Ada psikiatri bilang: Nggak semua orang yang depresi keliatan “depresi”. Ada yang masih bangun pagi padahal tenaganya udah abis. Masih pergi kerja. masih ketawa kalo ada yang bercanda. masih pulang rumah dan ngerjain apa yang harus dikerjain. tapi diam-diam… dia capek banget. capek harus jelasin sesuatu yang dia sendiri aja susah ngerti. capek karena tiap hari rasa kayak harus maksa diri buat terus jalan.
cakep ih kalimatnya:
“ngga semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional, mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalo kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya ga setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa”
bener juga sii.., ngejelasin hal kompleks ke orang yg belum mature emosinya cuma menguras energi. Protect your sanity, pahami boundaries dan mending save ur time buat hal yg worth it yah! 🤍🫶🏻
untuk seseorang yang memiliki luka batin yang mungkin masih sakit sampai saat ini kalian hebat tetap bertahan hidup, carilah kesibukan yang mungkin bisa menyembuhkan luka luka itu.
Kadang bosen ama rutinitas yg sama terus tiap hari. Trus jadi “mbesengut” sendiri.
Untungnya selalu save foto, memori di notes.
Sebagai reminder bahwa hidup yg kurasakan bosan ini, bisa jadi impian orang lain.
Always remember the day one.
Semakin bertambahnya usia, semakin merasa harus ramah ke setiap orng yg ditemui.
Karena kita ga tau beban apa yg mreka pendam.
Ada orng yg mengubur mimpinya dalam2, karena dia tau mimpinya sulit diwujudkan.
Apakah kamu orang tipe seperti ini?
-Suka menyendiri
-Tidak punya banyak teman, kalaupun ada hanya 1–2 orang
-Sering merasa tidak enakan dengan orang lain
-Lebih suka di kamar daripada keluar tanpa tujuan
-Bicara kadang tidak lancar, tapi lebih lancar saat menulis
-Suka self-talk dan obrolan yang dalam (deep conversation)
-Lebih nyaman chat daripada telepon
-Menyukai tempat alam yang jauh dari keramaian
-Tidak suka ikut campur urusan orang lain
-Pernah atau sering mengalami kegagalan dalam percintaan
-Cenderung memendam perasaan sendiri
-Tidak terlalu mengikuti fashion atau gaya hidup populer
-Tidak mudah FOMO atau ikut-ikutan tren barang viral
-Tidak suka basa-basi
Yuk saling connect kalau kita satu frekuensi.
normalisasikan orang-orang yang lagi take a break dari dunia, yang tiba-tiba ngilang dari sosmed, slowrespon, atau gak mau diajak nongkrong, some people just need time to recharge biar bisa balik jalanin hidup kayak biasanya.
when kamu dikit dikit pengen ngilang, off semua sosmed, dan nganggep itu normal. but someone said “menarik diri saat lagi ga baik baik aja itu karna dari kecil kamu tau kalau ga ada yg bakal datang bantuin kamu, selain dirimu sendiri”
Jam 9an malam, saat IGD sedang sepi.
Tiba-tiba ada anak muda, awal 20an pake jaket tebal dan masker rapat masuk ke IGD.
Saya menghampirinya untuk periksa, dia gemetar. Bukan karena kedinginan.
Dia membuka maskernya, dan berkata satu kalimat dengan mata berkaca kaca:
"Dok, tolong saya. Sakit banget pas pipis."
Mari kita bedah realita kelam GO atau orang awam menyebutnya KENCING NANAH yang sering disembunyikan anak muda kita.
pas lebaran gausah nanya yang bahkan kita sendiri gatau jawabannya, Lebaran itu buat silaturahmi bukan debat timeline hidup orang. Nikah, anak, kerja semua ada waktunya, kita semua ga pegang spoiler kehidupan, biarin tuhan yang atur