⚠️HALLO TEMAN-TEMAN, MOHON PERHATIANNYA! Kemarin salah satu dari teman kami meninggal bukan karena sakit atau apa, TAPI KARENA JALAN BERLUBANG. Tolong bantu up teman2 untuk menghindari kejadian serupa di masa depan❤️
🚨🚨🚨
pernah denger sidikalang?
ya, salah satu daerah penghasil kopi robusta terbaik di indonesia, kini tanah penghasil kopi ini terancam keberadaan tambang PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).
sebagai yang terlahir di Sidikalang, tumbuh besar dari hasil kopi dan dan sekarang setiap butir nasi yang masuk ke perut ini adalah hasil dari kopi sidikalang, jelas menolak keberadaan PT. DPM.
warga dairi jelas menolak keberadan tambang PT. DPM yang berpotensi merusak hasil tani dan merusak alam dairi dapat menimbulkan bencana.
warga Dairi dan organisasi masyarakat sipil telah dan akan akan melaporkan lagi menteri lingkungan hidup ke Ombudsman Republik Indonesia dan ke Komnas Perempuan.
Mohon dukungan kawan kawan sekalian bagi kami warga dairi...
kalau kawan kawan disana berjuang agar pemerintah mengevaluasi perekonomian dan kebijakan indonesia, kami disini berjuang menyelamatkan tanah kelahiran kami.
kita sama sama berjuang, sampai menang.
sc video: Yasasan Diakonia Pelangi Kasih
Public speaking skill mereka levelnya jauh di atas yang katanya "mewakili" rakyat.
Dek Fatimah aku padamu. ❤️
Duh salut banget nggak sih guys?🥹
Keren banget nggak sih?😭
sc:threadsaiatmadja
BEM UI TUNJUKKAN CHAT KE POLRES, BANTAH TAK ADA PEMBERITAHUAN DEMO 12 JUNI
Athof, Ketua BEM Ul: "Bagaimana bisa mereka mengklaim bahwa aksi 12 Juni kemarin tidak ada pemberitahuan. Tidak ada surat yang dikirimkan."
"Pada faktanya, di sini saya telah memegang buktinya. BEM UI telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Wakasat Polres Jakarta Pusat terkait aksi di Bunderan HI."
"Cuma, kita juga tidak usah kaget dikarenakan Polri hanya institusi yang membela kepentingan elit."
"Polri tidak ada untuk melindungi kepentingan rakyat. Polri tugasnya hanya berbohong setiap saat."
Jujur 🙏, Bang Tyo (Mantan Ketua BEM UGM) ini emang kritikannya pedas banget.
Gw cuma takut kalo ada apa2 dengan beliau. Semoga tetap sehat dan selamat dalam lindungan Allah
ngga perlu organisasi, ngga perlu minder ngga ada temen. semua ber hak bersuara, kita satu almet sudah berarti kita taman saling jaga. indonesia lagi kritis, mahasiswa unnes jangan apatis. jam 12 ayok budal PKMU merapat di barisan fakultas masing-masing-ness
Fun fact
Setelah novel Ronggeng Dukuh Paruk terbit, pada 2 Juli 1986 Ahmad Tohari didatangi TNI.
Ia kemudian diinterogasi selama 5 hari. TNI menuduhnya beraliansi dengan komunis karena cerita novel tersebut dinilai terlalu kiri.
Ahmad Tohari bebas setelah ia menuliskan nomer telepon Gus Dur sebagai jaminan. Tentara terdiam, tidak ada satu pun dari mereka yang berani menghubungi nomer tersebut.
Besoknya Ahmad Tohari dibebaskan.
"kalau keberatan sama harga pertamax kan bisa beli pertalite, gitu aja kok repot"
eh konyol, paham domino effect ngga sih lu??? orang yg keberatan sama pertamax, semua akan lari ke pertalite. pertalite stoknya gimana? aman emang? kalau pertalite abis orang orang juga kepaksa beli pertamax kan? efeknya apa? harga bahan pokok dan semuanya bakal naik karna biaya distribusinya naik. bisa berpikir secara logika ngga sih sebenernya
Isih hurung kapok poooo, wong wongan bayaran. Disini udah fokus masalah nasional, yang situ malah fokus mbelah umat karo entuk bayaran🤑🤑🤑.
Ramasalah sihh nek ameh demo, tapi buat apa nek yang dipermasalahkan mbela kepentingan rakyat/kolektif?
cah ugm postere og AI 🤣🤣
buat 02 voters yg ga napak tanah dan masih bilang “RAKYAT DESA GA PAKE DOLLAR” “DOLLAR NAIK GA NGARUH DI HIDUP GUA” mending lu nonton video tiktoknya Lutfi yg ini dah 💚
Aneh ga sih?
Tujuan MBG itu untuk anak-anak sekolah.
Tapi ketika Dapur MBG dihentikan bahkan kalaupun cuma sementara, yang marah bukan anak-anak sebagai penerima Makan Bergizi Gratis.
Yang marah malah yang punya Dapur.
februari lalu celios udah ngitung berapa duit negara yg berakhir jd sampah makanan MBG.
tapi ga ada yg peduli 😅
dlm seminggu kalau dihitung bisa ada 100 juta+ porsi MBG yg dibuang, dan itu nilainya setara Rp 1.27 triliun.
Rp 1.27 triliun seminggu cuma jadi sampah.
padahal dengan uang sebanyak itu, kita bisa membangun ratusan puskesmas atau memperbaiki sekolah-sekolah reyot di pelosok negeri, daripada jadi sampah 😹
81 tahun kemudian:
1. Persekusi tempat ibadah masih terus berlanjut.
2. Adil berupa pembungkaman & penyiraman air keras ke aktivis.
3. Bersatu dalam slogan, tapi Papua masih dibiarkan berjuang sendirian.
4. Semua perwakilan adalah rezim biadab
5. Gaji murah untuk buruh negara.