Gojek dan Grab kasih harga BEDA ke tiap orang.
Rute sama. Waktu sama. Harga beda.
Gue bandingin sama temen kemarin. Dia Rp23rb. Gue Rp31rb. SAMA PERSIS rutenya.
Ini bukan bug. Ini ALGORITMA.
Mereka tau siapa yang mau bayar lebih mahal.
Gue nemu cara biar bikin harga Gojek/Grab lebih murah dan bikin gue hemat ratusan ribu tiap bulan.
Gini caranya:
Lagi rame banget di TL ngomongin Epstein Files, dan ternyata setelah aku cari tau, beneran super creepy 🫠
Jadi Epstein Files ini adalah kumpulan bukti & dokumen resmi dari kasus kriminal seorang miliarder Amerika yg bernama Jeffrey Epstein, dimana Jeffrey ini terlibat dalam kasus perdagangan,pelecehan dan eksploitasi anak di bawah umur.
Jeffrey ini saking sultan-nya punya pulau pribadi yg namanya Little St. James, dan banyak yg percaya di pulau tersebutlah Jeffry mengajak anak-anak dibawah umur untuk 'bertemu' dengan tokoh-tokoh besar & berpengaruh di dunia.
Di tahun 2019, Jeffrey mengakhiri hidupnya sendiri di dalam penjara, namun banyak yg percaya Jeffry sengaja 'ditidurkan untuk selamanya' oleh tokoh-tokoh berpengaruh, yg tidak ingin namanya di sangkutpautkan dengan kasus Jeffry.
Lalu kenapa Epstein Files ini kembali ramai? Karena ada undang-undang baru bernama 'Files Transparency Act' yang ditandatangani Presiden Trump pada November 2025. UU ini mewajibkan Departemen Kehakiman AS merilis hampir semua dokumen terkait Epstein ke publik.
🚨 BREAKING: 3 aturan baru bakal BENERAN MENGGUNCANG dunia rumah sakit Indonesia!
• Pasien dengan asuransi swasta harus bayar 10% biaya rumah sakit mulai 2026
• iDRG bakal jadi skema baru BPJS bayar rumah sakit
• KRIS ditunda sampai Desember 2025
Rumah sakit mana yang bakal minim efek buruk, mana yang rawan tekor? Yuk kita bahas satu-satu! 🧵
#BahasSaham #MIKA #HEAL #SILO #DKHH
@fotodakwah Ditempat kami selama 3 hari warga yg tanggung makan sekeluarga yg berduka (makan pagi siang & malam) dan malam hari hanya ada takziah selama 3 mlm itupun tdk ada acara makan2 didalamnya. Tdk ada acara 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1000hari dll..
Pesawat yang ditembak jatuh Pakistan bukanlah F-16 Amerika... atau pun pertahanan udara Rusia...
Yang menjatuhkan mereka adalah senjata yang sepenuhnya milik Cina!
Pakistan telah menggunakan sistem pertahanan udara China yang canggih seperti:
HQ-9B
HQ-16
LY-80
Pesawat tempur China yang digunakan adalah jenis:
Pesawat tempur J-10C
JF-17 Guntur
Diproduksi oleh Chengdu Aircraft Company, Tiongkok!
Dan yang paling menarik?
Tidak ada pesawat Pakistan yang jatuh!
Bahkan tidak ada satu pun baterai pertahanan udara China yang hancur!
Efisiensi mutlak, tanpa kerugian!
Masalahnya bukan hanya militer...
Begitu berita itu tersiar, pasar saham Barat jungkir balik!
Saham perusahaan Prancis Dassault Aviation turun 1,6% pada hari yang sama!
Kepercayaan investor telah terguncang!
Sementara Chengdu Aircraft Corporation dari China?
Sahamnya naik 18% dalam satu hari!
Persentase keuntungan tertinggi dalam beberapa bulan!
Pesannya jelas:
China sekarang menjadi pesaing nyata di pasar senjata global.
Laporan dari Bloomberg dan Nikkei mengonfirmasi bahwa serangan itu tidak hanya ditujukan terhadap India, tetapi juga "unjuk kekuatan global" untuk senjata China...
Eropa sendiri tidak dapat membayangkan bahwa pesawat seharga $25 juta dapat menembak jatuh pesawat seharga $100 juta!
Namun, di manakah Mesir dalam semua ini?
Inilah kejutannya...
Sistem pertahanan udara China yang sama yang digunakan oleh Pakistan sudah ada di tentara Mesir!
