Kata orang, "Di balik suami hebat, ada istri hebat"
Tapi Nikita Willy bilang bahwa di balik istri hebat, ada suami yang :
• Memberi ridho istrinya untuk berkembang
• Memberi contoh yang baik untuk istrinya
Karena rumah tangga itu bukan soal siapa paling bersinar, tapi bagaimana berupaya saling menerangi. ✨
Ahh. Ayem banget melihat pasangan ini. 🥰
Seventeen's songs in Bahasa Indonesia but make it puitis.
✨ Sorai untuk masa muda
✨ Kelopak bunga yang jatuh
✨ Mantra
✨ Bersoraklah!
✨ Racun : ketakutan
✨ Memaknai pertemuan
✨ Mengalir tanpa ragu
✨ Saat ini - meski dunia berakhir esok hari-
✨ Pulih
✨ Bunga yang riang
✨ Kincir angin
✨ Menguap
✨ Pemeran utama
✨ Debu
✨ Abu
✨ Senandung (tentangmu)
✨ Awan surga
✨ Nyala api di dalam hati
✨ Andai..
✨ Kita, lagi
✨ Rengkuh
✨ Kasih + selalu
✨ Izinkan aku mendengarmu
✨ Fajar milik kita lebih hangat dari terik siang
✨ Berlari menuju kamu
✨ Mengukung diri dalam sunyi (tanpamu)
✨ Kebiasaan yang tak kunjung terlupa
✨ Terkatung-katung, perlahan pergi
✨ Jangan curi dengar diam-diam
✨ Kepura-puraan
✨ Ketika aku tumbuh
✨ Masa depan yang seperti apa?
✨ Runtuhnya langit
✨ Remah-remah
✨ Mula-mula cinta
✨ Nggak ngerti, tapi sayang kamu muach 😘
Bloomberg mempublikasikan artikel menarik dengan judul yang menggugat tanya: Bagaimana Lingkaran Presiden Prabowo Membuat Investor Resah?
Ada lima poin penting dari artikel Bloomberg yang bisa kita rangkum, antara lain,
Kepanikan Pasar dan Ancaman Pelemahan Rupiah
Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan hebat setelah nilai tukar Rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar AS pada awal bulan ini. Kondisi tersebut memaksa Bank Indonesia (BI) mengambil langkah darurat berupa intervensi pasar dan kenaikan suku bunga untuk meredam kepanikan.
Bloomberg mencatat bahwa ketakutan terbesar di kalangan elit pemerintah saat ini adalah skenario terburuk jika Rupiah terus melemah hingga menyentuh angka Rp20.000 per dolar AS. Jika hal itu terjadi, hiperinflasi dan lonjakan beban utang negara dalam dolar tidak bisa dihindari, yang berpotensi memicu eksodus besar-besaran dana investor asing.
========
Dominasi "Hambalang Boys" di Lingkaran Presiden
Terjadi pergeseran kekuatan di ring satu Istana dengan munculnya kelompok ajudan muda yang dijuluki "Hambalang Boys". Kelompok ini dulunya hanya bertugas mengurus jadwal, tetapi kini memiliki kekuatan luar biasa untuk mengontrol arus informasi ke Presiden. Kelompok ini bahkan tak segan memotong pembicaraan birokrat senior di depan umum.
Bloomberg menyebutkan bahwa dinamika arus informasi ini diperparah oleh karakter Presiden yang dikabarkan tidak suka mendengar kabar buruk. Sehingga para bawahan kerap menyaring informasi krusial agar tidak memicu kemarahan. Akibatnya, Presiden sering kali mengambil keputusan strategis berdasarkan informasi yang tidak utuh atau masukan sepihak dari lingkaran terdekatnya ini.
========
Sindrom "TACO" dan Kebijakan yang Impulsif
Gaya pembuatan kebijakan saat ini dinilai sangat impulsif, jauh berbeda dengan era Jokowi yang terbiasa membahas detail regulasi berjam-jam bersama para menteri dan pakar. Kalangan pebisnis di Jakarta bahkan menyebut pemerintahan sekarang mengidap sindrom "TACO" ala Donald Trump, yakni kecenderungan untuk membatalkan kebijakan secara mendadak jika dirasa terlalu mengundang penolakan.
Contoh nyatanya adalah penutupan mendadak gerai mewah Tiffany & Co. atas dugaan pelanggaran impor, yang langsung dibuka kembali dua hari kemudian setelah menuai kebingungan publik dan cecaran birokrasi. Inkonsistensi semacam inilah yang paling dibenci oleh pasar, karena investor bisnis sangat membutuhkan kepastian hukum dan arah eksekusi yang konsisten
========
Goyangnya Kursi Menteri Keuangan
Posisi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ini sedang berada di "kursi panas" karena gaya komunikasinya dinilai sering mengasingkan investor internasional. Di tengah desakan pasar, Indonesia disebut sangat membutuhkan sosok Menteri Keuangan yang kredibel dan berani berkata "tidak" kepada Presiden demi menjaga pilar disiplin fiskal negara.
