@alfredokusu@tvOneNews@BobbyPatriotCat Masalahnya tidak berhenti disana saja, kalaupun rugi harusnya tidak sebesar itu bila tidak ada mark up dan korupsi. Jangan sampai ada pembiaran untuk para Koruptor karena proyek yang seharusnya tidak sampai sebesar itu nilainya.
Lulusan SMP memimpin rapat,
Peserta rapatnya lulusan S2, S3, bahkan double S2, double S3.
Menghasilkan cara baru dalam memimpin rapat, yaitu bicara dengan teks.
Menurut saya, lebih baik begitu, daripada dia mimpin rapat tapi ngomong begini:
Tembak mati semua.
Seret sampe mati.
Mau syusyunya Syahrini.
Syusyu kecil.
Jendral pecatan.
Anak homo.
Biji satu.
Nyabu seiman
Wadoooh...ya sudah dibikinin teks aja lah.
@SoftWarNews Minoritas di negara Mayoritas Muslim selalu lebih nyaman dan aman hidupnya, sebab Rasulullah mewajibkan umatnya menjaga para wanita, anak-anak dan orang-orang kafir yang tidak memerangi umat Islam. Beda sekali dengan India yang mayoritas Hindu dan Myanmar yang mayoritas Budha.
@jawapos Hanya AMIN yang menjalankan amanah UUD untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menantang adu gagasan, bukan ngajak joget-joget ga jelas yang mendegradasi nilai-nilai luhur bangsa ini. #AminAjadulu
UUD kita mengamanahkan untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa, tapi diajak adu gagasan malah joget-joget...ah sudahlah, insya Allah rakyat sudah cerdas dan ga kemakan gimmick bloon lagi.
#AminAjadulu
@adearmando1 Tobat bung... hidup ini gak lama, setiap manusia diminta pertanggungjawaban atas ucapan dan perbuatannya. Kecuali lu udah yakin ketemu Allah pasti selamat!