HQ-16
LY-80
Ada pesawat tempur China yang tipenya sama dengan JF-17.
Mesir secara resmi membelinya dari Cina dalam beberapa tahun terakhir!
Dan sekarang, di hadapan seluruh dunia…
Senjata ini terbukti lebih unggul dari produk terkini dari Eropa dan Rusia!
Media Israel mulai membunyikan alarm…
Ada laporan resmi dari Israel yang menjelaskan penjualan sistem ini oleh China ke Mesir sebagai berikut:
"Ancaman langsung terhadap superioritas udara Israel di kawasan tersebut."
Itu berarti pengakuan resmi atas ketakutannya.
Topiknya tidak berhenti di sini...
Beberapa hari yang lalu, Mesir dan Cina melakukan latihan militer besar-besaran untuk pertama kalinya, yang disebut "Eagles of Civilization 2025."
Jet tempur China JF-17 terlihat terbang di atas piramida!
Apa yang terjadi antara Pakistan dan India bukan hanya pertempuran terbatas...
Sebaliknya, ini merupakan momen menentukan yang membentuk bentuk baru bagi keseimbangan militer global...
Momen ketika China diangkat ke puncak perlombaan senjata global. Dan itu benar-benar mengubah bentuk Timur Tengah!
Pertanyaannya sekarang adalah:
Apakah masuknya China ke dalam persamaan regional berarti berakhirnya supremasi Israel-Amerika?
Apakah sekutu Washington mulai meninjau pilihan pertahanan mereka?
🧠
Banyak pertanyaan...
Tetapi apa yang terjadi kemarin tentu tidak akan dilupakan dalam sejarah peperangan modern.
Jika informasi ini bagus untuk diketahui banyak orang, klik RT untuk menyebarluaskan.
Selamat Malam
🩷🩵🩶❤️🧡💛💚💙💜🖤🤍
KAKÁ: "Saya melakukan apa pun yang saya bisa untuk menyelamatkan pernikahan saya, tetapi ada satu hal yang saya pelajari: Anda tidak dapat memaksa seseorang untuk tetap bersama Anda jika mereka telah memutuskan untuk pergi.
Pada tahun 2015, istri saya mengatakan kepada saya bahwa dia tidak ingin menikah lagi. Saya berpegang teguh pada gagasan untuk berjuang, untuk menunjukkan kepadanya bahwa kami dapat memperoleh kembali apa yang kami miliki. Saya membaca sebuah buku yang mengusulkan tantangan 40 hari untuk memenangkan kembali pasangan Anda; saya melakukannya dua kali. Hadiah, surat, kejutan yang tak terduga... tetapi pada akhirnya, dia hanya terus mengulangi: 'Saya tidak menginginkannya lagi.'
Itu adalah pukulan yang brutal. Sebagai seorang Kristen, perceraian tidak ada dalam rencana saya. Alkitab mengatakan bahwa pernikahan itu selamanya, tetapi apa yang Anda lakukan ketika orang lain tidak lagi ingin melanjutkan? Saya berjuang sampai akhir, sampai saya memahami sesuatu yang penting: cinta tidak dapat dipaksakan.
Cinta adalah pilihan sehari-hari. Dan jika seseorang berhenti memilih Anda, Anda harus belajar untuk melepaskannya." 💔
KAKÁ MELAKUKAN SEGALA HAL YANG MUNGKIN UNTUK MENYELAMATKAN PERNIKAHANNYA!
Update (30DEC24) Jeju Air JC2216/HL8088 di Muan, Korea Selatan
1. Dari 181 onboard, 179 meninggal dunia.
2. ATC sempat memberikan warning mengenai gangguan aktifitas burung di sekitar bandara.
3. Pesawat sempat melaporkan melakukan go-around, kemudian melaporkan telah kena burung.
4. Pesawat kemudian belok ke kiri bandara sebelum memutar untuk melakukan pendaratan darurat dalam waktu yang singkat.
5. Dalam pendaratan darurat, pesawat mendarat tanpa flaps dan tanpa roda.
6. Video evidence mengkonfirmasi bahwa mesin kanan pesawat kena burung. Mesin kiri kena burung belum bisa di konfirmasi terjadi atau tidak.
7. Pesawat keluar runway dengan kecepatan tinggi sekitar 140-160 knots, dan menabrak gundukan antena localizer di sekitar 140-150 knots yang mengakibatkan pesawat hancur dan meledak.
