Ini ketua kpu atau ketua bawaslu udh ditawari jadi mentri apa ya di kabinet mendatang ya. Kok kuat kali tahankan malu, setelah minta maaf masih lakukan hal yang sama. Cobalah sadar ketua, biar waras.
Masa tenang; adu gagasan udh selesai, sekarang tinggal adu logistik dan kemapanan politik. Setiap strategi kemenangan mesti sampai di bilik, jadi masih percaya mereka akan tenang?
Ga nyangka bisa liat org yg imejnya menyeramkan, penculik, pelanggar ham dan ketum partai joget2 di panggung besar di stadion terbesar di indonesia. Mana di sorakin lagi, ditontonin pendukungnya lagi.
Katanya belio calon pemimpin, kok bisa ga ada yg ngingetin belio ya.. Hadeuh
Kok udh 3 kali Debat masih belom bisa nentuin pilihan?
Ya wajar lah, debatnya begitu. Masa dipaksa bisa jelaskan urusan kenegaraan dalam waktu 2 - 3 menit. Masa bisa saling sanggah hanya dalam waktu 1 - 2 menit.
Kpu perlu evaluasi sebelum lakukan debat lanjutan
Inget kalimat penutupnya tan malaka bahwa air akan berkumpul dengan air, minyak akan berkumpul dengan minyak. Manusia akan berkumpul dengan kesamaan watak dan pribadinya. Terimakasih org2 baik, panjang umur.
@mohmahfudmd Dan akan jadi presenden buruk di saat saat pemilu begini. Gaungnya kan jadi kayak negara yang ga bertanggung jawab pada keadaan bangsanya karna kepentingan politik individu. Ajakla pak presiden @jokowi Utk urus itu bersama
@mohmahfudmd saya usul karna keadaan makin genting di sana. Nantinya kita dilihat masyarakat arogan sama dunia internasional lho kanda @mohmahfudmd . Temen2 mahasiswa yang udh geram ga terbendung lagi sekarang.
Awalnya aku ga tau apa apa tentang apa, lalu aku mengerti. Eh ternyata apa adalah pelajaran panjang sebelum ada.
Memang sedikit tau apa akan merubah keadaan diri, lalu akan biasa pada apa yang ada. Jadi begitulah kira kira..
Ga tau kenapa, tapi akhir2 ini sering kepikiran ttg ada. Apa yang memang ada dan selalu ada akan memberi keadaan jadi tetap ada? Atau keadaan karna ada yang ga mau tiada?
Masa iya ini soal mau atau engga sih
Apa diri ini terlalu berisik, atau mungkin perdebatan ide(akal) dan rasa(hati) terlalu gaduh.
Ternyata Inspirasi udah ada didalam diri masing-masing, kita hanya perlu diam dan dengarkan.. (jalaludin rumi)
Dulu nama besar dinobatkan pada kampus karna kehebatan mahasiwanya, tapi coba liat sekarang. Para mahasiswa berbondong bondong ingin hebat kana nama besar kampusnya.
Mungkin mereka lupa
Polisi tuh ya, ngegas duluan selalu boleh.. Pas kalau udh kedapetan salahnya baru ngajak santai.. Emang ga di ajarin di pendidikan nya soal etika komunikasi ya?
ini kemudian jadi fenomena di sosial media anak muda dan generasi 2000-an. kebutuhan akan uang memang pemicu pertama, namun kemudahan dan instan jadi alasan utama
*sedang bingung*
Sebenarnya ini keberhasilan atau kegagalan, dimana anak perempuan dgn penuh percaya diri bergoyang ria dan berjoget2 utk tampil pd ruang publik. Pendidikan macam apa yg bisa buat begitu ya?
Lalu kita akan dihadapkan pada kebutuhan duniawi bernama uang (alat tukar belanja). Prilaku tersebut memang dengan sengaja tampil utk menarik perhatian lalu setelah dapat, ia akan melahirkan sumber uang