ISTILAH-ISTILAH YANG SERING DI PAKAI HR 👀
1. Gaji Pokok : Basic Salary / Base Salary
2. Gaji Karyawan sebelum dipotong : Gross Salary
3. Gaji Karyawan setelah dipotong : THP (Take Home Pay)/Net Salary
4. Tunjangan atau tambahan pendapatan di luar gaji pokok yang diberikan perusahaan kepada karyawan : Allowance
5. Dokumen resmi perusahaan untuk merincikan pendapatan dan potongan pekerja : Slip Gaji/ Payslip /Salary Slip
BONUS :
macam-macam uang yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang di PHK oleh perusahaan :
Uang Pesangon / Severance Pay
Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK)/ Service Award Pay
Uang Pergantian Hak (UPH)/ Compensation for Rights
SAVE DULU BIAR TAU ISTILAH ISTILAH HR LAINNYA ‼️
Tambahin lagi ya... Rule hidup di kantor:
- Datang jangan telat.
- Kerja jangan nunggu disuruh.
- Curhat jangan ke sembarang orang.
- Kalau salah, akui.
- Kalau benar, jangan terlalu sombong.
- Kalau mau resign, jangan cuma modal emosi.
- kalau diajak makan, ikutlah sesekali.
Informasi penting kadang bukan muncul di meeting, tapi di warung makan.
Guys, Istana Cinere rumah ikonik Anang Hermansyah dan Ashanty yang selama bertahun-tahun jadi simbol kemewahan selebriti Indonesia kembali dijual.
Dan kali ini dengan detail yang cukup mengejutkan.
Fakta yang perlu lo ketahui dulu:
Rumah tiga lantai bergaya Eropa klasik di Cinere ini sudah dihuni sejak 2013.
Berdiri di atas lahan seluas 1.428 meter persegi.
Ada 11 kamar utama, 10 kamar mandi, kolam renang, ruang gym, studio musik, salon, dan foyer yang megah.
Satu dekade lalu ini adalah salah satu rumah selebriti termewah di Indonesia.
Tahun 2020 rumah ini pernah mau dijual. Sudah ada yang berminat di harga Rp35 miliar.
Tapi deal batal. Ashanty bilang rumah itu menyimpan terlalu banyak kenangan. Tempat anak-anak tumbuh. Tidak jadi dijual.
Sekarang 2026 rumah itu kembali dijual. Harganya? Rp25 miliar.
Turun Rp10 miliar dari harga 6 tahun lalu.
Dan ini yang perlu dipahami secara finansial karena banyak yang tidak sadar:
Properti residensial di Indonesia terutama di area seperti Cinere yang masuk kawasan Depok-selatan secara historis mengalami apresiasi atau kenaikan harga rata-rata 5-10% per tahun.
Kalau kita ambil angka konservatif 5% per tahun saja dalam 6 tahun, rumah yang dihargai Rp35 miliar di 2020 seharusnya sekarang bernilai sekitar Rp47-50 miliar.
Tapi mereka menjualnya di Rp25 miliar.
Itu bukan sekadar tidak untung. Itu adalah kerugian yang sangat signifikan dibanding nilai pasar yang seharusnya.
Dan fakta bahwa mereka bersedia menjual jauh di bawah nilai apresiasi itu sinyal bahwa kebutuhan likuiditas saat ini jauh lebih mendesak dari mempertahankan aset.
Apa yang terjadi di balik keputusan ini:
Dalam beberapa tahun terakhir Anang dan Ashanty menghadapi serangkaian masalah bisnis yang bertubi-tubi.
Usaha kosmetik mereka yang sempat besar tersandung kasus hukum dan akhirnya gulung tikar tiga tahun lalu. Gerai kuliner Ashanty juga tutup buku.
Dan penutupan bisnis kuliner itu tidak berjalan mulus ada konflik hukum dengan mantan karyawan bernama Ayu Khairo Nurisa yang sudah dipenjara atas kasus penggelapan dana dan pemalsuan tanda tangan.