8. Blackboxes (FDR dan CVR) sudah ditemukan dan akan dianalisa.
9. Pemerintah Korea Selatan menginstruksikan emergency safety inspection terhadap semua airlines dari Korea Selatan.
10. Otoritas penerbangan Korea Selatan merencanakan inspeksi terhadap semua Boeing 737-800 yang beroperasi di Korea Selatan.
Opini:
1. Beberapa analis penerbangan sudah mulai mengerucut ke arah kemungkinan terjadinya dual engine failure atau misidentifikasi oleh crew mengenai engine mana yang kena burung dan harus dimatikan.
2. Analisa2 mereka sudah mulai menuju ke arah crew mengira mereka mengalami total engine failure dimana fokus mereka adalah kembali ke bandara selagi bisa.
3. Jika dalam kondisi total engine failure, maka crew tidak akan mengeluarkan flaps ataupun landing gear karena akan menghasilkan drag yang akan memperpendek gliding range mereka sehingga mengurangi chance mereka sampai kembali ke bandara.
4. Betul bahwa landing gear pesawat bisa diturunkan secara manual, namun itu menggunakan aerodynamic drag dari pergerakan pesawat, dan memakan waktu dan akan mengurangi kemampuan crew untuk fokus menerbangkan pesawat hingga bisa "gliding" ke bandara.
5. Indikasi salah matikan mesin butuh konfirmasi oleh CVR dan FDR karena mesin kanan terlihat masih berfungsi karena bisa men-deploy thrust reverser pada saat pendaratan darurat.
6. Salah matikan mesin dalam kondisi darurat merupakan salah satu resiko besar dalam menangani situasi darurat seputar mesin pesawat, dan bukan berarti crew sembrono/ceroboh, karena bisa saja mereka kesulitan membaca indikasi mesin ketika pesawat mengalami getaran guncangan keras dari mesin akibat birdstrike atau kerusakan mesin. Jika benar, ini bukanlah kejadian pertama dan sudah beberapa kali terjadi. (British Midland 737-400 di Kegworth, TransAsia ATR72 di Taipei, adalah 2 kasus besar sebelumnya yang diakibatkan misidentifikasi mesin)
7. Masih ada beberapa analis dan pengamat di negara2 lain yang memfokuskan waktu mereka kepada design bandara. Sayangnya beberapa dari mereka fokus hanya kepada masalah gundukan antena localizer dan mengira itu adalah struktur beton. Localizer adalah bagian dari ILS system dimana ada ketentuan sudut elevasi minimum pancaran sinyal, di banyak bandara yang landasannya tidak rata, antena localizer ini dipasang beberapa meter diatas permukaan tanah guna memenuhi ketentuan tersebut. Idealnya memang dengan tiang2 besi/baja kecil agar bisa collapse ketika ditabrak pesawat. Namun, kondisi2 lokal bisa membolehkan materi penyangga terbuat dari bahan2 lain. Masih banyak bandara2 lain didunia (termasuk di Eropa dan benua Amerika) yang tidak memenuhi kriteria2 yand dikritik oleh mereka juga, jadi, pembaca sebaiknya melihat "apa yang salah" bukan "menyalahkan kok begini atau begitu".
8. Salah satu aspek yang akan dilihat dalam investigasi adalah masalah crew fatigue, dimana penerbangan ini adalah overnight flight dari Bangkok dengan keberangkatan pukul 0230 dinihari Bangkok (1930UTC) dan kecelakaan terjadi di pukul 0905 waktu Korea (0005UTC), dan ini akan dinilai oleh pihak investigasi apakah punya andil dalam kecelakaan ini.
Pihak investigasi kecelakaan sudah mulai melakukan tugas mereka, dan yang mereka akan cari adalah apa yang salah dan kenapa kesalahan tersebut bisa terjadi, bukan siapa yang salah atau bisa disalahkan.
#PENTING
Kebanyakan kesalahan fatal pertolongan pertama ketika serangan jantung tuh gini:
1. Mendudukkan korban
2. Menampar2 pipi korban
3. Goyang2in badannya
4. Mukul2in bahu, lengan, & sikunya
5. Nganggep masuk angin doang
6. Disuruh batuk2
7. Dikasih minum
Aku jelasin ya!
Kritikan Untuk Orang-orang NU
Oleh : Gus Baha
NU itu terlalu banyak pengajian umum. Tradisi ngaji (kitab) mulai hilang. Itu lampu merah. Orang kaya suka ulama. Suka kiai. Tapi maunya ngatur ulama, tidak mau diatur ulama.
Saya ga mau ngaji yang ribet itu. Harus pasang panggung, sound system, yang penting bupati datang. Ribet.
