Ini menarik sih. Menurut Coach JH, kalau Indonesia serius mau punya striker lokal yang tajam, mungkin kita nggak cukup cuma ngandelin SSB umum.
Idenya: bikin akademi khusus striker. Jadi dari awal yang dilatih bukan cuma finishing, tapi juga movement, positioning, decision making, mental, sampai mindset seorang nomor 9.
Kalau setelah dibina ternyata memang nggak cocok jadi striker, ya bisa lanjut berkembang di SSB umum.
Coach JH juga sempat nyinggung Papua. Menurut dia, banyak talenta dari sana punya modal fisik yang bagus, tapi aspek seperti finishing dan tactical awareness tetap harus diasah. Makanya pemain dengan paket lengkap kayak Boaz Solossa disebut sangat spesial.
Bayangin kalau beneran ada “sekolah khusus striker” di Indonesia.
Bukan sekadar nyari anak yang kenceng atau kuat, tapi dari kecil emang dibentuk buat jadi mesin gol.
Jujur, konsep begini menarik banget buat dicoba.
@coklatmanis71 "Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkan negeri kaum Lut dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar secara bertubi-tubi." (QS. Hud: 82)