Rumor perombakan kabinet pun berhembus kencang, dengan nama Chatib Basri dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin santer dibicarakan sebagai kandidat kuat pengganti Purbaya. Bahkan, sumber-sumber Istana menyebut sedang disiapkan skenario "soft landing" bagi Purbaya untuk dipindahkan menjadi petinggi BUMN atau Gubernur BI agar pergeseran ini tidak terlalu memicu kepanikan tambahan.
========
Beban Proyek Raksasa dan Taruhan Ideologi Ekonomi
Pemerintahan baru ini sangat berambisi mengeksekusi program-program raksasa yang sarat warisan ideologi keluarga, seperti makan bergizi gratis dan pembentukan sovereign wealth fund (Danantara). Sayangnya, eksekusi di lapangan sering kali tersandung masalah fundamental, seperti pemecatan petinggi program makan gratis akibat dugaan korupsi yang kemudian malah digantikan oleh sosok tanpa pengalaman mengelola anggaran triliunan.
Meskipun Danantara baru-baru ini sukses meraup $1,5 miliar dari obligasi global dan dukungan masyarakat akar rumput masih kuat, ketidaksiapan manajerial ini dilihat sebagai bom waktu oleh kalangan elite. Pada akhirnya, pasar/investor sebenarnya bisa menoleransi kebijakan yang sulit, asalkan pemerintah mampu mengomunikasikannya dengan transparan dan meminimalisasi ketidakpastian.
========
Secara umum, kita bisa menangkap bahwa PR terbesar pemerintah saat ini bukan sekadar merumuskan dan mengeksekusi program yang bagus. Tetapi juga mengembalikan kepercayaan dengan eksekusi yang konsisten, transparan, dan tidak reaktif.
Pertanyaannya sekarang, apakah wajar investor merasa resah dengan dinamika kebijakan ekonomi Indonesia, atau semua ini sekadar fase adaptasi pemerintahan baru saja?
Woozi wrote Smile Flower because of the fear of losing.
He said there are so many meaningful connections in our lives, and that we have all these wonderful relationships. He said right now, he might be very happy, things are really good. But sometimes he finds himself having vague thoughts like, “What if this doesn’t last?”
Since those thoughts occasionally come to his mind, this song is about the idea that, “Even if we can’t stay together and end up apart someday, wherever we are, may we always share smiles and laughter. May we always be happy, no matter where we are.”
He also said something similar about the fear of losing in The Chapter.
He said, “Sometimes, on one side of my mind, I think that this very scene I’m seeing could disappear overnight. I always have the anxiety of not knowing when this might disappear. It could disappear like a lie.”
He has held those feelings for so long. The whole thing in SEVENTEEN is so dear to him that fear of losing them keeps lingering like the sprinkle of glitter that sticks to the skin and is difficult to remove, even if wiped many times ❤️🩹
SETUJU.
1. Dia yg bikin planning hamil, melahirkan, menyusui dan MPASI.
2. Dia yg mandiin.
3. Dia yg nidurin.
4. Dia yg ngajak main.
Cari yg mau jadi Bapak bukan yg cuma mau punya anak biar serasa lengkap jadi suami. Cari yg mau kerja sama bareng-bareng besarin anak. Ga ada benar salah, namanya sama-sama baru pertama kali jd orang tua. Yg penting harus siap dgn segala resikonya.
Sekali anak lahir, ga mungkin bisa dimasukin dalam perut lg. Uda tanggung kita sebagai org tua 🙏🏻
ayahku selalu menasehati anak-anaknya dengan sifat hewan, salah satu yang kuingat adalah:
"jangan seperti gajah, hanya tau orang lain bertubuh besar, sedangkan dirinya bertubuh kecil"
kayanya nasehat itu paling masuk akal karna melihat gajah sembunyi di balik pohon.
btw, ada beberapa alasan kenapa gajah gabisa lihat tubuhnya, salah satunya karena tubuh mereka itu blindspot mata dan tubuhnya tertutup telinga yang besar.
nasehat itu bisa berarti banyak hal, salah satunya; jangan senang melihat kesalahan orang begitu besarnya, sementara kesalahan diri sendiri dilupakan.
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
Efek MBG di stop sementara:
1. Harga telur turun jd 24k
2. Harga ayam turun jd 30k
3. Susu uht plain tidak langka
4. Rupiah menguat sedikit
5. IHSG cetak +5%
6. Tidak ada siswa keracunan
7. Para Ka SPPG yg joget2 di bogor, pada gigit jari
8. Guru jadi ga sibuk buang sisa makanan dan ngitung ompreng
Ini baru stop semntara dalam beberapa hari, ekonomi langsung lebih baik.
Apalagi STOP TOTAL?
SETUJU MBG STOP TOTAL?
Kalau teman-teman belum tau, inilah tampak sekilas hutan Beutong Ateuh. Dan sampai hari ini, masih ada teman-teman yang yang membersamai masyarakat untuk mempertahankan hutannya. Jangan takut untuk melawan ya ‼️🌀🌪️🙏🤍🫂