THE BAKU POLE STREAK CONTINUES!!! ๐๐
For the FOURTH year in a row, it will be Charles Leclerc who starts on pole position in Azerbaijan!!
#F1#AzerbaijanGP
I will never back down in speaking truth to power.
The apartheid government of Israel is committing genocide against Palestinians. Palestinians will not be erased. Solidarity with all those outside of these walls in the streets protesting and exercising their right to dissent.
Hard racing itu normal, ya.
Lando Norris berhak lakukan dive-bomb karena dia melihat ruang. Max Verstappen berhak juga lakukan manuver bertahan - dengan syarat jika mobilnya sejajar/lebih dari setengah mobil maka Max harus berikan ruang.
Max tidak menyediakan ruang itu saat bertahan, jadi dia yang salah.
Apakah Norris grusak-grusuk? Mungkin iya, utamanya di manuver sebelumnya yang dia sampai melebar & langgar trek limit. Tapi tidak sampai terjadi kontak, kan sebelumnya?
Di titik ini saya menyimpulkan mereka yang supposedly berintegritas tapi terus menerus jadi enabler tu antara memang tamak kuasa buta atau kadung kepegang kunciannya.
Malem-malem di luar udaranya berangin dan sejuk, tapi anehnya rumahmu tetep panasโจ๏ธ?
Mungkin ๐ก rumahmu butuh ini: "ventilasi malam" ๐ช๐
Asli simpel banget tapi herannya,
Gak semua rumah punya ginian!
Prinsipnya, ventilasi itu seperti selang air ada saluran masuk ada pula saluran keluar. Mustahil kita punya selang air yang baik kalau cuma ada satu saluran doang. Jadi di sini kita pakai prinsip Fluida di Fisika yes.
Masalah pemanasan ruang di malam hari jaman dulu gak terjadi soalnya banyak bangunan dibuat dari bahan alam yang punya rongga seperti kayu dan bambu.
Selain itu bangunan tradisional punya langit-langit dan atap yang sangat tinggi, cuma bangunan kekinian aja yang bikin tinggi plafon cuma 2,8 meter. Belum lagi bangunan terdahulu banyak yang ditinggikan dengan panggung.
Seiring waktu, bangunan dianggap modern kalau full bata plaster dan pelan-pelan melupakan Fisika Bangunan kearifan lokal berupa dinding dan lantai pasti ada celah-celah kecil yang bisa dilewati udara sejuk dari bawah.
Makanya di gambar ini saya taruh ventilasi bawah posisinya di dekat lantai, area kaki, kalau bangunan bisa ditinggikan agar jadi panggung okay, tapi kalau gak bisa ya gapapa.
Khawatir hewan masuk? Seperti celah kayu dan bambu yang kurang dari 1-3 cm, kita bisa modifikasi agar celah sesempit itu juga. Sebaiknya celah juga tersebar mengelilingi ruang dan berada di dinding eksterior di mana angin tahunan datang.
Angin tahunan yang dimaksud adalah frekuensi tertinggi datangnya angin dari data windrose kota/kabupaten setempat.
Saluran masuk atau inlet dari arah bawah harus ditemani dengan ventilasi malam yang posisinya di atas sejajar dengan plafon. Ventilasi ini juga jangan pelit ukuran, lebih baik sempit tapi lebar, mengelilingi bangunan terutama pada dinding eksterior.
Meninggikan bangunan dengan panggung atau simply atap/plafon tinggi punya keuntungan menciptakan stack effect di dalam bangunan. Udara hangat memisahkan diri dari udara dingin, hangat ke atas sementara dingin tetap di bawah.
Seiring waktu udara dingin tertransfer panas secara konveksi dari tubuh manusia, ada aktivitas memasak, dan juga lewat radiasi perangkat elektronik lainnya. Awalnya sejuk, lama-lama juga jadi hangat lalu ia meringan massa jenisnya dan mengawang ke atas plafon, begitu seterusnya.
PR kita adalah membuang udara hangat ini saat malam. Kan aneh kalau luar rumah sejuk, tapi masuk rumah malah harus nyalain AC.
Nyalain AC justru saat malam hari?? ๐
Dengan membuat outlet atau saluran buang udara di plafon ini membebaskan udara hangat yang semua terperangkap di dalam rumah. Makanya penting untuk meletakkan bukaan ini sejajar dengan plafon.
Selain itu kalau diperhatikan dengan seksama, ukuran bukaan inlet harus lebih kecil dari outlet, agar terjadi percepatan aliran udara. Jadi buatlah saluran masuk yang sempit, tapi saluran udara buang yang lebih besar.
Beberapa hari lalu saya twit tentang ventilasi alami di dinding nggak untuk semua rumah, karena ada kondisi yang tidak selalu memungkinkan. Okay, solusi lainnya adalah sediakan saluran buang menggunakan Turbine Vent di atap atau Exhaust Fan di dinding.
Jangan asal pasang, tentu harus dihitung berapa kapasitas udara buang (meter kubik perjam) yang bisa terjadi dari pemasangan alat tersebut. Selain itu perlu dipertimbangkan Turbine Ventilator tidak perlu listrik, sementara Exhaust Fan akan mengonsumsi listrik. Plus-minus ini bisa jadi pertimbangan.
Satu lagi, perhatikan juga adanya sumber panas lain di bangunan yang gak disadari yaitu tembok tebal (di sketsa thermal mass ditandai dengan garis warna merah).
Tembok eksterior yang beneran menghadap Timur atau Barat akan menahan dan menyerap panas dari pagi hingga sore seperti baterai. Saat malam baterai termal ini penuh, saatnya ia bergantian melepaskan panas ke dalam rumah kita.
Jadi, udah tahu ya kenapa rumah panas saat malam hari?
Yang terakhir adalah kondisi nyaman ternyata bisa tercapai dengan mempercepat aliran udara. Kipas adalah salah satu cara artifisial untuk menghadirkan aliran udara, tapi jadi angin semu kalau yang ditiup adalah udara hangat tadi. Tentunya harus diperbarui dengan udara sejuk agar yang ditiup betulan bisa menyamankan tubuh manusia.
Lihat grafik hubungan Air Speed dengan Operative Temperature ini. Misal temperatur ruang 27 degC itu hitungannya cukup hangat ya, agak jarang orang bisa tidur dengan temperatur sehangat itu.
TAPI, pada temperatur 27 degC kita tetap bisa merasa nyaman jika kita memilih baju setengah telanjang (ditandai dengan 0,5 clo) dan ada tiupan angin secepat 0,8 meter/detik. Oya, 1 clo itu adalah satuan cara berpakaian di Fisika, wujudnya bercelana panjang dan berkemeja lengan panjang, seperti orang kerja kantoran itu 1 clo.
Jadi, kalau kipas (Ceiling Fan) udah gak mempan saran saya yaa renovasi minor aja agar bangunan punya cara untuk membuang udara hangat. Selain itu dengan adanya inlet dan outlet, pasti di tengah-tengah ruangan akan terjadi aliran udara yang dipercepat.
Salam sejuk, nyaman, dan sehat..
Referensi:
Arens E., S. Turner, H. Zhang, and G. Paliaga. 2009. Moving air for comfort. ASHRAE Journal, May 51 (25), 8 โ 18. https://t.co/Kt1BzGTAMa
Jenkins, Meg. 2024. What Is ASHRAE 55? Basics of Thermal Comfort. SimScale Blog: https://t.co/lLn5zfsAFj
Australian Government. Passive cooling. YourHome: https://t.co/NxFydZZehs