@Mdaffasaputra04 Pemikiran Bu Yasti tuh tajam banget, beliau ngerti betul seluk beluk pemerintahan. Layak didenger sama mentri yang masih baru dan haus pengalaman
@anakulahmanusia@kemendagri Pengawasan paling simpel dari warga ya laporan realtime lewat medsos. Jangan cuma seremonial doang, transparansi online harus digencarkan
@halalindonesia_@halal@Barantin_RI Good job BPJPH dan Barantin! Sambil itu, mau tanya: waktu ikut SEHATI, pendamping halal itu kita bayar sendiri atau udah ditanggung program?
Menko AHY coba berantas mafia tanah pemalsu sertifikat lebih tegas & cepat. Jika dilakukan pejabat di bawah gak sepelekan lagi.
6000 aduan kasus tanah, 50% laporan bisa ditindak, itu pun masih ada hal absurd yg mana pelapor/korban malah jadi tersangka.
Salah satu tim perumus JAKI disini ๐๐ปโโ๏ธ
Ada yg mau denger gimana cerita awal JAKI diinisiasi (2019) dan kenapa di awal kemunculan apps ini ditakuti seluruh dinas?
Anak Saya Putri Papuana Melanesiani Pigai akhirnya sudah wisuda di Sekolah Kuliner Bergengsi Terbaik Nomor 1 Dunia Le Cordon Bleu di Eropa. Dulu dia sekolah di Amerika Serikat dan Sekarang di Eropa. Akhirnya lulus di Sekolah Top Dunia.
Anak Sy Putra salah satu generasi muda brilian, alumni Pangudi Luhur Jakarta sering juara dan siswa berprestasi dan saat ini kuliah S1 di salah satu sekolah terbaik dan tersulit dunia di Tokyo Jepang, yang suatu saat akan dilirik atau minimal Presiden Freeport atau Pimpin Smelter Freeport dimiliki Jepang di Gresik. Itu keinginan Saya sebagai orang tua but letโs see the subsequent๐
Mereka sekolah saatnya Ayahnya bekerja sebagai oposisi dan aktivis jalanan. Sekarang Saya tidak punya rumah dan tanah dan tercatat di LHKPN KPK sebagai Menteri Termiskin di Kabinet. Tetapi prestasi anak2 Saya bernilai tinggi. Saya tidak sombongkan diri Saya termasuk Menteri yg anak2nya masuk Sekolah2 Top Dunia.๐๐
Mereka sekolah tanpa biaya Pemerintah, tanpa biaya LPDP seperti anak2 pejabat Indonesia pada umumnya dan juga anak Capres yang mantan Menteri dan Gubernur yang dapat biaya LPDP itu.
By the way โmereka dua tidak tahu kantor saya dan selalu naik taksi, Grab, bawa motor dan bahkan 1 pegawai Kementerian HAM pun tidak kenal. (Boleh tanya mulai dari Securiti, OB, sampai Dirjen/ Sekjen dan semua Pejabat).
Sampai di sini kita bisa renungkan kualitas dan integritas, karakter, kapasitas, moralitas orang tuanya karena โBuah Matoa tidak pernah jatuh jauh dari pohonnyaโ.