nemu kalimat cantik lagi hari ini :
“Selagi yang hilang bukan Tuhanmu, imanmu, doa-doamu, dan kebiasaan-kebiasaan baikmu. maka percayalah kamu akan baik-baik saja.”
Yang klinis dibantah, yang klenik disembah. Yang pakar diragukan, yang sensasional dipertontonkan. Orang pintar dibilang bodoh, orang bodoh merasa pintar. Ternyata, sebaik-baiknya makan bergizi gratis, negeri ini lebih membutuhkan pendidikan gratis
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
🚨Di Depan Gedung DPR RI berkumandang nyanyian " AGAK LAEN "
" AGAK LAEN KAU, AGAK BAPAK KAU, AGAK LAEN KAU SEKELUARGA " lantangkan yang keras‼️‼️‼️
#kawaldemokrasi#KawalPutusanMk#PeringatanDarurat
Ada yang sedang bermain api dengan lembaga konstitusi dan demokrasi. Atau sedang menguji level muak masyarakat.
Sudah menang pilpres, anak sudah jadi wapres, para pendukung sudah dapat jabatan, koalisi sudah tambun, masih ingin mendapatkan semua?
Apa maunya seperti Bangladesh?
Barang bawaan yang wajib dibawa untuk aksi:
1) Masker
2) Kacamata pelindung/hitam
3) Air minum
4) Ikat kepala/bendera merah putih
5) Obat pribadi/P3K
6) Kamera atau handphone untuk dokumentasi
7) Powerbank, bawa yang banyak
8) Peralatan ibadah
9) Makanan ringan
10) Kaos ganti
11) Payung
12) Jas hujan
13) Poster/Tulisan aspirasi
14) Pasta gigi
Ditunggu Besok di:
1) Depan gedung DPR jam 09:00 bersama @EXCOPARTAIBURUH
2) dan di depan istana presiden jam 15:00 bersama aksi Kamisan Ibu @sumarsih11
Kawan-kawanku Eksponen Angkatan Reformasi 1998. Sudh 25 tahun kita melakukan reformasi dan sdh banyak diantara kita yg menggengam kekuasaan.
Yuk, berhati-hati memelihara kekuasaan sebagai amanah. Jangan sewenang-wenang dan jangan korupsi, baik korupsi uang maupun korupsi politik. Jangan sampai kita terjebak ke dalam situasi spt sedang menunggangi singa liar.
Menunggangi singa liar itu mengerikan.
Mau turun takut diterkam singa, mau terus di punggung singa pasti takkan kuat dan pasti ada batasnya. Terkadang banyak juga yang memanah singa tetapi nyasar ke penunggangnya.
Agar tak sampai masuk ke situasi menunggangi singa liar, jagalah kekuasaan dgn menegakkan konstitusi dan membangun demokrasi yang berkeadaban. Semoga Tuhan selalu memberkati Indonesia🇮🇩.
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
Ketika sang ayah tewas dibunuh seorang Portugis, Baabullah marah besar.
Sambil membopong jenazah ayahnya, ia berucap:
DENDAM HARUS DITUNTASKAN!
Tak hanya Portugis yang diberantas, di bawah pimpinannya, Ternate konon berkuasa sampai Filipina.
#UtasMILD#SultanBaabullah