Ini mungkin adalah waktu terakhir kita bisa menikmati Messi yang ‘prime’ karena pria 39 tahun sepertinya membuat Piala Dunia kali ini sebagai panggung di mana orang-orang bisa menyaksikan permainan terbaiknya.
6 gol dari 3 laga di usianya sekarang tentu bukan hal yang umum bagi pesepakbola. Sangat anomali dan terkecuali bagi seorang Messi. Ia membuatnya lebih dinikmati karena Juara Piala Dunia telah ia raih dan sepakbola telah ia tamatkan.
Juara ataupun tidak, satu trofi Piala Dunia sudah cukup. Tapi jika dia berhasil membuatnya menjadi dua, sampai 100 tahun mendatang pun belum tentu ada yang bisa mendekati pencapaian dirinya.
Let’s enjoy while it lasts. 🐐
#FeelEveryGoal @toshibatv_id
kalo kalian pikir dosa dosa kalian ‘terlalu’ banyak sampai tidak diampuni,
please dont. please dont think like that.
justru itu artinya kalian meremehkan Allah, karena Allah Maha Penyayang lagi Maha Penerima Taubat.
rahmatNya bahkan lebih besar dan lebih luas dari dosa dosa kita, sebesar apapun dosa kita. pintu taubatnya terbuka 24/7. PASTI kita akan diampuni selama ajal belum datang🫶
Allah tuh justru seneng banget kalo kita sadar sama dosa kita dan minta ampun sering sering. Allah seneng bgt kalo hambaNya ngemis ngemis minta apapun ke Dia. sebaik itu Allah ke kita🥹
jadi gaada dosa yg ga diampuni. mau itu zina, judi, riba, bahkan syirik sekalipun DIAMPUNI selama taubat sebelum nyawa kita dicabut.
little did we know, justru perasaan ‘Allah kayanya muak deh sama aku’ ‘dosaku gaakan diampuni ama Allah’ ‘kok doaku ga terkabul kabul? Allah benci aku ya’ dst itu bisikan setan…biar kita ga doa dan taubat…
PLEASE LAWAN SETANNYA! Allah loves us more than we know☝️💖
Semalam, khatib tarawih ceramah yg bikin gue overthinking..
Gimana kalau selama ini kita tuh cuma lagi pakai headset VR canggih? Dan realita yang kita lihat sekarang hanya sekadar "Simulasi"? 🤯
Dan saat kita mati, VR-nya dilepas, lalu kita terbangun dan menyadari... "Oh, ini toh kehidupan yang SESUNGGUHNYA"
"Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, seandainya mereka mengetahui" QS Al Ankabut 64
QS Al Ankabut itu nyebut jelas banget bahwa kehidupan dunia itu cuma GAME, kayak kita itu ada di dalam game RPG (Role-Playing Game) atau Virtual Reality.
Kita seolah-olah adalah player yang lagi login ke dalam game bernama "Dunia". Kita diturunkan ke server ini dengan satu Main Quest yang jelas: Beribadah, jadi manusia yang bermanfaat, dan ngumpulin bekal buat Endgame.
Tapi, instead nyelesain Main Quest, kebanyakan dari kita malah habis-habisan ngerjain Side Questnya. Side Quest-nya emang didesain super menggiurkan. Numpuk harta sampai triliunan, ngejar validasi sosial, gila jabatan, pamer kemewahan.
Kita habis-habisan grinding sampai lupa sama Main Quest-nya. Padahal waktu main (umur) kita di game ini ada limit-nya.
Terus suka kesel kan ngelihat orang jahat, licik, penindas, tapi hidupnya kelihatan "menang" dan enak banget di dunia?
Nah, sadar nggak sih, bisa jadi mereka itu cuma NPC (Non-Player Character) atau obstacle yang emang di-setting buat jadi ujian rintangan buat kita para Player?
Kemenangan orang-orang jahat itu semu. Mereka cuma "kelihatannya" aja menang, tapi ya itu simulasi aja.
Saat timer kita habis (mati), headset VR ini bakal dicopot paksa. Di momen kita "terbangun" di dimensi yang sesungguhnya, semua harta, mobil mewah, dan score duniawi tadi nilainya hangus jadi NOL BESAR.
Sekaya apapun di game, yang dihitung ya pencapaian kita di Main Quest kan? Sia-sia banget kalau waktu yang dikasih malah habis buat ngejar hal-hal fana yang nggak bisa dibawa log out.
Jadi tamparan keras sih buat diri sendiri pas lagi tarawih semalam. Kadang kita terlalu serius mikirin Side Quest sampai lupa kalau ini cuma mampir bentar.
Fokus ke Main Quest, Players. Jangan sampai pas VR-nya dilepas, kita cuma bisa nyesel karena salah prioritas.
Semoga di sisa waktu Ramadhan yang masih singkat ini bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.