Kita berteman udah lama , walau jarang menyapa tapi saya tetap setia mengikuti tweet beliau. Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi waafuanhu akh @herricahyadi, saya bersaksi antum pembela kaum lemah dan tertindas terutama palestina
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap keluarga besar Fraksi PKS DPR RI turut berduka cita atas musibah banjir yang melanda beberapa wilayah Jabodetabek. Semoga saudara-saudara yang terdampak diberikan ketabahan, keselamatan, dan segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Mari kita saling bahu-membahu membantu sesama agar kita dapat bangkit kembali dan bisa bersama-sama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dalam kondisi yang lebih baik.
#FraksiPKSDPRRI
#PKSpembelaRakyat #PrayForJabodetabek
PKS kasih nama menteri emang gak kaleng2, kompeten. Dilantik, turun ke bawah, dialog, dikaji, lalu lahir permen 16 tahun 2024 ini.
UMP naik signifikan!
Selamat & apresiasi kepada H. Ahmad Syaikhu atas raihan Detikcom Awards 2024 sebagai "Pendorong Demokrasi Berintegritas".
Terima kasih atas dedikasi dan upaya dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. Semoga terus menjadi inspirasi bagi bangsa!
|| @syaikhu_ahmad
#fraksipksdprri
#PKSpembelaRakyat
#PKS
@tubirfess Nder, Partai yg kmu blg jahat, mrk terdepan lindungi anak2mu dr bahaya seks bebas, membela rakyat &
buruh dr kenaikan BBM & jerat Ciptaker,smp prjuangkan akses kesehatan yg terjangkau dsb.
Yang jahat itu mereka yg selama 10 th trakhir melahirkan regulasi yang mencekik rakyat!
Menyambung tweet tadi,
jika kita perhatikan beberapa waktu ke belakang, friksi antara 08 vs istana ini semakin terangkat.
Dari statemen IKN, lepasnya kaesang, hingga cuitan bajer2 08 yang mulai terbuka meruar konflik keduanya.
Menarik mencermati statemen Eep ini, karena ini akhirnya juga akan menjawab pilihan politik tidak populer yang dijalan PKS, karena ini juga akan menguji tuduhan : Mendukung PS = mendukung dinasti + jkw
Ada beberapa analisa yang menjadi pijakan pendapat, bahwa 08 tak mungkin akan menjadi boneka kekuasaan sebelumnya :
▫️PS menghabiskan 20th hidupnya dalam kontestasi pilpres, 3x terkalahkan dan kali ke 4 akhirnya menjadi juara. Menyerahkan obsesi dan ambisi selama dg perjuangan selama 20th hanya untuk menjadi boneka dan takluk pada orang lain bukanlah sesuatu yang pantas untuk diperjuangkan mati2an.
▫️Periode pertama adalah periode pembuktian, bahwa PS adalah orang layak untuk dipilih, bebas dari intervensi dan merdeka dengan kekuasaannya. Kepentingan untuk kesempatan terpilih kembali diperiode selanjutnya adalah hal yang jauh lebih besar dibanding tunduk pada kepentingan sempit dan menjadi boneka.
▫️Kepentingan yang lebih luas untuk rakyat, bangsa dan negara tentunya dan sudah pasti mengalahkan kepentingan yang lebih sempit. Menjadi boneka dan tunduk pada kepentingan sempit tidaklah menarik bagi seorang PS apalagi dengan background seorang prajurit, komandan pasukan khusus, yang ingin menunjukkan yang terbaik pada semua orang sebagai pembuktian bahwa ia layak duduk dikursi RI 1, dan layak untuk dipilih kembali
▫️Pasca 20 Okt, jkw adalah pemilik pengaruh, sementara PS adalah pemilik kekuasaan. Jika jkw menggunakan pengaruhnya untuk kepentingan yang sempit, dan PS harus menerima itu dengan mengabdi pada kepentingan yang luas (bangsa dan negara) maka pengaruh itu akan terkalahkan dengan kepentingan yang lebih luas.
