Apa alasan takut sidang LIVE?
Saya diperiksa berkali-kali ke POLDA tidak pernah absen, saya tidak takut!
Saya di suruh wajib lapor seminggu sekali berbulan-bulan, saya tidak takut!
Saya ditangkap secara tidak manusiawi lalu dijebloskan ke sel tahanan saya tidak takut!
Saya dijadwalkan sidang, saya InsyaAllah akan datang saya tidak takut!
Saya pakai baju orange saja tidak takut!
Lalu siapa yang rencana mau ngumpet dari kamera LIVE ini???
Nasihat untuk Pak Prabowo
"Kekuasaan yang penuh berkah adalah kekuasaan yang berperikeadilan. Sedangkan kekuasaan yang berperikezaliman pasti akan runtuh."
Saya sudah menduga dan memprediksi bahwa penegak hukum akan melakukan P21 dan melakukan tindakan2 yang tidak masuk akal. Mereka tak peduli melanggar Hukum Formal maupun material seperti yang sekarang terjadi. Memang hukum oknum oknum aparatnya sudah dipaksa dan diarahkan untuk mengikuti keinginan pemesan.
Ini terjadi tak hanya di Kasus Roy Suryo, tapi juga banyak kasus di Indonesia dan berbagai daerah. Hukum tak lagi ditegakkan sebagaimana harusnya, tapi malah dinegosiasikan. Terlalu sering terjadi siapa yang kuat dan berpengaruh, hukum akan dirasionalisasi mengikuti kehendaknya. Itulah mengapa perlu reformasi di kalangan penegak hukum.
Sayangnya penguasa negara tak punya kemauan dan kemampuan politik untuk melakukan reformasi. Elit politik banyak yang terjebak dan tersandera sehingga terpaksa membiarkan semua keanehan ini terjadi. Status quo sering dirasa lebih menguntungkan dibanding perubahan.
Dalam hal ini jangan berharap pada DPR akan menyuarakan kebenaran terkait kasus ini. Semua fraksi di DPR sangat ditentutan oleh para Ketua Partai Politik. Maka jangan pula berharap pada para Ketua Partai Politik sekarang. Mereka sudah tersandera oleh kepentingannya, dan terpaksa tunduk pd kekuasaan yg lebih besar, yg menentukan nasibnya.
Maka hanya rakyat yang cerdas, berani, dan peduli pada keadaan negeri yang punya kekuatan mengontrol mereka, untuk mengubah Indonesia yg lebih baik.
Dear buzzer, rakyat akan mengapresiasi jika Dolar bisa dibawah Rp 15.400 dan harga Pertamax dibawah Rp 12.100 (itu start saat Pak Prabowo dilantik). Jadi kalau skrg dolar turun ke 17.720 ya blm layak dipuji. Begitu juga klo besok misal Pertamax turun ke 14.000, berlebihan juga kalau dipuji. Lagian tugas rakyat itu mengkritisi & mengevaluasi, bukannya asal memuji jika memang blm pantas dipuji.
Usia bukan penghambat untuk berkata benar dan jujur. Sampaikan kebenaran itu apa adanya walau terasa pahit. Ketika kebenaran sudah disampaikan maka kewajiban sudah ditunaikan.
Pilihan ada ditangan kita2..mau jadi jongos seumur hidup atau menjadi tuan dinegeri sendiri.
Buzzer, termul, berteriak, berkotek, menyalak berisik:
P21. P21. P21.
Bahkan sebagian sudah menggelar pesta.
Seolah itu akhir.
Seolah itu vonis sebelum pengadilan berbicara.
Tapi di dalam diamku…
aku tahu, ini bukan akhir. Ini justru permulaan dari ujian yang sesungguhnya.
Aku masih diberi kewajiban Wajib Lapor ke. POLDA.
Sudah 7 bulan mwnjadi Tahanan Kota.
Setiap minggu di sela-sela kesibukanmu bersiap Ujian S3.
Aku hadir tak pernah mangkir.
Kuhikmati,
Setiap langkah kakiku ke kantor polisi untuk wajib lapor,
bukan sekadar prosedur.
Langkah ini adalah pengingat
bahwa kebenaran sering kali harus berjalan sendirian,
di tengah riuhnya tuduhan dan kebisingan opini.
