Sampai sidang pertama tgl 11 Agustus 2026, JPU tetap mendakwa Gus Yaqut menerima US 271.500 berdasarkan BAP Ridwan Kurniawan dan masuk di semua berita.
Tapi kemarin di sidang tgl 9 September 2026, semua terbongkar....
Ridwan Kurniawan ....
Do you understand?! 🤭
Mari Kita terjemahkan dg bahasa warkop aja...
(Sorry back soundnya terlalu berisik ya - ga papa lah ya, yg penting ada text nya) 😁
Russian: "Pak Presiden, alat terjemahannya tolong pake, aku duwe pertanyaan kih...
Oh ya, makasih ya pidatonya yg puitis itu."
(Bentar.... Galfok sm seringai Putin) 🤭
Pertanyaannya, dl Kan di sini bapak tanda tangan perjanjian dagang, meningkatkan perdagangan bebas Rusia & Indonesia sm 2x lipat, tp saat yg sama bapak jg ditekan sm Washington..
Gimana cara jaga keseimbangan kerjasama Indonesia dg negara2 & blok2 itu?
Sejauh mana integritas Rusia?
Bapak tadi sebut transaksi, Dan menggunakan perdagangan sbg senjata. Tdk boleh tergantung pd 1 sistem pembayaran. Kami ingin mengubah pendekatan thd smua sistem pembayaran.. Apa langkah lainnya?
Presiden RI:..... Baca sendiri aja ya... (Ga nemu jawaban dr pertanyaan tadi. Sorry) 🤣
Putin: "Tak kasih tau bro, Indonesia itu bukan hanya negara dg populasi Muslim terbesar, tp Indonesia jg salah satu negara terbesar di dunia. Hampir 300 juta penduduk, paham?!
Jadi sapa aj yg menjalankan kebijakan, Di manapun, harusnya mempertimbangkan itu.
(Tambahan imajiner)..
Klo aku jd kamu, udh Jaya di udara bro. Negara besar, Kaya SDA, luas... Gagah sayah.. bisa mengendalikan ekonomi dunia, krn negara lain pasti mikir klo berhubungan dg negara besar gini 😎
🚨 BREAKING:
The International Court of Justice calls on Israel to return the occupied territories, including Jerusalem, and compensate the Palestinians.
Wajah kekuasaan mungkin berubah, tetapi cara-cara represif masih terus terasa.
Padahal di setiap pembungkaman, akan selalu ada perlawanan.
Jangan lupakan, rakyat berdaulat, dan berhak merasa aman.
#Watchdoc
There seems to be the general consensus in the Western world that killing Palestinians is acceptable…
In a world of @Pink and @shakira be an ANNIE LENNOX!
Sering diremehkan dan dianggap nggak keren, padahal 5 bisnis ini diam-diam jadi mesin pencetak uang yang konsisten setiap hari!
Masalah utama kita bukan di modal atau peluangnya, tapi di gengsi. Kita sibuk mengejar bisnis yang "keren" di meja makan keluarga, padahal juragan laundry, depot air, hingga warkop pinggir jalan justru punya profit bersih jutaan rupiah tanpa pusing soal tren.
Yuk, mulai hitung angkanya pakai kepala dingin dan biarkan rekening bank yang menjawab omongan orang lain!
💬 Bisnis nomor berapa nih yang paling sering kamu pandang sebelah mata? Coba komen di bawah!
Warga,
Di tengah timeline yg penuh kabar kebakaran, erupsi, dan bencana, jangan sampe perhatian kita pindah trs masalah yg belum selesai ikut dilupain.
Jangan lupa:
1. Flores, NTT
129 orang meninggal, >1.210 luka, sekitar 87 ribu mengungsi. 102.384 rumah masuk pendataan awal, baru 51.591 yg terverifikasi per 7 September.
2. Aceh
Pemulihan pascabanjir besar tahun lalu masih berjalan. Kebutuhan hunian tetap 34.727 unit, baru 401 yg selesai per 27 Juli.
3. MBG
50.059 orang terdampak dalam 560 kejadian di 36 provinsi.
4. Karhutla Kalimantan
Warga terdampak, habitat terbakar, satwa terancam. Sedikitnya 9 orangutan dievakuasi di Ketapang dalam waktu kurang dari sebulan. Satu orangutan, Sempurna, mati diduga terdampak asap.
Asapnya juga sudah berdampak lintas batas, termasuk Malaysia, Brunei, hingga Filipina.
5. Kasus Febrie
74 kg emas ditemukan di rumahnya. Pertanyaannya masih sama, emas itu sebenernya punya siapa?
6. Kematian Bambang Setiyawan
Meninggal dalam rangkaian kericuhan 27 Agustus. Kasusnya masih harus diusut sampai tuntas.
7. Kasus Andrie Yunus
Dua prajurit mendapat keringanan hukuman dan pemecatannya dibatalkan.
Kita boleh peduli pada bencana hari ini. Wajib!
Tapi jangan sampe berita baru bikin kita lupa pada korban, satwa, lingkungan, dan perkara yg belum selesai.
Dan kalo sampe terbukti ada yg sengaja membakar hutan atau menciptakan kekacauan demi menutupi isu tertentu, kami akan marah.
Penderitaan warga bukan alat pengalih perhatian.
Warga berhak tahu.
Warga berhak ingat.
#SalingJagaWarga