ternyata kita semua sudah sampai di panggung masing masing, layaknya menari ditengah dunia tanpa di iringi lagu-lagu yang sering kuputar, sedih senang rasanya campur aduk, tapi untukku tak apa selama kita semua bisa menari dan pulang sebagai pemenang, kelak kita rayakan bersama.
part.1
kuberinama ini rumah
layaknya bunga yang tak kunjung mekar
dipersembahkannya sebuah harapan
perihal bagaimana hidup semestinya berjalan
sebab hidup seharusnya sudah tertakar
mah, ternyata menjadi manusia tidak semudah itu ya? diumurku yang hampir 23 ternyata aku masih suka menangis dan mengeluh. maaf juga aku belum bisa bawa kebahagian buat mama, semoga kelak kita bisa bangun bahagia yang sempurna sama-sama ya mah, I'll win this life, i promise.
Some people will never reach out again cause they lack the maturity to face the fact that they did you wrong and you didn’t deserve it. Instead of taking accountability, they create a story about you so they can feel better about themselves.
"Bagaimana kalo kita simpulkan secara sederhana saja?" entah, menurutku memberi toleransi untuk segala rupa jalan hidup secara konstan sangat melelahkan.
Setelah semua hiruk pikuk yang sudah terlewati, kelak kemanapun arah membawamu pergi, jadilah sesuatu yang paling sederhana dan membumi, jadilah manusia yang senantiasa memanusiakan manusia, dan pergilah dengan lantang kemanapun takdir baik membawamu.
pertama terimakasih dan selamat sudah menyelesaikan minggu yang penuh pertaruhan, bukan sesuatu hal yang mudah digapai tapi telah selesai di upayakan dengan baik, selanjutnya kita harus menyadari bahwa kita telah hampir sampai di ujung cerita, selagi masih bersama tidak apa ya