Solimões, dingin, tanpa ampun.
Gak ada rasa kemanusiaan sama sekali. Pure kebrutalan.
Berita nyebar kayak api di hutan kering. CCTV nangkep momennya, polisi tangkap dia. Dia bahkan ngaku sendiri pas diinterogasi — “Iya, gue yang lakuin.”
Tapi masyarakat? Mereka gak mau nunggu pengadilan yang panjang, bertele-tele, mungkin besok-besok pelaku malah dibebasin atau cuma dipenjara doang.
Ratusan warga — termasuk ibu kandung si bayi sendiri — bergerak bareng. Mereka serbu kantor polisi.
Dorong pintu, rusuh, tarik keluar si Gregorio dari selnya.
Di jalan, mereka hajar habis-habisan. Pukul, tendang, pukul lagi pake apa aja yang ada.
Terus… siram bensin.
Bakar hidup-hidup.
Di tengah jalan.
Semua direkam live di sosmed.
Asap hitam mengepul, jeritannya terdengar, orang-orang teriak “adili!” sambil ngerekam.
Gila kan? Ini bukan cuma amarah biasa.
Ini adalah amarah komunitas yang capek liat predator anak kecil masih bisa bernapas setelah ngelakuin hal sekeji itu.
Ini cerminan kemarahan manusia yang udah meledak-ledak gara-gara sistem keadilan kadang terlalu lambat, terlalu lemah buat ngadepin kejahatan paling keji di dunia ini.
Bayi 1 tahun 7 bulan, guys.
Belum bisa jalan tegak, belum bisa ngomong “tolong”, tapi udah jadi korban nafsu binatang.
Yang bikin lebih bikin lo gak bisa tidur: si pelaku ini tukang es krim. Dia yang biasa jualan ke anak-anak di pinggir sungai.
Orang yang seharusnya bikin senyum anak kecil, malah jadi mimpi buruk terburuk.
Dan masyarakat gak peduli lagi sama “prosedur hukum”. Mereka ambil keadilan sendiri. Karena kalau nunggu pengadilan, kadang monster kayak gini malah lolos atau cuma dapat hukuman ringan.
Ibu si bayi ikut terlibat, bahkan sempat ditahan 8 bulan, tapi akhirnya dibebasin. 15 orang lain juga diadili.
Tapi di mata ribuan netizen? Mereka bilang “ini yang namanya keadilan sesungguhnya”.
Di satu sisi, vigilante justice kayak gini bikin gue merinding — karena hukum negara seharusnya yang pegang kendali.
Tapi di sisi lain… liat bayi tak berdaya dibunuh kejam, terus pelakunya dibakar hidup-hidup di depan umum… rasanya ada kepuasan aneh yang gak bisa dijelasin.
Karena kadang, monster kayak Gregorio ini emang gak pantas napas satu detik pun lagi di dunia ini.
Kasus ini bukan cuma berita gila dari Brazil.
Ini reminder buat semua kita: kejahatan terhadap anak kecil itu batas terendah kemanusiaan.
Dan kalau negara terlalu lambat, rakyat yang bakal naik pitam.
Laki-laki katanya makhluk paling logis, tp memahami ketidakadilan sistemik aja enggak bisa? Perempuan pingin bebas dr pelecehan & dijamin keselamatannya as commuter diterjemahkan sbg perempuan ingin laki-laki jd tumbal. Jd selama ini kalian melihat kami tumbal dong? Kok diam aja?
Bagi yang belum yakin tentang rapor merah Prabowo-Gibran:
1. Nilai tukar rupiah terendah sepanjang sejarah
2. Kabinet tergemuk sepanjang sejarah
3. Presiden paling sibuk ke luar negeri dan wapres paling tidak berguna sepanjang sejarah (51 kunjungan dalam 2 thn, sementara Jokowi 58 dalam 2 periode)
4. Nominal utang & suku bunga APBN terbesar sepanjang sejarah
5. Proyek Korupsi termahal sepanjang sejarah
6. Praktek Nepotisme terparah sepanjang sejarah
7. SDM generasi muda terendah sepanjang sejarah
2020 was a difficult year irl BUT it was the absolute best time to be an nctzen and i will always be thankful to NCT coz now whenever i think of the year 2020, i remember it as a year where i had a lot of fun. im able to look back at it positively, rather than just the lockdown
Kalau keperawanan menandakan kesetiaan perempuan, harusnya perempuan perawan usia 30+ dihormati dan disembah di dalam masyarakat bukan diolok olok gak laku.