Tau ga sih kalau Allah tuh literally nyuruh kita buat TRAVELLING???
"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya..." Q.S Al-Mulk:15
Sbg dokter saya cukup sering menyaksikan kematian.
Ada bbrpa adab yg menurut saya penting, baik ke jenazah, keluarga ataupun di rumah duka :
- jgn nanya meninggalnya kenapa
- jgn asal foto jenazah apalagi di upload
- jgn larang keluarga buat nangis
- jgn cari makan (mereka udh kesusahan)
- jgn blg “harusnya sih..”
- jgn blg msh muda bsa nyari (suami/istri) lg
- jgn blg dpt warisan ga?
- sampaikan ke keluarga jika alm ada hutang atau tanggungan
Ada lagi yg harus di tambahkan?biar kita lbh beradab ☺️🙏🏻
Ada tipe orang yang kelihatannya biasa aja di sosial media. Jarang update. Nggak pernah share lokasi. Nggak pernah pamer lagi nongkrong di mana. Bahkan kadang orang mikir, “ini orang kemana sih hidupnya?”
Padahal dia tetap jalan. Tetap keluar. Tetap punya rutinitas, punya kesibukan, punya tempat favorit, punya circle. Cuma dia nggak merasa itu perlu diumumkan.
Aku mau bilang.
Pokoknya kamu harus cobain sesekali keluar kota, atau keluar negeri sendirian, ngga harus sama temen atau pacar, ngga harus sama keluarga, bener-bener sendirian. Kamu harus cobain naik pesawat sendirian, naik becak sendirian, naik kereta api sendirian, naik MRT/bus trans sendirian, kamu harus nyobain kulineran mahal sampai kulineran murah dipinggir jalan, makan di tenda pinggiran bareng orang-orang yang ngga kamu kenal.
Gw tuh baru tau ada "trend" provide pacar 😅.
Gw punya anak perempuan, gw bayarin dari sekolah, life style, branded bags, liburan, fancy restos dll. Insya Allah ga pernah diajarkan minta-minta ke pacar, hanya boleh minta ke ortu.
Kalo amit-amit ga punya duit? ya belajar cukupkan apa yang ada, nabung, kerja, magang. Bukan cari pacar untuk menutup kekurangan finansial.
Ngga minta ke pacar ini bukan gegayaan, ini tentang struktur nilai.
Anak perempuan (dan laki-laki) perlu tumbuh dengan rasa cukup, harga diri, dan kemandirian. Supaya ntar pas milih pasangan, pilihannya datang dari posisi setara, bukan dari kebutuhan, apalagi ketergantungan.
Karena hubungan yang sehat itu dibangun dari dua orang yang berdiri utuh. Bukan dari satu menopang, dan satu bergantung.
Dan menurut gw, ini bekal penting untuk hidup jangka panjang.
"Gimana kalo udah mau nikah?"
Kalo konteksnya mau menikah, ya beda cerita. Yang saya bahas adalah situasi baru pacaran, atau malah sebelum pacaran udah punya ide ntar pacar harus membiayai ini itu.
"Gimana kalo dikasi, si perempuan ga minta?"
Pacar kalo ngasi berlebihan (meski ga diminta) -- saya akan suruh balikin dan akan saya tegur pacarnya. Tidak boleh berlebihan selama pacaran. Ngga boleh ada salah satu pihak yang dibuat merasa "berhutang" "sungkan". Semua harus setara power-nya.
Kalau dari awal sudah terbiasa diberi, nanti akan sulit membedakan mana cinta, mana transaksi.
“di tempat yang salah, sekalipun kamu memberikan yang terbaik itu gaakan cukup — tapi di tempat yang tepat, kehadiranmu aja udah cukup untuk dirayakan”.
simple words, but enough for you who feel this.
Fyi aja, populasi dunia ada 8,3 miliar manusia dengan perjuangan yg beda2. Banyak yg terlalu sibuk bertahan hidup sampe ga sempet ngikutin isu2 terkini. Kalo semisal ketemu org yg ga tahu apa2, cukup beri tahu aja, ga perlu ngehujat. Edukasi itu merangkul, bukan memukul.
my best friend and i usually have different interests, and the same goes for my lover. but i’ve realized that the people who stay in my life are the ones who are willing to understand me. and somehow, we end up talking as if the things we do for each other are our own hobbies.
i think the hardest thing about adulting is that you literally have to keep going! no matter what mood or situation you're going thru. you gotta keep going cause life goes on.