Isak tangis dan suasana duka yang mendalam tak terbendung saat pihak keluarga menyambut kedatangan jenazah Wili Mbuik (24), korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hati siapa pun akan tersayat melihat momen ketika kerabat tak kuasa menahan air mata saat memeluk peti jenazah korban yang kini gagah berbalut bendera Merah Putih.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #WiliMbuik #Papua #KKB #Kupang #NTT #Viral #Penembakan #ASN #CPNS
Masyarakat sipil itu bukan target!
tidak dibenarkan dalam situasi perang apapun, menarget Rakyat sipil.
Disatu sisi kita tidak boleh menutup mata atas ketimpangan di Papua! tapi disisilain kt juga harus kutuk apa yg dilakukan KKB egianus sudah keterlaluan!
Menteri HAM mana suaramuu...??
ya Allah kasian, tp blm ada respon baik dr pemerintah. pak presiden tolong lah turun ke lapangan jng hanya menerima laporan yang baik baik saja...
@NataliusPigai2@prabowo
Gak cocok kerja, cocoknya belajar. Tapi gw butuh duit. Dan belajar ngeluarin duit. Coba aja belajar itu dibayar. Enak banget bisa jadi profesional learner.
MISAAAALLLLL
Akumulasi korban keracunan MBG hingga hari ini ⚠️
Setelah hampir 2 tahun berjalan, masalah ini masih terus berulang tanpa perbaikan mendasar.
Korban semakin banyak, namun pertanggungjawaban atas kegagalan tata kelola program ratusan triliun rupiah masih belum terlihat.
fatimah kritik menkes sekarang:
- menkes sibuk bikin konten edukasi gizi
- padahal itu kerjaan humas, bukan kerjaan menteri
- artinya waktu dan posisi menteri dipakai untuk hal yang dampaknya kecil
- bukan yang mendesak
- menkes tidak kritis waktu mbg diluncurkan
- padahal gizi itu bidangnya sendiri
- menkes semestinya jadi orang pertama yang bilang ke presiden bahwa mbg bukan obat stunting
- biar tidak blunder
- menkes latar belakangnya teknik bukan kesehatan, dan menteri itu bukan posisi untuk orang yang masih belajar
- jadi salahnya sejak penempatan orang
Sobat Geologi, berikut kami sampaikan informasi Fenomena Erupsi Menerus Gunungapi Anak Krakatau
Pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB, terjadi erupsi menerus yang disertai semburan lava menerus (lava fountain), suara gemuruh, dan dentuman. Erupsi tersebut berhenti pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
Fenomena dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah Jawa Barat berkaitan dengan gelombang akustik berfrekuensi rendah dari erupsi yang dapat merambat jauh dalam kondisi atmosfer tertentu.
Abu vulkanik juga terpantau menyebar menuju Banten, sebagian Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta Lampung dan Bengkulu. Arah sebaran abu dapat berubah mengikuti kondisi angin.
⚠️ Masyarakat diimbau untuk:
• Tidak memasuki wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas GAK.
• Mewaspadai awan panas, lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat.
• Menggunakan masker apabila wilayah terdampak abu vulkanik.
• Jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi dari sumber yang tidak terpercaya.
Tetap waspada, tetap tenang, dan pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.
#EnergiKita #MasaDepanKita #GeologiuntukIndonesia #ErupsiAnakKrakatau #InfoErupsi
Motoran 30 menit cari makanan, telapak kaki gua terasa berdebu banget. Kaca mobil yang lewat juga keliatan banget debunya. Herannya masih banyak juga yang ga pake masker di jalanan, kok kuat dah.
🚨 UPDATE
Per jam 16.37 menjelang sore hari ini sekitaran Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah. Masih merah pekat kondisi kandungan SO² di udara nya, dampak dari erupsi gunung anak krakatau.
Ya Allah. Stay safe. Jangan lupa pakai masker kalau ke luar rumah!