Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
yall don’t deserve salvation fr.
she literally promoted PRABOWO, yet you stupid people choose IGNORANCE and keep giving these assholes exposure, fame, and money,
when it’s obvious she doesn’t even GIVE A FUCK about YOU.
@worksfess capek ya nder? mungkin rezeki kamu belum di 650 perusahaan itu atau mungkin masih disuruh istirahat, aku job seeker juga, semangat ya, kamu ngga sendirian 🫂
Mohon di up gais karna media belum ada berita in tentang kejadian ini.
Kebakaran besar terjadi di jalur pipa gas menyusul ledakan pagi ini di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Indonesia.
134 warga lemas dan 1 balita meninggal usai menyantap menu MBG yang dibagikan lewat posyandu.
Program makan bergizi seharusnya menyelamatkan generasi.
Bukan malah bikin warga masuk IGD massal.
Kalau distribusi dan pengawasannya amburadul, yang dibagi bukan gizi.
Tapi bencana.
Indonesia resmi melampaui angka 21.000 "alumni" keracunan massal berkat program makan gratis.
Siapa sangka, mencetak rekor medis ternyata jauh lebih cepat daripada mencetak generasi cerdas.
URGENT: TESSO NILO DALAM BAHAYA, TESSO NILO DALAM BAHAYA , TESO NILO DALAM BAHAYA🚨
JANJI PEMERINTAH UNTUK MENGEMBALIKAN TESSO NILO JADI KAWASAN HUTAN YANG RAMAH AKAN SATWA CUMA SEKEDAR OMON OMON.
PEMERINTAH PEMBOHONG
PEMERINTAH PENDUSTA
PEMERINTAH KALAH SAMA MAFIA
Meski Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyita kebun-kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo sejak 10 Juni 2025, tandan buah segar (TBS) dari kawasan konservasi itu tak berhenti mengalir ke pabrik-pabrik di sekitarnya.
Investigasi Mongabay membuktikan: truk-truk pengangkut sawit ilegal tetap beroperasi, menembus koridor perusahaan bubur kayu, melewati batas provinsi, hingga CPO-nya tiba di kilang milik korporasi besar yang mengklaim komitmen nol deforestasi.
Di balik rantai pasok yang panjang itu, satu benang merah tampak jelas absennya sanksi terhadap pabrik penerima. Selama pembeli tak disentuh hukum, permintaan terhadap sawit ilegal akan terus ada.
Para pegiat lingkungan dan pakar hukum mengingatkan: Satgas PKH punya kewenangan dan regulasi yang cukup untuk menindak pabrik-pabrik itu, namun hingga kini pilihan itu belum diambil. Tesso Nilo pun terus menyusut.