Kita perlu menaruh harapan, kita perlu memberi ruang dukungan, dengan segenap resiko demi kepentingan yang lebih luas.
Kita sama sama jengah dengan kondisi negeri ini, maka setiap jalan dalam berjuang perlu ditempuh dengan harapan kita bertemu di ujung jalan yang sama.
UNTUK INDONESIA!
Bagi saya, jika ada instansi dan atau lembaga negara yg banyak oknumnya justru ini ‘peluang’ bagi kita atau generasi di bawah kita untuk mengisinya. Jangan malah dibiarkan sehingga yg mengisi adalah regenerasi dari oknum-oknum sebelumnya.
Lama memang prosesnya sampai kemudian benar-benar ‘jadi’. Tapi ini konsekuensi.
Selama ini, generasi orang-orang baik minim sekali diarahkan untuk mengisi instansi dan atau lembaga negara yg banyak oknumnya itu. Generasi orang-orang baik seakan dibuat untuk menjadi ‘manusia-manusia langit’ yg tahu bahwa ada banyak sampah di selokan, tahu bahwa sampah itu mesti dibersihkan. Bahkan, tahu caranya agar selokan tersebut tidak tersumbat dengan segala macam kotoran. Tapi hanya berteriak dari ‘atas langit’ tidak turun ke bumi dan masuk ke selokan itu mengentaskan permasalahan.
Sudah lama juga kita berharap bahwa masalah ‘selokan’ itu akan tuntas dengan menguasai level pembuat kebijakan (legislatif dan eksekutif). Hasilnya juga belum bisa diharapkan. Malah setiap periode pemilihan pembuat kebijakan, masing-masingnya sibuk bagaimana agar terpilih menjadi pembuat kebijakan lagi. Sementara, selokan yg tersumbat dengan kotoran itu terus saja begitu belum ada perubahan.
Yuk, kita sebagai orangtua, guru atau pengelola lembaga pendidikan berkolaborasi bersama ‘membuat’ manusia-manusia bumi itu. Manusia langit sudah banyak. Dan belum bisa dipastikan kapan mereka bisa turun ke bumi. Tibalah kita saja. Tanpa keluhan. Kita berkarya dalam diam.
Instansi dan atau lembaga negara itu membutuhkan ‘sentuhan’ dan ‘keberadaan’ kita. Untuk Indonesia dan peradaban dunia yg lebih baik ke depannya.
Mungkin akan memakan waktu lama. 30 atau lebih dari 50 tahun lagi baru bisa kita tuai hasilnya. Tapi jika kita tidak mulai dari sekarang, kapan lagi?
@putraesaaa Yang terpenting dari rumah adalah menjadi tempat ternyaman untuk pulang. Bertemu dengan keluarga.
Boleh loh jika ingin mampir sambil ngopi mas 😁
Ferry Koto ini kenapa? PKS pernah ngapain ke dia sampai dia kayak trauma banget sebegitu bencinya sama PKS?
PKS jangan jahat-jahat sama orang, nanti makin banyak orang seperti Ferry Koto. Capek juga lihatnya.
Suara di PPK aja dijagain, apalagi kamu. 🫰🧡
Pasangan sehidup, se PPK :
~ Pak Chaerudin 😍 Ibu Sukesih
~ Pak Rahmat 😚 Ibu Dian
~ Pak Sudarwanto 🥰 Bu Nunung
~ Pak Sigit 😘 Ibu Yeni
#PKSJagaSuara#PKSpembelaRakyat
Suara di PPK aja dijagain, apalagi kamu. 🫰🧡
Pasangan sehidup, se PPK :
~ Pak Chaerudin 😍 Ibu Sukesih
~ Pak Rahmat 😚 Ibu Dian
~ Pak Sudarwanto 🥰 Bu Nunung
~ Pak Sigit 😘 Ibu Yeni
#PKSJagaSuara#PKSpembelaRakyat
Target penjajah adalah menghancurkan H4m45 sebagai pilar perlawanan rakyat P4l35t1n4. Bisakah?
