Gue jarang banget fanboying atlet, apalagi setelah gue jd presenter olahraga. Tapi gue adalah fan Aspac dari dulu sampe mereka bubar.
Ini gue lg makan McD di Pasfest dan isinya ada Xaverius, Okiwira, Rizki Effendi. Trus ada jg Faisal J Achmad, probably pemain yg paling gue dislike 😂
I dont know how to behave.
februari lalu celios udah ngitung berapa duit negara yg berakhir jd sampah makanan MBG.
tapi ga ada yg peduli 😅
dlm seminggu kalau dihitung bisa ada 100 juta+ porsi MBG yg dibuang, dan itu nilainya setara Rp 1.27 triliun.
Rp 1.27 triliun seminggu cuma jadi sampah.
padahal dengan uang sebanyak itu, kita bisa membangun ratusan puskesmas atau memperbaiki sekolah-sekolah reyot di pelosok negeri, daripada jadi sampah 😹
🚨 Arne Slot on Šeško’s goal: “I think it's a touch on his hand. The curve on the ball changed so there must have been a contact”.
“But it's NO surprise to anyone that if there is a VAR intervention then the decision goes against us. It's happened to us ALL season”.
Terdengar empatik, tapi bodoh.
Gini lho bu menteri, kecelakaan kereta itu nggak selalu tabrakan depan-belakang.
Jika terjadi anjlokan akibat masalah wesel atau patah rel, gerbong tengah yg justru bisa mengalami efek teleskopik yg juga sangat mematikan.
Lagian gini lho, ini soal crowd management. Gerbong khusus perempuan itu di ujung tujuannya membantu memisahkan arus penumpang laki2 dan perempuan sejak di peron stasiun. Jika gerbong khusus perempuan diletakkan di tengah, bakal sangat kacau saat jam2 sibuk.
Kalau solusinya cuma pindah gerbong, menjauhkan satu kelompok dari zona bahaya berarti secara menteri ini sangat sadar utk menempatkan kelompok lain (laki-laki dan penumpang umum) di zona maut.
Benar2 komentar nggak etis dalam konteks keselamatan publik. Bukannya ngepush utk meningkatkan standar keamanan, malah pindah gerbong.
Heran, anggota kabinetnya prabowo ini kok banyak banget yg nggak mutu dan absun kek gini.
The VAR wanted a closer look at a potential hair pull by Dominic Calvert-Lewin on Marc Cucurella...
Nothing doing. The Leeds United forward had his hair pulled by Manchester United Lisandro Martinez at Old Trafford — the Argentinian was shown a red card...
𝗣𝗼𝘁𝗲𝗻𝘁𝗶𝗮𝗹 𝗵𝗮𝗶𝗿 𝗽𝘂𝗹𝗹. Modern football.
Acara semewah ini byk yg tanya anggaran dari mana?
Jawabannya jelas, pokoknya ada.😂
Satu kementerian melayani rakyat.❌
Satu kementerian melayani satu pejabat.✅
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor,
kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025.
Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? https://t.co/DumAVg6faa
BGN Hamburkan Rp 113 Miliar untuk Sewa Jasa Event Organizer
Dadan: "BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri."
Kita udah ngebahas anggaran yang dihabiskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk pengadaan motor listrik, Galaxy tab, sampe kaos kaki yang harganya Rp. 100 ribu sepasang...
Ternyata masih ada anggaran luar biasa besar lain yang dihabiskan oleh BGN, yaitu anggaran untuk pembayaran event organizer (EO) yang mencapai Rp. 113,9 miliar...
Rp113,9 miliar anggaran publik digelontorkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membayar jasa Event Organizer (EO)... data PBJP mencatat 31 paket pekerjaan dengan total kontrak mencapai Rp113.916.541.381, tersebar ke 16 perusahaan...
Di tengah wacana efisiensi dan prioritas belanja publik, angka ini menimbulkan pertanyaan: seberapa urgen pengeluaran ratusan miliar untuk kegiatan seremonial dibanding kebutuhan langsung masyarakat...?
Perusahaan dengan nilai kontrak terbesar antara lain Maria Utara Jaya (Rp18,47 miliar), Anugrah Duta Promosindo (Rp17,42 miliar), dan Falah Eka Cahya (Rp16,59 miliar)... kalo diakumulasi, tiga vendor teratas aja udah menyerap lebih dari Rp52 miliar, hampir setengah dari total anggaran EO...
Publik berhak mempertanyakan indikator output dari belanja sebesar ini: apakah kegiatan yang diselenggarakan benar-benar berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, atau sekadar memenuhi kebutuhan administratif dan seremoni kelembagaan...?
Transparansi dan akuntabilitas menjadi krusial, sebab setiap rupiah anggaran negara sejatinya bersumber dari pajak rakyat—yang semestinya kembali dalam bentuk program yang terasa, bukan sekadar acara yang terlihat...
Sumber : perspektiv.idn
Teman OSN dulu sampai jadi Lc.
Dia anak SMA kabupaten sebelah, tapi karena sering ikut lomba Matematika, kami sering ketemu dan akrab.
Apalagi sama2 dari daerah yg mesti pintar2 cari buku Olimpiade jaman itu, kalo salah satu ketemu ya kasih tau yg lain.
Dulu rival baik lah.
Pertandingan yg bagi sy nilainya 10/10
Sampai skr smp membekas gimana gol Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer
Juga tangisan Samuel Kuffour 😭
Collina menyebut sbg "wajah asli sepakbola" yang memperlihatkan "kematian dan kehidupan dalam satu stadion".
Hakim: Ada proposal yang dia tawarkan?
Kades: ada
hakim: Berapa?
kades: Rp 30 juta
Hakim: Berapa yang kalian bayar?
Kades: Rp 30 juta.
Hakim: terus kenapa dia dipenjara?
Kades: ga tahu
Jadi ini siapa yang mengadukan, siapa yang memenjarakan? lawak.
https://t.co/tIZzJYXfS7.
Insya Allah di negara St Kitts & Nevis 🇰🇳 ini hilal Lebaran 2084 akan terlihat sehari lebih awal berbanding di Indonesia 🇮🇩 sehingga KHGT akan lebaran duluan