Di Toba Aquarium di Jepang, setelah jam tutup, beberapa anak berang-berang yang pintar membantu kakek pengurus mereka merapikan mainan mereka.
Sebagai hadiah, kakek itu memberi mereka es batu.
Tiga puluh tiga tahun bukan sekadar hitungan waktu. Ia adalah perjalanan panjang yang dibangun oleh ribuan langkah, ratusan ribu suara, dan satu kesetiaan yang tak pernah mengingkari janji.
Sejak 1993, kami lahir dari semangat untuk berdiri bersama Persibโbukan hanya saat kemenangan datang, tetapi juga ketika kekalahan menguji kesabaran. Di setiap sudut tribun, di setiap perjalanan tandang, di setiap generasi, satu pesan selalu diwariskan: LOYALITAS TIDAK MENGENAL BATAS.
Viking Persib Club telah menjadi rumah bagi mereka yang percaya bahwa mendukung Persib adalah bagian dari identitas. Dari nyanyian yang menggema di stadion, koreografi yang menghiasi tribun, hingga ribuan kilometer perjalanan mengawal tim kebanggaan, semuanya menjadi saksi bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar.
Waktu terus berjalan. Generasi berganti. Wajah-wajah baru hadir menggantikan mereka yang lebih dulu mengabdikan diri. Namun semangat itu tetap samaโBIRU yang menyatukan, persaudaraan yang menguatkan, dan loyalitas yang tidak pernah pudar.
Hari ini, kita merayakan bukan hanya usia, tetapi juga warisan. Warisan tentang keberanian untuk tetap berdiri, tentang persaudaraan yang melampaui perbedaan, dan tentang cinta yang tidak pernah meminta balasan.
33 tahun telah terlewati. Perjalanan ini belum selesai.
Selama Persib masih bertanding, selama tribun masih berdiri, selama lagu-lagu perjuangan masih dinyanyikan, Kami akan terus menjadi bagian dari cerita itu.
33 Tahun Viking Persib Club.
Bukan sekadar organisasi. Bukan sekadar komunitas. Ini adalah rumah, identitas, dan warisan yang akan terus hidup dari generasi ke generasi.
Your Hate Changes Nothing, We Are the Undying Passion!
BPS menetapkan garis kemiskinan Indonesia Maret 2025 di Rp20.305 per hari.
Artinya, lo dianggap tidak miskin kalau pengeluaran lo Rp21.000 per hari , cukup buat makan warteg sekali, bayar ongkos angkot, dan sisanya entah. ๐คทโโ๏ธ
Bank Dunia pakai standar Rp41.000 per hari untuk negara sekelas Indonesia, dan dengan standar itu 60,3 persen penduduk kita , 171,8 juta orang , masih miskin.
Tapi Presiden Prabowo berdiri di depan kongres partai sambil bilang
"Kepala BPS lapor ke saya, angka kemiskinan menurun."
Dua angka, dua realita, satu yang dipakai untuk pidato kemenangan.
Pertanyaannya: data ini dibuat untuk siapa?
Saha sih nu diuntungkeun mun ribut terus? Meunang/eleh perang di medsos moal matak trofi nambah/ngurangan.
Kondisi nagara beuki rungkad, geus wancina geser arena gelut. Bensin/LPG naek mah sarua ripuh rek biru, oren, hejo.
Wadedkeun urusan hajat sarerea ayeuna mah. Gelutkeun!
Matak kaleum weh. Fokus menikmati juara, teu kudu ngabala ka sagala akun. Da ekosistem mengbal Endonesah mah masih jeprut keneh, da pasti aya weh bahan pasepet-sepet mah.
Enjoykeun kenikmatan juara. Geus juara masih beuki nyepetan batur teh jiga mental runner-up ka handap ๐คฃ
Dari 280 juta manusia di Indonesia, cuma 1 orang yang bisa posting begini.
Yak, dua postingan terbaru Robby Darwis di Instagram:
๐ฅ medali emas 1987
๐ฅ medali emas 1991
Wahai kalian mahasiswa dan alumni ITB (dari dosen, mahasiswa, sampe ketua senat atau himpunan), kalau kalian menggagalkan ITB punya dapur MBG aja gak bisa, kalau ITB jadi SPPG aja gak bisa kalian gagalin, jangan ajarin rakyat Bandung cara bersikap & menghayati hidup sehari-hari