Aku tidak lari.
Aku tidak bersembunyi.
Aku datang. Berkali-kali. Puluhan kali. Dengan kepala tegak.
Karena yang aku bawa bukan sekadar argumen,
tapi keyakinan.
Mereka mungkin punya kekuasaan untuk menetapkan status.
Tapi aku punya sesuatu yang tidak bisa mereka sentuh:
ketenangan hati yang tahu,
bahwa aku tidak berdiri di atas kebohongan.
P21?
Silakan.
Jika itu jalan menuju pengadilan,
maka biarlah pengadilan menjadi tempat di mana semuanya dibuka
tanpa framing, tanpa manipulasi, tanpa narasi yang dipelintir.
Aku tidak takut pada proses.
Aku hanya takut jika kebenaran dibungkam.
Dan selama aku masih bisa melangkah,
masih bisa berbicara,
masih bisa berpikir…
maka aku akan tetap berdiri.
Bukan karena aku ingin melawan,
tapi karena aku tidak bisa memilih untuk diam melihat kebathilan.
WUIH KEREN BANGET PAK OEGROSENO...
OEGROSENO SIAP BELAJAR KUHAP KEPADA JAKSA APABILA NEKAT MENERBITKAN P21 DALAM KASUS IJAZAH PALSU JOKOWI....‼️
#JokowiAlumniPalsuUGM#JokowiAlumniPalsuUGM
🆘🆗
P21 AKAN LAHIRKAN PAHLAWAN BARU
Jika sampai kasus Ijazah Palsu dipaksakan P21 -entah bagaimana cara dan butuh berapa banyak uang Jokowi untuk menggoalkan sidang,
Maka ini adalah siklus alam untuk lahirnya Para Pahlawan generasi baru
dr Tifa, Dr Roy Suryo, apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan,
Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global.
Karena sidang akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Bayangkan: Mantan Presiden melawan Ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa Ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah Ijazah palsu!
Alih-alih niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama mereka.
Malah persidangan, yang jika terjadi, akan makan waktu bertahun-tahun
Adalah panggung yang dahsyat dan menggetarkan, dan menghidupkan jiwa kebangsaan, amar ma'ruf nahi munkar, dan menggelorakan fastabiqul khairat.
Alih-alih memulihkan nama baik Joko Widodo, bahkan akan menjerumuskannya makin dalam ke jurang gorong-gorong.
Karena, panggung sidang akan dipakai dr Tifa dan Dr Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan makin membuka Ijazah ini makin terang benderang, dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi Ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden.
Bahkan bukan sekedar itu. Dr Tifa dan Dr Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985. Yang kuliah di jurusan Teknologi Kayu yang tak pernah ada di muka bumi. Yang kebingungan membedakan antara Dosen Pembimbing Akademik dengan Dosen Pembimbing Skripsi.
Siapa orang ini sebenarnya. Akan terbuka di persidangan itu.
Penelitian kami sudah lengkap.
Demikian juga dengan penelitian para Ilmuwan yang lain: Dr Bonatua Silalahi. Dr Leony Lydia dkk, Prof Tono Saksono, Dr Ridho Rahma di, Prof Henri Subiakto, Profesor Zainal Muttaqien, Profesor Din Syansuddin, Begawan Rocky Gerung, Budayaaan Mohammad Sobary, dan Para Guru Besar Top Tier, si genius Topi Merah dll yang dengan senang hati akan membantu memberikan penjelasan sejelas-jelasnya.
Jika memang mau niat dan berani sidang.
PS mulai dikepung dan dikunci oleh Geng SOP
Saya dapat info bhw Jokower yang ada dalam pemerintahan sedang membangun kolaborasi dg koruptor yg lari ke luar negeri untuk membangun partai untuk dijadikan sayap kedua Geng SOP setelah Partai dinasti Solo yg sudah untuk mengepung PS.
Bahkan sudah mulai berhasil menempatkan orang-orang mereka di BUMN dan mulai berhasil.
Peringatan keras dari Din Syamsuddin untuk Kepolisian terhadap kasus ijazah palsu:
ini harus segera diselesaikan
Jangan yang menggugat yang di gugat sambil di ancam
Jika ini terjadi saatnya untuk kita lawan kezhaliman