Selalu bersyukur punya diri sendiri yang mau diajak kerjasama, yang masih mau dipaksa kuat, yang masih mau berusaha setelah gagal dan jatuh berkali-kali, yang masih mau sembuh dari segala bentuk luka, yang masih tersenyum saat beban sudah melampaui batas. Hebat sekali, aku.
Barangkali, adanya keliru tersebab kurangnya menata laku, atau tersebab kebodohan juga keegoan beriring hawa nafsu.
Maka, maafkanlah semua yg ada di diri ini, atas semua salah karena telah dengan sadar menyakiti.
Baik berupa jeleknya lisan, tulisan, pun buruknya bersitan hati.