pada akhirnya lu semua bakal jadi dewasa dan bakal sibuk. lu harus sadar pacaran yang sehat itu ya pacaran yang bisa saling respect personal time masing2, masing2 bisa bertumbuh secara terpisah, dan ngga caper minta di-chat/call terus kyk bocah SMA baru pacaran
Salah satu hal yg ga aku suka itu menelpon orang. Kayak gimana ya, ga suka aja gitu, apalagi aku ini orangnya banyak diemnya timbang ngobrolnya jadi tu kadang kalo ngomong suka belibet, makanya ga suka telpon orang.
mama said:
“cowo kasar ga bakal tiba-tiba lembut karena nikah. cowo mokondo juga ga auto jadi rajin kerja, yang immature ga mendadak mature cuma karena akad.”
marry the character, not the potential. life’s too short buat nikahin seseorang dengan harapan bisa mengubah dia.
Setelah Childfree, Mamah Dedeh dapet pertanyaan soal apakah setiap orang HARUS MENIKAH?
Ternyata menurut Mamah Dedeh, nggak harus. Soalnya jelas Rasul bilang kalau nikah itu sunnah.
Hukum Sunnah dalam Islam adalah: Jika dikerjakan dapet pahala, nggak dikerjakan ya nggak dosa.
"Kebutuhan (orang) kan beda-beda."
Mamah Dedeh nyontohin, ada orang yang harus gantiin peran ayahnya yang meninggal buat bertanggung jawab ke adik-adiknya yang masih kecil. Dia enggak mau nikah dan nggak papa banget.
Mamah Dedeh juga paham alasan orang yang nggak mau nikah karena lihat ayahnya KDRT ibunya.
"Jadi banyak faktor yang menyebabkan kenapa orang tidak mau menikah."
Kalau ada tetangga atau saudara yang 'maksa' nyuruh nikah mulu, tunjukin video Mamah Dedeh ini nih~ biar kicep! 😶🙏
Ada pun rekan kerja, tanggapannya ga ngebantu bgt, bencii. Kasi kek saran, solusi, atau apa kek ini engga malah tanggapannya kek org males ditanyain kek org muak ga jelas, dihh keselnya.
Arghh kesal bangett ada komplain dari customer, barang emg udah ku kirim, tapi ga nyampe sana katanya ga ada. Padahal dikirim kayak biasa, pake bus yg biasanya.
Disaat aku yg kerja selalu siapin pencegahan sebelum ada komplen misal minta kontak sopirnya, platnya, dll itu kan supaya memudahkan kedepannya. Lah ini engga, jadi aku jg ngrasa susah sendiri apalagi aku orangnya ga enakan.
temen-temen, aku sangat butuh bantuan kalian untuk sebarkan postingan ini 🥹
saat ini anak-anak yang terdampak gempa di Flores, NTT, lagi membutuhkan bantuan berupa buku, tas, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya.
kalau ada yang berkenan ikut membantu, bisa langsung hubungi nomor yang tertera di bawah ini. sekecil apa pun bantuannya, semoga bisa berarti buat mereka.
#WargaBantuWarga
WAJAH KALIMANTAN SELATAN BEBERAPA HARI INI!!!
Api telah merenggut ruang hidup oramg-orang di Kalimantan. Bukan hanya hutan dan lahan yang terbakar, melainkan juga rumah warga. Kampus hingga masjid pun tak luput dari amukannya.
TERUSLAH MENGABARKAN TENTANG KALIMANTAN GAIS
#PrayForKalimantan
Cerita ABK KM Maulana Dianiaya, Disuruh Makan Bubur Campur Besi hingga Dipukul
SALAH seorang anak buah kapal (ABK) kapal penangkap cumi KM Maulana 23, Syawal Suswono (65) bercerita penganiayaan yang dialaminya. Ia dan 3 rekan lain dipukul hingga makan bubur berisi besi di atas kapal.
Syawal (65) mengatakan mereka disiksa jika tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram. "Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi," kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/10).
Syawal bercerita, awalnya diiming-imingi gaji Rp7 juta untuk menjadi bagian dari ABK KM Maulana 23. Namun nyatanya, mereka hanya bisa melakukan kasbon, sementara gaji tidak pernah terwujud.
Syawal bercerita total kru yang ada di kapal sebanyak 28 orang. Sebagian dari kru itu yang melakukan penganiayaan terhadapnya dan 3 rekannya. Nasib mereka baru berubah setelah video penganiayaan viral dan petugas kepolisian memburu kapal itu.
Saat ini, guna mengetahui adanya dugaan TPPO atau perdagangan orang, sejak Rabu (7/10) Polres Pelabuhan Tanjung Priok sudah meningkatkan kasusnya ke tahap penyidikan dan belum dapat menyampaikan hasilnya. (M-1)
Naskah: MI/Nike Amelia Sari & Metro Tv/Apriyanto
Editor Video: MI/Nike Amelia Sari
#ABK
#KMMaulana
#KasusPenganiayaan
#KasusKekerasan
#anakbuahkapal
Fix dari sini Pihak Kepilisian TIDAK ADA EMPATI SAMA SEKALI TERHADAP KORBAN❗
Si Korbanpun yang kecil kelas 2 SD tetap dipojokan 😭
Kronologi siswa SDN 01 Kebondalem, Pemalang Jawa Tengah berinisial MHAQ alias Aqib diduga dibully kakak kelas hingga meninggal tampak jadi sorotan.
Sebab polisi mengurai kronologi yang berbeda dengan ibunda korban, Diah Indriyanti.
Untuk diketahui, Aqib, bocah 7 tahun kelas 2 SD meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari.
Kondisi kesehatan Aqib memburuk setelah ia diduga mengalami penganiayaan dari tiga kakak kelasnya di sekolah pada 12 September 2026. Nasibnya pilu, Aqib menghembuskan napas terakhir pada 30 September 2026.
Setelah Aqib tiada, misteri dugaan pembullyan yang ia terima pun terbongkar. Kasus yang belakangan viral itu pun akhirnya ditangani pihak kepolisian.
Baru-baru ini penyidik Polres Pemalang mengurai hasil penyelidikan sementara dari kasus kematian Aqib.
Eddy menyebut Aqib dianiaya kakak kelas karena pelaku tersinggung dengan ucapan serta tindakan korban. Kejadian tersebut terjadi di sekitar toilet saat jam istirahat pukul 09.00 Wib.
Menurut penyampaian dari saksi-saksi, ada ketersinggungan sehingga dibalas dengan tindakan fisik,” ungkap Kompol Eddy Purnama Lilah