Selain nepotisme 27 tahun sudah jadi komisaris PERTAMINA.
Dia ternyata punya ormas namanya BISON yg menjadi mitra kepolisian.
Dulu dipakai untuk pemenangan 02.
Dan terlibat pengerahan massa bayaran demo 28 agustus 2025.
Baca sendiri deh artikelnya, ngeri-ngeri sedap sepak terjangnya~
🚨 WTF?! A Gazan father reveals absolute horror. After Israeli soldiers fatally shot his 3-year-old son, they dragged them into a military vehicle.
He confirms his child died in his arms, and the soldiers callously wrapped the toddler's body in a bag like trash!
Ini bukan "mengorek" sisi lain tapi memaklumi tukang scam. Influencer lalim malah lu kasih platform biar dia bisa kasih pembenaran.
Kurang tau @NOTASLIMBOY jadi gatau dia beneran blo'on atau cuma mau melindungi konco?
Kenalan sama Aries Marsudiyanto.
Jabatan: Kepala Badan "Investigasi Khusus" , setara menteri, langsung di bawah Presiden.
Background:
Loyalis Prabowo sejak 2009.
Pendiri GNCP (Gerakan Nasional Cinta Prabowo).
Ketua Bappilu Gerindra Jabar.
CEO perusahaan MILIK Prabowo.
Di wawancara, beliau bilang:
"tidak ada namanya egosentris, niat kita tulus, ikhlas, suci."
Yang diinvestigasi: program-program Prabowo.
Yang menginvestigasi: orang yang belasan tahun hidupnya diabdikan agar Prabowo menang.
Padahal BPKP , lembaga audit negara , sudah ada.
Tapi dibentuk lagi BAPPISUS, dipimpin eks timses, eks CEO perusahaan pribadi sang presiden.
Boleh disebut apa saja.
Tapi "independen" bukan salah satunya.
"saya baru saja meresmikan 1.151 km jalan memakan anggaran 5,4 triliun"
"bayangkan kalau 20 triliun. berapa ribu jalan yg bisa kita bangun, berapa puluh ribu sekolah yg bisa kita perbaiki"
nah itu tau
lo pernah bayangin bangun pagi, trus nemuin mayat tergeletak di depan rumah?
tangan terikat.
kepala ditembak.
ada uang Rp10.000 ditaruh di saku , buat ongkos penguburan.
itu bukan adegan film.
itu Indonesia.
1982–1985.
dan pelakunya? negara.
PETRUS : Penembakan Misterius
Sudah minta maaf belum ke panitia kegiatan lari kemarin? Aparat tidak tahu diri seperti ini tidak usah dipamer-panerkan ke media sosial. Bikin malu saja.
Wa penasaran, yang komen2 soal trotoar dan “pakai setengah badan jalan” itu apakah kebanyakan warlok atau bukan ya? Pernah lewat situ utk tahu spt apa sih kondisi “jalannya”?
Menurut kalian batasnya dimana?
Ku sebagai warlok malah gak melihat ini sesuatu yg bermasalah. 😅