inti ceramah jumatan hari ini:
“jangan batasi doamu dengan logikamu, mintalah yang terasa mustahil, karena yang kamu ajak ngobrol ini bukan (Manusia).”
Allah so, so, so, so, so, so, so, so, so, so powerfull.
Jujurly dari dulu gapernah suka liat live yg jualan dengan embel2 produk bigsize tapi di live in berlebihan kaya gini. Baju dipakein bantal, celana disumpelin biar keliatan muat. Kayaaa?!?!? Aneh bngt
"krakatau erupsi kok nyalahin pemerintah"
eh kata gua mah, wajar bgt kalau masyarakat marah dan mempertanyakan pemerintah. nobody is blaming the government for making the volcano erupt. yg dipertanyakan itu bkn knp gunungnya erupsi, tp seberapa siap pemerintah menghadapi bencana yg memang punya potensi terjadi.
Indo tuh bkn negara yg baru kemarin kenal sama bencana. kita literally hidup di wilayah yg rawan gempa, tsunami, erupsi, banjir, longsor, karhutla, dan berbagai macam bencana lainnya. bahkan Indonesia masuk dalam 3 negara paling rawan bencana. jd mitigasi bencana itu bkn sesuatu yg harus dipikirin setelah bencana terjadi. harusnya udah jadi prioritas dari jauh-jauh hari.
aplgi kalau aktivitas gunung api udah terpantau dan statusnya udah meningkat, pertanyaannya bkn lagi "bisa diprediksi atau gk?" tapi pemerintah udah ngapain untuk meminimalisir risikonya?
karena konsep mitigasi itu emg ada. pemerintah punya BNPB, BPBD, sistem peringatan dini, pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, jalur evakuasi, sampai berbagai bentuk kesiapsiagaan lainnya. kalau bencana emg gk bisa dihentikan, setidaknya dampak ke manusia bisa diminimalisir.
nah, di sinilah pemerintah tetep punya tanggung jawab.
dan makin miris kalau ngomongin anggaran. Indo termasuk negara yg tingkat risiko bencananya tinggi, tapi anggaran untuk penanggulangan bencana justru perlu dipertanyakan. kalau kapasitas negara buat mitigasi dan respons bencana lemah, ya gk heran kalau setiap kali bencana datang masyarakat lagi-lagi yg harus menanggung dampaknya paling besar 🥲
jadi pls bedain antara "menyalahkan pemerintah karena gunung erupsi" sm "mengkritik pemerintah karena kesiapan menghadapi bencana." itu dua hal yg beda.
Karhutla yang sibuk handle malah Malaysia
Krakatau erupsi yang sibuk mantau dan planning mitigasi malah Jepang
Punya Presiden tapi perannya kek owner catering anjir! MBG doang yg diomongin, jelek
guys,
- tali BH keliatan itu normal
- pakai pembalut itu normal
- bawa pembalut di tas itu normal
- noda darah haid di celana itu bisa kejadian dan normal
- beli pembalut di kasir itu normal
- bulu badan tumbuh itu normal
- punya stretch marks itu normal
- jerawatan itu normal
- nggak selalu tampil cantik/rapi itu normal
- nangis karena hal kecil itu normal
- bilang “aku lagi capek” itu normal
being a woman is literally just having a body. please let women exist without making everything embarrassing.
@hithepro@strawberkyy Mjb ka, bisa bngt cari di publish or perish terus masukin keyword tulisan kita, nanti biasanya suka dikasih referensi tulisan yg hampir sejalan dengan jurnal yg kita mau. Atau bisa juga di blackbox ai cuma emng terkadang beberapa jurnalnya terkunci jadi perlu bantuan web sci-hub
@strawberkyy Tambahan buat jurnal scopus
Science direct https://t.co/3GLbpFvHU6
Apk publish or perish https://t.co/Zio95Fb3Aa
Elsevier https://t.co/G6nyfCJdug
Semantic Scholar https://t.co/GEoLoUyutO
pernah ga sih lu lagi butuh banget pertolongan, tapi di tengah keadaan itu lu sadar kalau ternyata lu gak punya siapa-siapa, gak ada tempat buat minta tolong. dan akhirnya, mau gak mau, lu harus nyelametin diri lu sendiri....