Turut berduka cita sedalam2nya untuk 3560 korban meninggal dunia akibat karhutla 🥀🥀🥀
Dan yang paling menyedihkan adalah, berita duka ini disampaikan oleh kantor berita Al Jazeera
16.30 Cancel Culture. Acara sudah dimulai. Dj sudah memainkan beberapa lagu, tapi ruang di depan panggung masih bersih dari pengunjung. Efek boikot itu nyata.
WARGA BANTU WARGA 🥹👏🏻
Dan pada akhirnya emang hanya bisa ngandelin satu sama lain guys, ini temen temen pada jajan di umkm yang cancel di acara rans carnival tadi, sampe chat di sosmed mereka numpuk karena banyak yg pesen, dan ada yang bantu promosiin salah satu umkm karena yg punya umkm ga punya threads, ada juga yang dari luar daerah ngirim uang buat makanannya dibagiin ke ojol 🥹
Jadi pengen ke Jogja icip jualan mereka 😭
DI BAWAH INI SAYA LAMPIRKAN BEBERAPA BUKTI FOOTAGE, BAHWA POLISI MEMANG MEMELIHARA GENTHO SAAT DEMO TANGGAL 28 OKTOBER 2026 DI JOGJAKARTA 🚨 🚨 🚨 ALERTA ALERTA ALERTA DUIT PAJAK YANG KALIAN BAYAR TERNYATA BUAT SEWA GENTHO❗❗ #Jagawargataek
nk iki jenenge ADIT ALIAS ITENG!!! KETUA MOKONDO 075. omah e mandungan kraton, biasane beraksi dadi copet nek ono celah. dadi ati ati yow, kerep nonton PSS ro PSIM jga wonge
Orang yang empati cenderung memiliki risiko depresi yang lebih tinggi?
Ini temuan menarik sih, karena kesannya gak nyambung ya.
Tapi penelitian menunjukkan bahwa pada fase depresi berat, aktivitas saraf di area yang mengatur empati di otak terbukti lebih tinggi. Sebaliknya, saat depresi sudah teratasi, aktivitas di bagian otak tersebut cenderung menurun.
Rasa empati yang lebih tinggi, membuat kita bisa lebih merasakan penderitaan orang lain, yang berujung pada perasaan tidak nyaman dan beban bagi kita. Kondisi tersebut diduga berhubungan dengan munculnya depresi.
Penelitian ini masih fase awal, butuh penelitian lebih lanjut untuk mencari hubungan sebenarnya antara depresi dan rasa empati.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
Downsides to the empathic brain? A review of neural correlates of empathy in major depressive disorder
Dedengkot sister ini aktif di Bung Hatta Corruption Award dan juga pernah jadi direktur program Omah Munir, kan? mbok laporannya yg lebih kredibel gitu. Jangan dikarenakan deadline akibat desakan publik
@ArindaAzzahrah@SistersInDanger Sy alumni Gontor. Gpp.. tak semua alumni pndok kami sempurna,ada juga yg melenceng, alumni manapun. Ijinkan sy berpesan ke mbak yg di video ini : "tak sedap dipandang mata, setidaknya sedap dipandang akhlaknya & pandai jg lisannya". Ada baiknya ambil wudhu dl sblm bicara...
Gak semua konflik itu masalahnya di komunikasi, kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional. Mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalau kemampuan berpikir dan kematangan emosinya gak setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa.