Bayangin dia ngorok gegoleran semalem sewa kamarnya 200 juta. Sementara itu, kemarin banyak anak Indonesia udah nangis terharu keterima SNBT, lalu ibunya malah bingung "nanti bayarnya gimana?"
Romantisasi kemiskinan, dan bagaimana negara secara heroik "hadir" dengan menyuapi rakyatnya makanan seharga 7.500 - 10.000 rupiah (sebelum dikorupsi), padahal negara berpotensi membangun perekonomian warganya sehingga cukup buat hidup mandiri -- bukan sekedar buat beli makan siang satu anak sehari sekali.
#NegaraSalahUrus
Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya.
'Mama, saya minta buku dan pena'
Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk.
Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan.
Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja.
Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa.
Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI.
Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok.
Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.
Sedikit tip klo emang kasusnya motor cash disamperin matel :
1. "kalo bapak bilang motor ini kredit, kasih tau saya leasing mana.. terus surat tugas bapak mana?"
2. Telpon hotline leasing (semua ada)
Sebutin identitas motor (speaker phone aja)
3. "Kalo bapak ngotot minta liat noka boleh.. tapi di kantor polisi maunya, ayo bareng.. klo bapak ngotot mau liat disini, saya teriak maling sekarang!"
Hot Take: masyarakat terlalu permisif sama laki yg tidak tanggung jawab
Akar masalahnya karena kita artikan kelaki-lakian secara superfisial:
Ngudud, ngebut, knalpot berisik, extreme sport lah, hobi "laki" (wtf), dan material posession
We're making it TOO EASY for the boys
apa-apa harus izin pemerintah, pemerintah kalau bikin apa-apa emangnya pernah izin ke masyarakat? bukannya sering ngesahin RUU diam-diam? giliran masyarakat kolektifan dalam kemanusiaan yg disebabkan kebijakan mereka juga, belagak si paling harus izin.
Di Indonesia bisnis paling gampang dimasuki memang cuma F&B. Yang lain belum2 sdh terbentur aturan dan (preman2) birokrasi, impor komponen dan peralatan susah, bea masuk tinggi
Beda dg anak muda Cina, punya ide apa pun bisa langsung bikin prototype. Kl ok, cepat dapat modal. Ga sampai setahun sdh bisa bikin pabrik
Kesehatan mental bermasalah nggak selalu karena orang lain toxic toxic toxic, lingkungan yang salah…
Tapi bisa juga karena makanan yang dimasukin ke badan, contohnya kue pancong, pukis, tepung nggak mateng kayak gini.