Kasian ya anak-anak sekarang, kalau mau dikira kaya harus pamer2 liburan fancy dulu. Kita mah dulu cukup bawa bekel anggur tanpa biji aja ke sekolah, udah dikira anak bos Pertamina.
Parasmu berestetika. Pemikiranmu mengedepankan etika. Tapi, sikapmu rumit layaknya matematika. Bagiku, semudah 5 dikurang 3. Bagimu, sesulit 10 dikali 11, dikurang 50, dibagi 2, kemudian dikurang 28. Padahal, jalan apa pun yang kita tempuh, ujungnya sama. Dua. Kau dan aku.
Begitu