Kisah William Saliba: Ketika sang ibu meninggal dan mental yang solid
Sebuah wawancara William Saliba dengan L'Equipe membuka kenangan pahit masa lalu. Adalah 2020, yang menjadi tahun terburuk bagi William Saliba dalam hidupnya.
Izinkan saya merangkum wawancara Saliba yang luar biasa ini.
Saat itu, 2020, beberapa tragedi mewarnai kehidupan Saliba:
1. Ibu, yang menjadi sosok paling penting dalam hidupnya, meninggal.
2. Dia begitu marah ketika Arsenal tidak memberinya izin untuk bermain di final French Cup bersama St Etienne.
3. Satu penampilan buruk ketika pramusim, Mikel Arteta langsung “membekuan” Saiba selama 5 bulan.
“Saat itu kondisi saya sangat buruk. Saya tidak terdaftar di dalam skuat. Saya bahkan tidak didaftarkan untuk skuat Europa League. Arsenal membeli saya dengan harga 30 juta euro, tapi mereka menyuruh saya bermain untuk U23," kata Saliba.
"Saya kehilangan semangat karena meski berlatih dengan baik, saya tetap tidak akan bermain. Kehilangan ibu membuat semuanya jadi sangat buruk. Kehidupan ini jadi begitu berat," imbuhnya.
Yang lebih mengenaskan adalah, Saliba tidak memberi tahu Arteta tentang ibunya yang meninggal. Dia tidak ingin dikasihani.
Loan ke Nice dan Marseille yang bermanfaat
Saat itu, Saliba bersyukur karena skema peminjaman dirinya ke Nice dan Marseille berhasil. “Peminjaman ke dua klub itu membantu saya untuk memulai dari awal, baik di sepak bola dan sisi emosional.”
Saliba bermain sangat baik di Marseille. Bahkan, saat itu, dia sempat yakin tidak akan bermain lagi untuk Arsenal di bawah rezim Arteta.
Namun, Saliba sendiri adalah pemain dengan karakter tangguh. Pada musim 2022/2023, ketika Tomiyasu cedera di jelang laga pembuka melawan Crystal Palace, Arteta tak punya pilihan selain memainkan Saliba.
Dan sisanya adalah sejarah manis.
“Mental Saliba itu sangat solid. Jujur saja, pada 2020 yang lalu, sangat sulit membayangkan suatu hari nanti dia akan bermain untuk Arsenal. 95 persen pemain yang berada dalam posisinya pasti akan menyerah,” kata Fabio Frasconi, pelatih dan mentor pertama Saliba.
Aset paling berharga
Saliba adalah aset berharga. Setelah terpuruk dan bangkit, dia mau membuka diri. Salah satunya adalah terbangunnya kemistri yang luar biasa bersama Gabriel Magalhaes.
Tanpa mental yang solid, Arsenal tidak akan pernah mendapatkan komposisi terbaik di lini pertahanan.
So, terima kasih Saliba, untuk kerelaan dan perjuangan.
Terima kasih mau bangkit dan menjadi tulang punggung Arsenal.
#COYG
#Arsenal
Arsenal are in direct contact with Club Brugge to sign Christos Tzolis. As I reported earlier, player is very keen but the fee will be key. Data team at Arsenal highly impressed for a while with Greek winger.
Market opportunity which wont affect main target or Monga deal.
Un niño de 9 años fue baleado y abatido por el ejército genocida de Israel, como si fuera el peor criminal, cuando intentaba rescatar a su hermanita, pero aún con heridas, se levanta del suelo y rescata a su pequeña hermanita
Cuanto dolor causa ver esta barbarie
Y más duele tu 🫵 silencio
Next: Tahukah kamu bahwa bersenggama antara cwe n cwo adalah bentuk ketimpangan gender karena ada yg mencoblos dan dicoblos?
Ini adalah bentuk penetrasi n invasi kuasa pada satu pihak.
Oral segs jg bisa dipandang sebagai pembungkaman berekpresi n ketimpangan gender.
/s
Kita berhutang pada Affan Kurniawan, 135 korban tragedi Kanjuruhan, orang2 yang mengalami kekerasan dan kriminalisasi korp coklat
Hutang itu seharusnya bisa dibayar dengan merevolusi institusi Polri sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya
Tapi apa yg dilakukan negara?
Seorang siswa gagal menyelesaikan kompetisi OSN karena terjadi pemadaman listrik total di menit ke32 ketika pengerjaan soal.
Pemadaman berlangsung lebih dari 4 jam & memutus seluruh jaringan internet di beberapa kecamatan, sehingga data seluler pun tidak bisa digunakan untuk mengerjakan soal.
CC: nanad.0814