Media Iran, Tasnim dan Fars News Agency mengonfirmasi Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas terbunuh dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada Sabtu (28/2).
Dikutip dari Al Jazeera, media itu memastikan kematian Khamenei tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan melalui akun Truth Social miliknya bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan Washington dan Israel ke Teheran.
"Ali Khamenei sudah tewas. Ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka. "Ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka," tulis Trump dalam unggahannya di media sosial Truth Social, seperti dilansir Reuters.
Selengkapnya di https://t.co/wP16vn5KQq
(📷 oleh tim CNN Indonesia)
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #Amerikaserikat #iran
Potensi Bibit Siklon Tropis 91S dan 93W dalam kategori Rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 – 72 jam kedepan.
Dampak tidak langsung dalam 24 jam ke depan hujan Sedang hingga Lebat wilayah Bengkulu, Lampung, Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara
Between Oct 7, 2023 and Oct 7, 2025
Israel killed
67,173 Palestinians
20,179 children (30%)
10,427 women (16%)
4,813 elderly people (7%)
31,754 men (47%)
169,780 injured
565 aid workers-376 UN staff
254+ journalists
Thousands remain under the rubble
Call it what it is: GENOCIDE
🚨BREAKING: Pernyataan Pers No. (874) yang dikeluarkan oleh Kantor Media Pemerintah:
⭕ Pengakuan Tentara dan Perwira Israel kepada "Haaretz" tentang Penembakan Sengaja terhadap Ribuan Warga Sipil yang Kelaparan Mengungkap Kejahatan Eksekusi Massal Sistematis di Dekat Perangkap Maut Gaza
Mengingat pengungkapan mengejutkan yang dipublikasikan oleh surat kabar Israel Haaretz, di mana tentara dan perwira tentara pendudukan Israel mengaku sengaja menembaki warga sipil Palestina yang kelaparan di dekat apa yang disebut "pusat distribusi bantuan Amerika-Israel" — yang sebenarnya adalah perangkap maut — kami tegaskan kepada publik lokal dan internasional bahwa kesaksian ini merupakan pengakuan internal yang terdokumentasi atas kejahatan perang dan pembunuhan massal sistematis terhadap rakyat Gaza, yang telah mengalami pengepungan dan kelaparan selama berbulan-bulan.
Pengungkapan laporan tersebut mengenai perintah langsung militer untuk menembaki warga sipil tak bersenjata yang tidak menimbulkan ancaman — menggunakan senapan mesin berat, artileri, dan granat terhadap kerumunan damai yang menunggu makanan — merupakan bukti lebih lanjut bahwa tentara pendudukan Israel memberlakukan kebijakan pemusnahan yang terorganisasi dengan kedok kemanusiaan palsu yang diberi label sebagai "bantuan." Kesaksian ini juga mengungkap kolusi tentara dengan perusahaan keamanan swasta dan kontraktor untuk mendapatkan keuntungan dengan mengorbankan darah orang yang tidak bersalah.
Kami mendesak lembaga-lembaga internasional, Dewan Hak Asasi Manusia, dan Mahkamah Pidana Internasional untuk segera turun tangan guna membuka jalur penyeberangan, menghentikan pengepungan, dan mengirimkan bantuan melalui saluran kemanusiaan resmi PBB dan internasional — tanpa syarat dan tanpa penundaan. Kami mendesak lembaga-lembaga ini untuk mengkriminalisasi pembantaian yang terdokumentasi ini yang secara jelas mengarah pada genosida sistematis, dan untuk mengadili komandan dan prajurit tentara pendudukan di pengadilan internasional tanpa penundaan. Keheningan dunia atas kekejaman ini sama saja dengan keterlibatan dalam kejahatan tersebut.
Kami mengutuk keras tindakan genosida yang sedang berlangsung terhadap ribuan warga sipil yang kelaparan di Gaza dan menganggap pendudukan Israel, Amerika Serikat, dan negara-negara yang terlibat seperti Inggris, Prancis, dan Jerman sepenuhnya bertanggung jawab atas kejahatan sistematis ini. Kami menyerukan kepada semua negara bebas di dunia untuk menghentikan pengepungan di Gaza dengan segala cara dan menghentikan genosida, kelaparan, dan blokade yang sedang berlangsung terhadap 2,4 juta warga Palestina di Jalur Gaza.
✍ *Kantor Media Pemerintah*
Jalur Gaza – Palestina
Jumat, 27 Juni 2025
Israel menyerahkan mayat seorang syahid Palestin kepada rakyat Palestin untuk dikebumikan. Bom telah dipasangkan di dalam badan jenazah itu, dan meledak dalam kerumunan orang pelayat. Tidak ada orang yang pernah melihat kekejaman serupa ini dalam sejarah dunia. 😭😭😭
Israel terrorism laknatullah. Dimana dukungan negeri yg katanya mayoritas muslim buat bela agamanya... solidaritasnya sangat diragukan.....
dukung dan bantu share kebidaban zionis Israel ....
viralkan.... biar dunia internasional tahu dan beraksi....smg Iran bisa membasmi Israel laknatullah 🤲🏼
Israel mengebom tiga sekolah, terang-terang melakukan pembantaian terhadap warga Palestina yang mengungsi di Sekolah di timur Gaza, termasuk anak-anak.
Media BUNGKAM mengenai hal itu. Jika Anda ikut diam dan tidak menyuarakan kejahatan ini, itu artinya anda setuju dengan pembantaian tersebut.
Loh ini fakta
29 oktober 2021 UU HPP itu diketok, tapi kemana berisiknya netizen
Dan sekarang menyalahkan presiden @prabowo karena kebijakan dari 2021 tersebut
Lalu ada pahlawan kesiangan pulak, buzzer PDIP teriak tolak PPN 12 persen
Megawati menuntut hak rumah buat Soekarno bapaknya
Ayo netizen biar direspon pemerintah, gerakan beri rumah buat Soekarno
Padahal 10 tahun berkuasa, baru pas prabowo menuntut ini
#MegawatiTuntutRumah