PLASTIK NAIK, SAYA DIAM.
DIKATAIN GAK BERMIMPI JADI KAYA RAYA,
SAYA JUGA DIAM.
DOLLAR NAIK, SAYA DIAM.
IHSG DROWNDOWN. SAYA DIAM.
TETAPI HARI INI SAYA DENGAR
HARGA MIE AYAM NAIK,
SAYA AKAN LAWANNNN!!!
Makannya gue selalu ga setuju orang bilang
"No respond is a respond"
"No closure is a closure"
ENGGAKKKKKK, lu punya mulut dan tangan yang bisa semenit aja take action buat respond atau kasih closure..
ga direspond, dighosting, tibatiba ilang itu gaenak banget woiii itu jahat banget lu gatau seberapa otak ini mikir aiueo apa yang salah di diri sendiri terus jadi satu "unfinished business" yang gatau kapan itu selesainya..
Katanya kalo doa harus spesifik ya? Ogheeyy, ini Doaku pagi ini dan untuk seterusnya...
"Ya Allah Berikan aku laki-laki berwawasan luas, memiliki kecerdasan emosional, kemampuan berkomunikasi yg baik, sudah sembuh dari trauma masa lalu, tidak disetir tongkrongan & keluarganya, tinggi, mampu merencanakan masa depan,seagama, Good looking, good rekening, good aset, good attitude, sholeh, hot as hell. Bisa membimbing aku selamat dunia akhirat, jadi partner ibadah yg bisa sama2 menuju surgaMu.. Serta berikan juga mertua dan keluarga yg baik, mau menerima aku apa adanya, dan membahagiakan aku. Paham batasan dgn lawan jenis, bertutur kata lembut, penyanyang, gentle man, tidak lirik atau celup sana sini, tidak menumpuk hutang, bukan pemabuk,bukan perokok apalagi penjudi, dan tidak patriarki,Amiiin yarabbal Alamiin"
@kaumkusam31@BaseBDG sanes loba pamenta,sanes hartina aya sesuatu nu aneh sabab umur 28 can kawin,mung milari nu sakirana cocok. ente teu cocok mah nya ngges we hare2 tekudu komen riweuh
@jawirrrxx hmns orgasm sama alchemist got my gojo back wanginya kebawa bawa mimpi dong,,
tipe yg susah cocok sama wangi wangian ampe coba sniff 4x baru ngerasa fix ini wangiku, ehhehe
Dari qabliyah Subuh, ada satu pelajaran yang sering luput disadari: silent wins are often the loudest.
Tidak ada penonton, tidak ada tepuk tangan, tidak ada pengakuan dari manusia. Hanya ada keheningan, ketulusan, dan hubungan yang dijaga antara seorang hamba dengan Tuhannya.
Di situlah letak keistimewaannya. Sebab kedisiplinan yang paling murni bukanlah ketika semua orang melihat, melainkan ketika kebaikan tetap dilakukan meski tidak ada yang memperhatikannya.
Success is not always about being seen; it’s about being present when it matters most.
Mungkin karena itulah Rasulullah ﷺ menyebut dua rakaat qabliyah Subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.
Khairum minad-dunya wa ma fiha.
Setuju banget.
Masuk tahun ke 4 pernikahan, saya makin paham kalau "excited sendirian" itu salah satu jenis sepi yang paling melelahkan.
Di awal hubungan, jatuh cinta itu mudah karena semuanya serba baru. Tapi begitu masuk tahun-tahun penuh rutinitas, saat obrolan bergeser dari mimpi-mimpi masa depan ke urusan kebutuhan bulanan, dan kelelahan kerja, di situlah kesetaraan itu diuji.
Cinta yang setara di fase ini soal hal-hal kecil yang manusiawi.
Soal bagaimana dia tetap meletakkan ponselnya dan mendengarkan ceritamu yang itu-itu lagi dengan binar mata yang sama.
Soal bagaimana kamu tetap ingin menyeduh kopi kesukaannya tanpa perlu dia minta.
Soal perasaan lega yang muncul saat pintu rumah terbuka, karena kamu tau, kamu pulang ke seseorang yang juga menganggapmu tempat pulangnya.
Menikah itu melelahkan kalo cuma satu orang yang sibuk merawat api, sementara yang lain cuma numpang menghangatkan badan.
Hubungan bisa bertahan dewasa karena dua orang sama-sama keras kepala untuk menolak bosan, dan memilih untuk tetap jatuh cinta setiap hari, sekecil apa pun caranya.
Biar lelahnya hidup ini, setidaknya, kita tanggung berdua dengan porsi yang sama adilnya.
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
Ini sebabnya aku belajar untuk secure sama diri sendiri. Biar ketika liat temen-temenku pada main ke luar negeri, punya gadget mahal, bisa beli ini itu dengan mudah, aku ikut bahagia. Karena aku juga bahagia! (meskipun bentuk bahagianya karena abis makan tahu walik LOL)