Statement Yang paling bikin sadar seburuk apa MBG ini..
"Kami mau lapor ke POLISI, POLISI punya DAPUR SPPG.
Kami mau Lapor Ke TNI, TNI punya DAPUR SPPG.
Kami mau Lapor ke DPR, DPR punya DAPUR SPPG"
"Jadi memang ini jalan terakhir kami mengadu, kepada KONSTITUSI ini lah kami berharap kalau GAK PUNYA DAPUR YAA"
Bayangin mau mengadu kemana lagi kalo bukan ke konstitusi?? Karena semua tempat pengaduan di negeri ini memiliki kepntingan terhadap MBG๐ญ
Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (15/6).
Iman menyebut seluruh jenis guru terdampak, mulai dari guru PPPK hingga honorer. Ia menyoroti pemutusan kontrak terhadap 39 guru PPPK di Tuban serta kasus serupa yang disebut terjadi di sejumlah daerah lain seperti Cianjur, Lombok Timur,
dari cerita para guru, program ini nambah beban karna mereka harus:
- terlibat langsung bagiin makanan
- menghitung jumlah paket
- ngumpulin ompreng
"waktu istirahat tidak ada, persiapan mengajar jadi berkurang"
buat yg dukung MBG tetap jalan, nih dengerin suara hati guru-guru yg diwakilkan pak guru Iman
cuman butuh 17 detik buat paham sakitnya jdi guru di tengah fantastisnya anggaran MBG
- ditekan krn bersuara
- gaji seuprit dibanding petugas SPPG
- ada yg gajinya ga dibayar
Pak guru Iman, Kepala Advokasi Guru, tahan tangis di MK saat nyampein dampak buruk MBG pada guru & bandingkan gaji guru dgn petugas SPPG
"setelah ada MBG, terjadi PHK massal terhadap guru honorer & PPPK"
"di Langkat ada guru honorer di gaji 500rb/bulan, di Sumedang 50rb" ๐ฅน