Twitter has two important advantages over other social media platforms.
The first privilege is the freedom of speech. The second privilege is the public nature & credibility of Twitter. Twitter doesn't have an intolerant policy like Meta. Other platforms cannot replace it.
Sudah diacak-acak begini pun plus dipanas-panasi pindahan ke Mastodon, Twitter ini ajaib masih ramai juga, ya.
Barang berharga triliunan memang paten, tidak mudah ambruk –paling retak sahaja.
HTML statik dan JavaScript saja, ya. Toh, untuk blog sudah jarang didatangi komentar –nanti diganti kontak langsung lewat surel saja.
Bertimbang-timbang, ditetapkan Hugo.
@lynxluna Hehe, instal Hugo lewat Snap, kemudian terpincut salah satu tema, ternyata disyaratkan adanya npm. Adanya di repo Ubuntu dan dependensinya sebanyak itu, sampai layar bergulung. Walaupun ya tadi, ukurannya kecil sih, tapi kok sejauh itu …
Akhirnya ganti tema lain.
Walaupun hanya 60-an MB, didatangi tim NodeJS begini bikin malas instal npm. Memang bukan keperluan utama, ada salah satu bagian Hugo yang meminta. Dicarilah penggantinya
Warga Twitter, selain Mastodon yang sedang hangat disebut-sebut, bagaimana dengan Plurk? Masih ingat gulung-gulung layar arah horizontal?
Terlalu luas juga untuk gelut adu-cuitan?
@mrbambang Nah, yang seperti ini dan sikap partai ybs. cocok dipakai sebagai respon orasi-orasi lewat video singkat yang menyindir migrasi ke siaran tv digital.