Let me engrave you in my broken poems, forever.
So when the day we finally meet again comes,
I can tell you my point of view of this separation time through my words, actions, papers, notes, colors, and eyes.
Psikologi bilang, ada orang yang nggak terlalu suka bersosialisasi bukan karena sombong atau benci orang.
Mereka cuma terlalu peka. Cepat menangkap energi, membaca ketulusan, dan sadar saat sesuatu terasa nggak tulus.
Makanya, basa-basi sering terasa melelahkan.
Mereka lebih memilih hubungan yang sedikit, tapi jujur, tenang, dan tanpa topeng.
Itu bukan antisosial.
Itu cara mereka menjaga energi dan kesehatan emosional
Pas lagi banyak masalah, tiba-tiba nemu kata-kata gini: kalau ujiannya makin berat, makin pekat, makin gak tahan, makin sakit, makin ngerasa sendirian gak ada siapa-siapa, makin ngerasa gak kuat, makin pengen nyerah, itu tandanya kita udah deket sama jalan keluar, udah deket sama akhir ujiannya, dan bakal dapet kebaikan setelahnya.
sblm kami beneran jadian, topik obrolan aku sm cowokku ya seputar berdiskusi karna kami ini seneng bgt diskusi pake contoh kasus. dari diskusi itu aku bisa menilai karakter dan prinsip dia lewat opini yg dia sampaikan. misalnya, alih2 nanya "km setuju ga sm sistem patriarki?"
honestly, kalau dia menginginkanmu, kamu ngga perlu meminta effortnya, kamu ngga perlu ngemis waktunya, dia akan menghubungimu, dia yang akan mencarimu, dia akan meluangkan waktunya untukmu. trust me! nggak ada pria yang terlalu sibuk untuk wanita yang benar-benar dia inginkan.
Kakak laki-lakiku full provide istrinya, ga cuma provide finansial doang, kerjaan domestik dia tanggung
Masak, nyuci, bersih-bersih, ngajarin anak belajar, belanja etc semua pokoknya dia yang kerjain, ga ada paksaan
Pas ngeliat istrinya nyusuin anaknya dia ngomong gini
"Semua yang gua lakuin rasanya ga akan pernah cukup buat nandingin pengorbanan istriku yang jahitannya aja belum kering tapi tiap 2 jam sekali harus bangun nyusuin anak"
"i love you"
★☆☆☆☆
“Text me when you get home.”
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★
“I know it’s your favourite.”
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★
“Don’t forget to send pics.”
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★
“Tell me about your day.”
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★
“I made a reservation for us.”
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★��★★
“This song made me think of you.”
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★
Pernah sekali gw ngomong gini di depan bunda. Beliau ga jawab apa-apa cuman diem, terus ngusap-ngusap kepala sama rambut gw, tpi gw lihat mata dia berkaca kaca.
Malamnya, tanpa sengaja gw denger bunda nangis sesegukan pas lagi tahajud. Sejak saat itu gw ga pernah bahas itu lagi di depan beliau. Sebenernya salah satu alasan kenapa dulu gw bisa ngomong kayak gitu ya karena gw ngelihat sendiri trauma bunda diselingkuhin bokap. Itu ngebekas banget di kepala gw.
Jadi kalau sekarang orang bilang "lu gamau nikah ya?", sebenernya bukan gamau. Lebih tepatnya... gw takut. Takut gagal. Takut nyakitin orang yang gw sayang. Takut ngerasain atau bahkan ngulang luka yang pernah bunda rasain. Apalagi akhir-akhir ini isinya kasus cheating di pernikahan terus. It just... feels so scary to get married.
Dari lubuk hati yang paling dalem, gw juga pengen kok. Pengen punya keluarga yang hangat. Pengen jadi suami yang baik. Pengen jadi ayah yang hadir buat anak-anaknya. Pengen jadi laki-laki yang bikin rumah terasa aman, bukan jadi sumber luka.
Semoga kalau emang suatu hari nanti Allah ngasih kesempatan buat nikah, rasa takut ini pelan-pelan bisa kalah sama keberanian buat mencintai dengan cara yang benar.
temenku pernah bilang: “saya tau kalau saya punya tempat buat bersujud. tapi saya juga ingin dipeluk.”
kalimat itu bikin aku langsung mewek, manusiawi banget. iman kuat, tapi tetap butuh pelukan & kehangatan manusia. keduanya penting.
Ayahku pernah bilang…
“Carilah suami yang baik, bukan anak yang baik.”
Dulu aku gak ngerti maksudnya.
Toh yang dilihat ya laki-laki baik, sopan, sayang keluarga, salat gak tinggal.
Tapi setelah aku menikah…
Nasihat itu jadi salah satu yang paling menampar.
What you do in private, shows in public. Reading shows in a conversation. Your diet shows in energy. Your discipline shows in confidence. Your focus shows in your results. You are what you cultivate when no one is watching. Prioritize your time & focus on discipline/consistency.
When someone you love offers a bid for connection, you say yes every time. When someone sends you an article, a video, a funny post, it's a bid for connection. They are trying to connect with you. When someone shares details about their day, their life, their thoughts, or their feelings with you, that is a bid for connection. They want to connect with you on a deeper level. They are trying to pull you into their world. If you love them, you say yes every time. Yes, even if the article they send is not particularly interesting to you. Yes, even if it means listening to them ramble about a game you don't care about and think is stupid. Yes yes yes. And let's hope they always say yes to your bids, too.
@helokev Aku prefer hadapan, sebenernya biar bisa ngeliat dia jelas sama foto2in dia candid gituu. Tp belio sukanya sebelahann soalnya kalo duduk, pegangan tangan gabole lepas😭🙏🏼