Hanan Ashrawi, Mantan Menlu Otorita Palestina di bawah Pemimpin PLO Yaser Arafat menjelaskan tentang H4m45. Bagaimana mau menghabisi gerakan besar yang hidup di hati rakyat P4l35t1n4?
13 tahun lalu. Tepatnya pada sepertiga malam terakhir tanggal 31 Mei 2010, 6 kapal bantuan kemanusiaan Freedom Flotilla yg membawa 10.000 ton bantuan berupa makanan, obat-obatan, pakaian, alat kesehatan dan alat bangunan hampir tiba di perairan Gaza di laut Mediterania.
1 dari 6 kapal tersebut mengangkut 600 orang relawan kemanusiaan yg berasal dari 32 negara, termasuk Indonesia. Para relawan ini terpanggil untuk ikut pelayaran Freedom Flotilla mengantar bantuan ke Gaza karena bersimpati kepada 1,8 juta warga Gaza (populasi pada tahun 2010) yg diblokade oleh Zionis Israel sejak tahun 2007 (hingga sekarang). Akibat blokade tersebut, Gaza menjadi penjara terbuka bagi penduduk Gaza, Palestina. Kapal yg mengangkut relawan tersebut bernama Mavi Marmara.
Belum sempat iring-iringan kapal kemanusiaan tersebut masuk ke wilayah perairan Gaza, tiba-tiba mereka dicegat oleh pasukan Zionis Israel. Tak tanggung-tanggung, Zionis Israel mengerahkan 19 speedboat militer, 2 kapal perusak, 2 kapal selam, dan 2 helikopter komando. Padahal, di dalam kapal kemanusiaan itu tak ada sepucuk senjata, tak ada sebutir peluru atau bahkan setitik mesiu sama sekali.
Saat penyerbuan dilakukan, satu persatu tentara bertopeng turun dari helikopter, menuju dek kapal yg berada di wilayah perairan internasional atau 130 km di luar perairan teritorial Israel. Prajurit yang bersenjatakan senapan, granat kejut, dan gas air mata ditugaskan melancarkan serangan fajar pertama.
Tak cukup sekadar menghentikan, tentara Zionis Israel juga menembaki para relawan. 9 orang relawan meninggal dunia akibat tembakan tersebut, serta 1 orang ‘menyusul’ meninggal setelah koma selama 3,5 tahun. 50 orang lainnya terluka, termasuk relawan dan jurnalis asal Indonesia, Surya Fachrizal, yg tertembak di bagian dada dan menyerempet paru-paru.
Serangan berlangsung sejak pukul 04.30 waktu setempat hingga pukul 09.00. Setelah itu, para relawan diborgol, dan dijemur di atap kapal di tengah Laut Mediterania hingga pukul 14.30 waktu setempat.
Pada pukul 17.00, kapal-kapal Freedom Flotilla diseret paksa ke pelabuhan Ashdod, Israel. Para relawan diturunkan dari kapal pada dan diinterogasi hingga pukul 03.00 dini hari. Saat proses interogasi tersebut, sebagian relawan mengalami penyiksaan, pemaksaan tandatangan dokumen palsu, serta pengambilan sidik jari dan retina mata.
Sore kemarin (9/10) waktu Palestina, atau malam waktu Indonesia Barat, terkabar bahwa Letnan Kolonel Eli Ginsburg, komandan pasukan Zionis Israel yg memimpin penyerangan kapal kemanusiaan Mavi Marmara tewas di tangan pejuang Palestina.
#PalestinaItuKita Kontras di atas pengungsi Israel yg berkelimpahan di bawah pengungsi Gaza yg tersisih dan menanti bantuan. Sementara banyak negara Eropa menghentikan bantjan utk Gaza. Dan Amerika mengirim Kapal Induk. Konstitusi kita tegas mengharuskan Penjajahan diatas dunia harus dihapuskan krn tdk sesuai dg peri keadikan dan peri kemanusiaan. Saatnya#PalestinaMerdeka.