Tapi yang membuat situasinya semakin berat: Ayu menggugat Ashanty secara perdata dengan nilai gugatan Rp100 miliar.
Seratus miliar. Empat kali lipat harga rumah yang sedang mereka jual.
Kalau gugatan itu dikabulkan pengadilan menjual Istana Cinere seharga Rp25 miliar pun tidak akan cukup untuk menutupinya.
Ini bukan cerita tentang Anang dan Ashanty saja:
Ini adalah pelajaran yang sangat relevan tentang bagaimana bisnis selebriti di Indonesia sering dibangun di atas fondasi yang lebih rapuh dari yang terlihat di permukaan.
Banyak artis Indonesia yang masuk dunia bisnis dengan modal nama besar dan basis penggemar yang luas tapi tanpa sistem manajemen bisnis yang kuat, tanpa pemisahan yang jelas antara keuangan pribadi dan bisnis, dan tanpa antisipasi risiko hukum yang memadai.
Ketika bisnis bermasalah aset pribadi ikut terseret. Rumah yang dibangun dari hasil kerja keras bertahun-tahun jadi taruhan untuk menutupi lubang yang dibuat oleh keputusan bisnis yang tidak terstruktur.
Soal rumah yang susah laku dan ini yang menarik secara pasar properti:
Fakta bahwa rumah ini sudah diturunkan harganya sangat signifikan tapi belum tentu langsung laku adalah cerminan kondisi pasar properti kelas atas Indonesia saat ini.
Properti mewah di atas Rp20 miliar adalah segmen yang sangat terbatas pembelinya. Orang yang punya uang Rp25 miliar untuk beli rumah tidak banyak — dan mereka punya banyak pilihan. Mereka juga biasanya lebih selektif soal lokasi, akses, dan potensi apresiasi ke depan.
Cinere secara historis bukan kawasan premium tier-1 seperti Pondok Indah atau Menteng. Aksesnya tidak semudah kawasan-kawasan elite di Jakarta Selatan. Dan dalam kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang dengan rupiah di Rp17.335 dan daya beli yang tertekan pembeli properti kelas atas cenderung lebih berhati-hati.
Ditambah lagi: reputasi properti bahwa "ada konflik hukum yang sedang berjalan" bisa membuat calon pembeli lebih waspada. Tidak ada yang mau beli properti yang kemudian terseret dalam proses hukum pemilik lamanya.
Pelajaran yang bisa diambil bukan untuk menghakimi:
Satu — nama besar tidak sama dengan kekayaan yang aman. Banyak artis yang terlihat sangat kaya dari luar tapi sebenarnya cash flow-nya sangat tergantung pada endorsement dan konten yang bisa turun drastis kapan saja.
Dua — bisnis yang tidak dikelola dengan sistem yang kuat tidak peduli seberapa populer pemiliknya sangat rentan terhadap masalah hukum yang bisa mengancam aset pribadi.
Tiga — properti mewah bukan aset yang mudah dilikuidasi. Ketika butuh uang cepat rumah Rp25 miliar tidak semudah menjual saham atau menarik deposito. Dan kalau harus dijual cepat biasanya harus rela rugi signifikan.
Istana Cinere yang ikonik itu sekarang menjadi simbol yang berbeda dari dulu. Bukan lagi simbol kemewahan dan pencapaian tapi simbol bahwa tidak ada yang benar-benar aman dari tekanan finansial, termasuk mereka yang terlihat paling mapan.
Semoga prosesnya berjalan baik untuk mereka. Dan semoga ini jadi pengingat buat kita semua bahwa membangun kekayaan itu bukan hanya soal seberapa besar yang bisa lo tampilkan tapi seberapa kuat fondasi yang lo bangun di baliknya.
Su asu.. di jalan itu kamu tinggal:
- pake helm
- tdk merokok
- kalau pelan ke sisi kiri
- mata sering nglirik spion
- TIDAK NRABAS PALANG KERETA
- tdk cari jam malam buang sampah
- punya mental "jalan ini bukan punya e mbahku".
Stelah itu baru kamu boleh misuh²i polisi korup.