Mereka habis 50 juta, 100 juta tidak masalah. Tapi sesuai mau mereka, yang datang jamaahnya banyak. Coba, kalo nuruti maunya kiai, ulama, ngajinya menganalisa kitab, uangnya buat mencetak naskah, pasti tidak mau.
Saya ingin kebesaran ulama itu kembali, yaitu bisa mengatur orang kaya. Bukan seperti sekarang, diatur orang kaya.
Banyak yang datang minta pengajian umun, bawa alphard, saya jawab kalo mau ngaji datang ke sini saja. Kalo kiai diatur-atur, kan ribet.
Bukan saya anti. Dan itu perlu. Tapi sudah over. Tapi tradisi ngaji yang sebenarnya, yang jadi standar NU, sudah mulai ditinggalkan.
Ditambah, kiai yang kedonyan, cinta dunia. Klop. Yang kaya, tahunya memuliakan kiai dengan uang, kiainya juga senang. Musibah. Terutama di Jawa Timur.
Makanya saat saya diundang di Tebu Ireng, Pondok Syaikhona Kholil, Termas … Saya mau asal, disediakan naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Kholil, Syaikh Mahfudz Termas.
Ya, saya ngajinya kitab para pendiri pesantren itu. Bukan ngaji Gus Baha tapi ngaji Mbah Hasyim Asy’ari, dll.
Ini kan musibah. Selama ini dzurriyah, para cucu tidak peduli dengan naskah pendiri. Padahal ada ahli filologi, pengumpul naskah. Naskah masyayikh kita ada di luar negeri, cucunya ga punya.
Saya punya naskahnya Syaikh Mahfudz yang tidak ada di Termas. Saya dikasih Mbah Moen. Akhirnya, para cucu ngaji ke sini.
Coba, Sirojut Tholibin di cetak di mana-mana, termasuk Yaman. Namun, kita tahu nasibnya di Jampes.
Kiai-kiai NU itu sudah alim. Ngerti hukum secara tafsil, kok malah hobi bicara yang mujmal. Ini kan sudah mau pinter, disuruh goblok lagi.
Anda itu ngaji, sampai buka kamus, meneliti tiap kata, harusnya ngajarnya seperti itu. Agar tetap alim.
Ada kiai yang sehari manggung 3 kali. Padahal, pasti dia tidak paham problem dakwah di setiap tempat itu. Dia tidak tahu objeknya, tidak tahu obatnya. Pasti bicaranya standar, itu-itu saja, yang penting lucu dan menarik. Mana ada waktu untuk belajar lebih dalam?
Akhirnya ada orang ceramah ditambahi musik macam-macam. Karena dia tidak alim. Tidak terkontrol, yang penting menarik.
Akhirnya ya goblok beneran. Pondok NU juga ikut-ikutan tren. Bikin acara, ya pengajian umum. Yang datang banyak.
Masak, pondok NU mengundang Ustad/Kiai yg tidak jelas. Karena ikut tren tadi. Tidak tahu, keduanya itu kategorinya apa, detailnya mereka. Musibah lagi, warga NU membaca tulisan Gus Ulil, Nusron bahkan Abu Janda, tapi tidak tahu naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari.
Saya hanya ingin, tradisi ilmiah di NU itu kembali. Kiai tidak boleh diatur orang kaya. Jika tidak, NU bisa habis (orang alimnya). Saya di NU ditugasi ini, bukan yang lain. Maka, saat saya di Lirboyo, saya bilang ‘Gus Kafa, saya lebih senang disambut 4 santri yang benar-benar niat ngaji daripada banyak santri yang niatnya tidak jelas’. Kemudian, setiap kali saya ke Lirboyo, anak, mantu, cucu dikumpulkan dulu ngaji sama saya.
Jika, kita 5 tahun saja memulai. NU akan hebat. Jika bukan anak kita yang jadi alim, cucu kita akan jadi ulama. Itulah NU. NU itu harusnya melahirkan kiai – allamah, bukan kiai-mubaligh seperti sekarang. Dan saya melihat sudah lampu merah. Padahal di zaman kakek saya, bahasa Arab itu seperti bahasa Jawa. Saya punya tulisannya Mbah Hasyim Asy’ari yang surat-suratan dengan kakek saya dengan bahasa Arab.
Keilmuan, kealiman ini jangan habis. Dulu para pendiri, kakek kita, allamah, punya naskah. Jika kita terus begini, bisa habis.
Sumber : FB