CREATOR TO CREATOR
Jujuran aja nih buat Para CREATOR di X
Kalian yang gajian dari X pasti rata - rata per post nya :
- Views/Impressions nya pasti d atas 1K+
- Reply dan likes Diatas 10+
- Repost min 5
Bener gak ? Krna gw prhtiin dr para mtual gw yg pada gajian kmren rata" nya pada bgtu smua
Trus langkah" akun kecil kaya kita yang tiap post ny d bawah rata" itu , menurut ku cma bisa milih bberapa opsi ini :
1. Tetap Konsisten tnpa tau kapan naiknya impressions ๐
2. Sering Bikin Konten Rage Bait atau Giveaway ( Klau bnyk duit ) ๐โโ๏ธ
3. Pindah jadi Hode ( YTTA lah ) ๐ฟ
4. Sering Post berbau Politik ( Resiko di terror sma pihak yg ga seneng ) ๐ฟ
5. Berhenti jadi Creator di X
"Sekalipun kau tidak disukai, kau hanya tidak disukai manusia, lantas kenapa kau menderita? sekalipun engkau dicintai, kau hanya dicintai manusia, lantas mengapa kau sangat bangga?"
Syekh Said Ramadhan al-Buthi
Tahu gak, kalo view yang ada dipostingan kita itu menunjukan bahwa postingan tersebut dilihat oleh akun sebanyak itu.
Baik yang lihat sekilas langsung skip (seperti yang melihat postingan ini), maupun yang sempat baca.
Tapi sudah dilihat, sebagai muttual kan minimal beri like ke.
Sepelit itu kah mutual kita?
terakhir โ ingetin diri sendiri:
kamu nggak harus produktif setiap hari.
kamu nggak harus baik-baik aja terus.
kadang cukup ada. itu udah cukup. ๐ฟ
โ
kalau thread ini relate, RT tweet pertama biar orang lain yang lagi capek juga baca ini ๐๐ค
Kata siapa anak kecil nggak bisa tampil modis & syar'i sekaligus? ๐
Bahan adem, motif lucu, jahitan rapi โ si kecil betah pakai dari pagi sampai malam ๐
kalau mau lihat koleksinya, di https://t.co/ORzdC4M0SR Banyak pilihan warna & ukuran ๐
#GamisAnak#BusanaMuslimAnak
Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang.
Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965.
Bukan sejak 1998. B
ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965.
Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah.
Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel.
Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran.
Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz.
Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita?
Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip.
Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri.
Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi.
Itu saja.
Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas.
Ibu ibu tidak bisa masak.
Logistik lumpuh.
Bukan skenario jauh.
Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat.
Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel.
Mereka sudah siap dari jauh jauh hari.
Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang.
Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah.
Surplus 2 juta barel per hari.
Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional.
Tapi tidak dilakukan.
Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE
Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%.
Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu.
Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka.
Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.