$AMRT dan $MIDI adalah contoh saham dengan Fundamental Berubah Akibat Kebijakan Pemerintah
Alfamart ($AMRT) dan Indomaret ($MIDI) saat ini menghadapi situasi yang unik. Pemerintah secara tidak langsung membatasi ekspansi mereka karena dianggap sebagai "hama" bagi pertumbuhan koperasi. Padahal, kedua raksasa ritel ini justru berperan besar menekan disparitas harga antara desa dan kota. Berkat jaringan logistik mereka, harga Indomie di Jakarta tidak jauh berbeda dengan di Jayapura.
Modal ekspansi mereka murni dari kantong sendiri, bukan dari LPDP. Maka ketika ekspansi di dalam negeri dipersempit, jalan keluarnya cuma satu: go international. Ekspansi ke luar negeri bukan sekadar pilihan, tapi keharusan agar bisa bertahan dan terus upgrade skill.
Idealnya, pemerintah itu jadi wasit yang mengawasi iklim kompetisi sehat. Bukan malah ikut main dan menjegal pemain besar demi mengangkat pemain baru. Kalau wasitnya ikut nendang bola, bagaimana kompetisi bisa tumbuh sehat?
Pertanyaan besarnya: apakah Koperasi Merah Putih nantinya bisa menjamin supply chain serapi Alfamart? Kualitas barangnya lebih baik? Kalau bangkrut, apakah pemerintah akan terus injeksi modal? Dan yang paling penting, kalau pengurusnya yang bikin koperasi jebol, apakah mereka bakal ganti rugi uang negara atau dibiarkan saja? ๐ค