btw guys kata Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr, ada loh kalimat pembuka biar doa kita terkabul!
dari hadits Abu Daud, dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi berkata kepada laki laki yg doa dgn kalimat ini “sungguh kamu telah berdoa dgn nama Allah yg agung, yg apabila Allah didoakan dgnnya, maka bakal diijabah. lalu apabila diminta dengan kalimat ini, Dia akan memberi”
apa kalimat pembukanya? inii :
Kalau jeli melihat dokumennya, anaknya pakai paspor biasa, yang artinya kemungkinan besar biaya sendiri. Tapi yang bikin publik makin curiga itu timing-nya.
Kunjungan dinas selesai tanggal 19 Juli 2026, pas banget sama hari H laga Final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium New York! Kebetulan yang sangat terstruktur, sistematis, dan masif ya. Sambil menyelam minum air, sambil dinas sekalian nonton bola bareng keluarga.😁
guru tk is here🙋🏼♀️
aku sering dapat ilmu parenting dan ternyata banyak kebiasaan kita saat pacaran atau di relationship berasal dari apa yang kita alami waktu kecil.
contohnya:
• waktu kecil jarang didengerin pendapatnya.
→ sekarang susah speak up ke pasangan dan lebih sering memendam.
guys, kalo kalian lupa atau ketiduran sampe ga solat, jangan khawatir yaaah
langsung solat gapapa begitu inget/bangun tidur. even misal seharian ketiduran dan kebangun pas isya, gapapa!
langsung solat 5 waktu berurutan SAAT ITU JUGA! subuh, lanjut dzuhur, asar, maghrib dan isya☺️
Allah ga menghukum hambaNya yg lupa atau ketiduran kok. Allah Maha Baik🩷
lagi doom scrolling, suddenly i stumbled upon a post menjelaskan lafadz الفراغ (al-faraagh), yang berarti “kekosongan” atau “waktu luang”, berasa ditampar bacanya.
katanya, al-faraagh ini adalah salah satu ujian terbesar buat kita. ketika kekosongan ini dibiarin tanpa ada arah, bisa jadi pintu masuk bagi waswas, kecemasan, depresi, overthinking dan perasaan tersesat. hati yang kosong lebih gampang membesarkan kejadian-kejadian kecil, mengulang-ngulang luka lama, tenggelam dalam kesedihan, merasa sesak tapi gak tau sumbernya, sibuk memikirkan kekurangan diri, ingin mengakhiri hidup, merasa rendah diri, dan dihantui pikiran-pikiran yang gak ada habisnya.
seringnya kan kita ngira yang harus kita lawan tuh perasaan gak nyaman, anxiety, depresi, etc. tapi jarang dibahas kalau semua itu bisa diperparah dengan hati yang kosong. kosong dari amal, kosong dari dzikir, kosong dari tujuan.
para ulama juga sering banget ngingetin kalau banyak maksiat bermula dari waktu yang luang. soalnya hati yang kosong tuh sebenernya akan selalu terisi oleh sesuatu, kalau bukan dengan hal yang mendekatkan kita kepada Allah, maka sesuatu yang lain akan mengambil tempat itu.
maybe that is why healing is not only about removing pain, but also filling the emptiness with what brings your heart closer to Allah.
Kejujuran itu emang penting, tapi di dalam Islam ada yang bobot nya lebih besar yaitu menjaga aib yang sudah Allah tutup rapat.
Banyak orang terjebak dalam dilema "toxic honesty", mengira jujur tentang dosa masa lalu ke pasangan adalah bentuk keterbukaan. Padahal, mengumbar aib sendiri setelah Allah menutupi aib tersebut justru sebuah pelanggaran serius (Mujaharah).
Ketika pasangan kita bertanya tentang masa lalu termasuk hal fatal seperti pernah berzina apakah kita wajib mengaku?
Secara fikih, kita justru dilarang membuka aib tersebut. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap umatnya dimaafkan kecuali orang yang terang terangan membuka aibnya sendiri yang telah ditutupi Allah.
Dalam kondisi ini, para ulama memberikan jalan keluar melalui "Tauriyah" (retorika ambigu) atau bahkan berbohong secara tekstual jika tujuannya adalah menjaga keutuhan rumah tangga dan mencegah mafsadat (kerusakan) yang lebih besar.
Menutup aib masa lalu bukan bentuk kemunafikan, melainkan adab kepada Allah yang telah memberikan kesempatan untuk bertobat secara privat.
Jika pasangan menuntut transparansi total hingga ke dosa masa lalu sebelum menikah, menurut kalian, di mana batas antara hak privasi dan komitmen kejujuran dalam rumah tangga? Apakah "toxic honesty" seperti ini lebih sering merusak daripada memperbaiki hubungan?
I personally don't believe in luck. Buat aku cm ada 2: diizinin Allah atau ga diizinin Allah. Kalau ga diizinin Allah, selancar apapun prosesnya hasil akhir bisa ga sesuai yg aku inginkan. Kalau diizinin, even meski prosesnya berasa sial bgt byk hambatan tapi hasilnya bisa sesuai
Palestinian goalkeeper Salim Al-Ashqar has been killed by Israeli forces in Gaza.
He leaves behind his wife of 5 months who is expecting their first child.