Dear Gen Z,
Buat kamu yang sudah mati-matian nyelesain pendidikan, pontang-panting cari kerja, sampai rela ikut bootcamp dan magang gratisan buat nambah pengalaman, bahkan harus keluarin uang lagi cuma buat memoles CV supaya dilirik perusahaan.
Kamu yang berbulan-bulan berjuang, akhirnya diterima kerja.
Tapi ternyata tempat kerjanya toxic dan punya atasan yang bikin mental breakdown.
Setiap hari harus desak-desakan di transportasi umum, berangkat subuh, pulang malam, kamu tetap bertahan. Karena kamu tahu, cari kerja sekarang susahnya bukan main.
Semua dijalani demi gaji yang sebenarnya nggak seberapa, mengingat harga-harga sekarang semua serba mahal.
Kamu lalui hari-harimu sambil pura-pura kuat, meski kadang duduk di pojokan buat nenangin kepala yang rasanya mau pecah.
Saat terima gaji, kamu merasa senang tapi sedikit mengelus dada, karena nominalnya berkurang agak lumayan akibat potongan pajak.
Kamu coba ikhlas sambil berdoa, semoga pajakmu benar-benar terpakai untuk pembangunan. Kamu sedikit bangga karena ikut berkontribusi.
Sampai di bulan Januari 2026, kamu baca berita:
Indonesia memutuskan bergabung dengan Board of Peace, dan Indonesia ikut iuran Rp17,9 triliun, uang dari sebagian besar APBN untuk disetor ke Trump.
Ya, sebagian yang disetor itu adalah uang kamu.
Gimana perasaan kamu?
Jarang banget weekend dirumah, sekalinya nyantai nyecroll sosmed isinya kisah sedih lula arab semua.
Kemarin pas banyak korban di sumatera kok ga sekenceng ini ya di sosmed? 😮💨