inilah kenapa “every person is a lesson” karena antara kita yang belajar ke dia atau dia yang belajar ke kita, kalau gak kaya gitu bakal stuck disatu tempat aja jadi ga berkembang, makanya kenapa ada yang bilang hidup tuh ga lurus-lurus aja pasti kita akan singgah ke suatu tempat
cukup sekali dalam hidup gua, jujur mental gua keacak acak bgt diginiin krna jadi numbuhin rasa 'kurang' dalam diri gua, be kind guys dan komunikasi how to treat ur bf/gf biar ga 'i thought u knew'.
Menurut gue cowok yg ngga ngasih bunga/effort pas sama lu karena dia mikir dia bisa lolos tanpa harus melakukan itu dan tetap bisa mempertahankan elu. Dan sejujurnya, alasan dia kemungkinan melakukan hal-hal itu buat pacar barunya sekarang karena dia harus ngalamin kehilangan lu untuk ngambil pelajaran tersebut
Iya tahu, nyebelin. Mikirin lu harus menderita dan patah hati cuma buat ngejadiin dia pasangan yg lebih baik buat orang berikutnya
Lu pasti mikir, kenapa dia ngga sadar terus memperbaiki segalanya lalu ngetreat lu lebih baik?
Jawabannya, bisa jadi lu mengingatkan dia dengan diri dia yg lama--diri dia yg ngga dia sukai, dan mereka ngga punya keberanian untuk menghadapi kenyataan bahwa mereka pernah mengecewakan seseorang. Mereka ngga punya kepercayaan diri untuk berusaha memperbaiki luka yang telah mereka sebabkan pada orang lain
Pada akhirnya, mereka cari jalan mudah: memulai dari awal dengan seseorang yg ngga tahu sisi buruk mereka dan mencoba melakukannya dengan benar kali ini.
sumpah ini jahatnya kebangetan.
gimana kalau ternyata si cewe saat pacaran sama dia merupakan versi terbaiknya, sementara cowo itu jadi versi terbaiknya dengan orang baru wkwk.
ga adil si, dia pergi disaat kasi racun pada bunga yang mekar dengan indah untuk dia cium aromanya.
Dipukulin + diarak massa + diteriakin & dicemooh publik + diancam DO + dibully online. Mahasiswa yang ngarak, pejabat kampus, keluarga korban, netizen semuanya sama aja jahatnya… fasis & homofobik di pikiran & tindakan.
Liat orang ciuman : videoin, hakimin, viralin
Liat orang dilecehin : "tunggu dari dua sisi dulu deh, kan kita ga bisa juga ngejudge dari satu sisi doang. siapa tau dia juga yang salah"
Liat orang ciuman : videoin, hakimin, viralin
Liat orang dilecehin : "lagian dia juga sih..."
menurut aku hal-hal yang ga normal dilakukan oleh cewe dan cowo (dalam konteks “temen”):
- pulang kerja ber 2
- nonton film ber 2
- sering makan ber 2
- saling kirim video lucu
- chat intens
- sering melakukan kontak fisik
- sering pergi ber2
- saling curhat tentang pasangan masing2 / tentang kehidupan
inget ya gais gak ada yang namanya pertemanan cewe dan cowo (pure temenan).
karna pasti salah satunya bakal baper.
entah cewenya yg baper ke cowonya atau sebaliknya cowonya baper ke cewenya.
Gua tegasin sekali lagi ya, kasus di POLITEKNIK NEGERI JAKARTA a.k.a PNJ bukan cuma KISSING SEJENIS doang! Sebelum nya ada kasus KS yang sampe hari ini BUNGKAM. cuma bedanya yang KISSING di DO & yang KS tau apa? DILINDUNGI KAMPUS!
kenapa banyak banget yang masih suka bikin pasangannya overthink atau second guessing everything ya ? i'm not saying you have to be perfect. but is it really that hard to make your partner feel safe, respected, and secure? btw semangat sendernim.
terlalu ngeremehin rasa sakit orang lain, nyatanya di lapangan banyak banget kasus orang sampai desprade dan depresi klinis karena diselingkuhi atau patah hati. luka asmara itu nyata, bisa mengubah sifat, dan bikin trauma mendalam, jadi sama sekali bukan hal remeh.
kalo kata temenku, aku keliatan susah dideketin karna observant and a bit intimidating, jadi orang takut duluan buat approach. but actually aku tuh termasuk orang yg easy to approach. once someone gets into my life, i can be very attentive, thoughtful, and emotionally aware
tiap deket atau pacaran sama orang, case ributnya sama—menuntut waktu dari mereka. ngasih materi ini itu juga engga, tapi minta waktu aja sussh bgt. padahal itu udah jadi bare minimum. ini gue yg bego atau mereka yg setengah hati atau emang gue attachnya sama yg begitu mulu ya?
Diikutsertakan dalam segala hal sih, jadi berasa emg kita tuh dihargain sama dia, dan dingertiin perasaan sesimple ovt, disayang dengan action bukan ngomong doang, krna "ada" itu belum tentu "hadir".