Selat Hormuz kembali ditutup imbas dari Israel yang terus melakukan serangan ke wilayah Lebanon dan menolak untuk keluar dari wilayah Lebanon. Yang dianggap oleh Iran sebagai pelanggaran nyata terhadap kesepakatan penghentian perang.
Disisi lain, Israel mengatakan mereka akan menghentikan serangan, tapi tidak untuk mundur dari wilayah yang sudah dikuasai.
Lihatlah bagaimana kelakuan yang mengklaim sebagai bangsa pilihan tuhan, mereka main klaim wilayah orang seenaknya saja.
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
@HarryJonesOz@iranembassy_nz I was in Iran for 9 years, and I know their currency, what their restaurants look like, and the script and language they use.