Sering banget denger kasus dobel sertifikat tanah semacam ini.
Jadi ceritanya Bu Sri Marwini beli tanah bangunan secara cash, udah konsultasi ke 2 notaris berbeda dan BPN Solo untuk memastikan tanah bangunan ga bermasalah, setelah dipastikan clear, Bu Sri melanjutkan transaksi dan tanah bangunan berhasil dibalik nama atas nama Belio.
Selang beberapa bulan setelah ditempati, datangnya Bu Suwarti yang mengaku sebagai pemilik sah rumah dan bawa sertifikat. Pihak Bu Suwarti minta uang 500juta biar kasus ini ga dilanjutkan ke pengadilan, Bu Sri menolak karena proses jual beli yang mereka lakukan udah sesuai prosedur hukum.
Setelah 13 taun bolak balik pengadilan dan habis uang miliaran, Bu Sri dinyatakan kalah, SHM yang dia pegang dibatalkan dan dipaksa mengosongkan rumah dalam waktu 2x24 jam.
ini keren sih. Visualisasi data nya bagus.
saya iseng cari ID om Djoni-Djoni Yes Papa, langsung muncul semua emiten yang dia borong; dan ada "Connection Network" kaitannya ke mana aja tuh saham-saham yang udah dia punya.
Today wasn’t panic.
It was a liquidity harvest.
$BUMI accumulation showed up earlier at 458–464.
But when price reached 450, buyers stepped away.
Not because they disappeared.
Because they didn’t want to absorb yet.
Pilih pasangan jangan sembarangan, karena hubungan itu ga selamanya hura-hura dan hore-hore.
Amit-amit ketok meja, tapi akan ada masanya di mana kamu melewati perbedaan cara pandang (atau bahkan prinsip dan nilai-nilai hidup), kesusahan, jatuh sakit, kedukaan, dan hal-hal di luar rencana lainnya.
Mampu kah pasangan tetap hadir dan menjadi sosok yang membuat kita merasa aman, damai, dicintai, dan tidak sendirian ketika badai hidup melanda?
Apakah kita juga sudah menjadi sosok tsb untuk pasangan kita?
Mohon maaf, kenyataan pahitnya, kelas saham saya BUKAN lah solusinya, bahkan kelas 17 jt sekalipun.
Investasi terbaik memanglah leher ke atas, tapi TIDAK SELALU kelas saham jawabannya
Terutama jika modal nya masih terlalu kecil.
Investasi saham ialah untuk GROWING money,
Saat ini yang seharusnya jadi fokus utama ialah EARNING money,
Untung 10% dari 1 milyar dengan untung 10% dari 10 jt, sangat amat berbeda
Bagaimana bisa gaji nya meningkat? atau mendapat sumber pendapatan yang lain? itu yang harus nya dipikirkan
Saya mencapai financial stable pertama kali BUKAN melalui saham
Saya bertahun tahun digaji sedikit di atas SMIC (upah minimum) baru setelah saya ambil sertifikasi, gaji saya meningkat 8x lipat, disitu baru bisa investasi.
Saran saya adalah, HEMAT dan TABUNG lah duit mu itu, target pertama ialah DANA DARURAT, bukan beli saham😅 saham itu belakangan...Kalau sudah ada rezeki baru naik ke tangga berikutnya gimana bisa menambah pendapatan, atau memperbesar pendapatan, ikut lah sertifikasi yang menunjang karir, yang ada di bidang bapak, atau lanjut pendidikan, semisal bapak PNS, bisa coba lanjut pendidikan di LAN (lembaga administrasi negara), atau perguruan tinggi lainnya, disini fokusnya gimana biar pendapatan bertambah/naik, atau kalau bapak ada bakat di bisnis, bisa coba side hustle
Atau ambil kelas bahasa, siapa tahu rezeki bapak di multinanational company😅😅
percaya sama saya, bapak pegawai, sudah HABIS ENERGI dan PIKIRAN ditempat kerja, ditambah pulang kerja ada istri, mertua, dan mau ditambah saham? 😂😂😂