SELAMA 90 HARI KE DEPAN,
MENGHILANGLAH.
- tidak ada pornografi.
- tidak ada alkohol
- 3-4 butir telur setiap hari.
- 3 liter air
- 7-8 jam tidur.
- 10.000+ langkah.
- 300 push-up.
- mandi air dingin setiap pagi.
- tulis 1.000 kata.
- lacak 5 kemenangan harian.
ini akan mengubah hidupmu jadi seperti Buna
Jika gagal jadi Buna maka jadi fufufafa
Saya punya teman yang anaknya kuliah di Universitas Binus. Dia cerita kalau di Binus ada aturan: ketahuan mencontek, mahasiswa di-DO.
Wow! Saya terkesima.
Lalu dia menambahkan: jika ada alumni Binus tertangkap korupsi, maka namanya akan dihapus dari daftar alumni Binus.
Wow! Wow! Wow! Saya triple terkesima.
Saya jadi mikir, kenapa kampus PTN tidak mengajarkan integritas seperti itu ke mahasiswanya?
Itu adalah sebuah aturan, sekaligus pelajaran, yang menurut saya sangat penting untuk "memperbaiki" bangsa ini. Sebuah langkah dasar dalam membentuk mental anak didik mereka.
Kenapa cuma Binus yang melakukan kebaikan itu? Kenapa cuma Binus yang punya niat untuk membina nusantara ini menjadi lebih baik?
--
Catatan: silakan share jika ada kampus lain juga yang mengajarkan integritas seperti itu.
@tanyakanrl Kalo cuma beda 1/2 angka sih gak masalah nder, aku pernah mesenin tiket tanteku dan teman-temannya yang mau holiday, karena mereka banyak orang, aku ada ketuker NIK 2 temennya, NIKnya si A aku ketik untuk si B jadinya pas check-in mereka barengan gitu, Alhamdulillah aman aja
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai.
Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,.
@DivHumas_Polri@KejaksaanRI@prabowo
No viral no justice kata @mohmahfudmd
Bantu RT 🙏
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
TRIK JAM TIDUR
BIAR PAS BANGUN GAK LEMES
1. Kalau lo harus bangun jam 7 pagi
Tidur di: 21.45 / 23.15 / 00.45 / 02.15
2. Kalau lo harus bangun jam 8 pagi
Tidur di: 22.45 / 00.15 / 01.45 / 03.15
3. Kalau lo harus bangun jam 6 pagi
Tidur di: 20.45 / 22.15 / 23.45 / 01.15
4. Kenapa jamnya aneh?
Karena tidur itu siklus (±90 menit),
kalau bangun di tengah siklus = badan lo
makin capek.
@yappingfess Percaya banget!!! Kan katanya harga HP di 2026 harganya bakal lebih mahal karena keterbatasan RAM jadi aku berencana untuk gak ganti HP dulu & di februari 2026 aku merasa hp ku agak lemot lalu iseng liat rekomendasi hp dan jadi pengen beli baru ehh awal Maret hp ku diambil copet
@haechanhubby @bakuldimsum_ Waktu itu tanteku ngundang temennya dinikahan sepupuku, temennya itu salah masukin amplop ke kotaknya, yang dimasukin amplop kosong, besoknya temennya itu dateng lagi kerumah nganterin amplop yang ada isinya sambil malu-malu gitu, sampe sekarang jadi bercandaan kalo ketemu wkwkwk
padahal asam lambung naik atau gerd kambuh bukan karena telat makan atau makan makanan pedas. tapi juga karena kita gak bisa ngontrol ramenya pikiran dalam kepala sendiri.
Kenapa harus sama laki-laki yang lebih besar cintanya?
Because every woman need dicintai seluka-lukanya, tanpa harus merasa tidak layak untuk dicintai.
yg dicari dari seks tuh intimacy nya bukan masuk celap celup kelar abis itu sibuk masing masing.
mulai dari foreplay sampe after orgasm merupakan bagian penting dari seks, ukuran penis cuma sebagai pembeda doang ga lebih.