TIDAK ADA TV NASIONAL TIDAK ADA PEJABAT NEGARA YANG HADIR. Sebagai bukti negara tidak peduli ketika yang jadi korban rakyat Sumatera, Cahaya keadilan telah mati
Turut berduka atas musibah besar ini yang menewaskan 16 jiwa 💔😭
BPJS defisit Rp20 triliun.
Di saat yang sama, anggaran MBG tembus Rp335 triliun.
Defisit kesehatan dianggap beban,
tapi program gak jelas malah jadi kebanggaan.
Di negeri ini, sakit aja sekarang terasa mahal.
Apalagi kalau mau jadi manusia yang berpendidikan.
Ironis memang.
Katanya mau manfaatin bonus demografi demi Indonesia Emas.
Tapi realitanya?
Kesehatan makin mahal.
Pendidikan makin sulit dijangkau.
Lapangan kerja minim.
Generasi muda disuruh jadi “aset bangsa”, tapi diperlakukan kayak beban anggaran.
Bagi-bagi sembako di Mayday pakai duit siapa? ICW resmi gugat keterbukaan informasi soal anggaran belanja sembako 2025-2026. Jangan sampai 'kedermawanan' elit di Monas ternyata hasil tilep pajak rakyat tanpa dasar hukum yang jelas. Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban.
Sumber : kompas
Kenapa ngotot banget MBG DAN KOPDES?
Karena itu lumbung suara mereka 2029, tiap2 pemilik SPPG dan kepala KOPDES akan diberikan tugas memenangkan calon mereka di 2029 nanti, kalau sampai mereka tidak menang di daerah itu, siap2 pemilik SPPG dan kepala KOPDES nya diburu KPK 2029 , bahasa pendeknya adalah SANDERA POLITIK
MBG kan ada SPPG
sppg yang akan di bangun tuh 30.000
sementara kopdes akan ada 80.000 unit
kita anggap aja tiap sppg dan kopdes yang kerja 10 orang
SPPG:
35.000 unit × 10 orang = 350.000 orang
KOPDES:
80.000 unit × 10 orang = 800.000 orang
Total keseluruhan:
350.000 + 800.000 = 1.150.000 orang
Jadi kalau asumsi tiap unit diisi 10 orang, totalnya sekitar 1,15 juta orang.
1.15 juta suara terkumpul tanpa perlu sogokan dll
Kalau tiap unit 20 orang
115.000 × 20 = 2.300.000 orang
Kalau tiap unit 30 orang
115.000 × 30 = 3.450.000 orang
Kalau tiap unit 40 orang
115.000 × 40 = 4.600.000 orang
Kalau tiap unit 50 orang
115.000 × 50 = 5.750.000 orang
Tuntutan Mahasiswa yang harus kembali di ingatkan kepada pemerintah
Cabut anggaran MBG dan Segera Kembalikan 20% dana Pendidikan (sesuai amanat Konstitusi)
Tingkatkan dunia Pendidikan & guru honorer
Maju terus anak muda
Hidup Mahasiswa Hidup Rakyat Indonesia
Ini bukan soal Teddy Indra Wijaya sebagai pribadi.
Ini soal sistem militer yang lagi dilipet seenaknya.
Begini faktanya:
Bagi lulusan Akmil 2011, seharusnya baru layak Letkol sekitar 2034.
Teddy adalah lulusan Akmil 2011, 2026 udah Letkol.
Loncat 8 tahun!!!
Dan ini bukan sekali.
Naik pangkatnya pakai istilah ajaib:
“kenaikan reguler dipercepat”
yang bahkan dikritik analis militer kayak Selamat Ginting sebagai gak ada dalam aturan TNI.
Masalah makin serius:
UU TNI cuma izinkan perwira aktif isi 10 jabatan sipil.
Seskab? Gak masuk.
Artinya?
Kalau mau jadi Seskab, harusnya mundur dulu dari TNI.
Tapi ini enggak.
Lebih aneh lagi:
Jabatan Seskab setara eselon 2.
Harusnya minimal Brigjen.
Sekarang malah cukup Letkol.
Belum cukup syarat, tapi sudah duduk.
Sementara itu:
Perwira lebih senior,
lebih lengkap pendidikan,
masih ngantri.
Pesan yang dikirim ke dalam TNI jelas:
Prestasi kalah sama kedekatan.
Kalau ini dibiarkan,
yang rusak bukan cuma satu orang.
Yang rusak: sistem.
Dan kalau militer mulai longgar terhadap aturan dan bisa dilangkahi,
yang kena dampaknya bukan cuma mereka.
Tapi kita semua.
Hanya Terjadi di Indonesia
Bukan diberi penghargaan tapi Remaja ini malah di Vonis 8 Tahun Penjara Karena Membacok Penjahat Yang telah merampas uang hasil dagangan ibunya
⚠️ KABAR KERACUNAN EMBEGE! ⚠️
Pada hari ini, sejumlah 200an (DUA RATUSAN) siswa dan sekira 10 (SEPULUH) orang guru di Klaten, Jateng, diracun oleh kubangan lumpur (espepege) Tulung.
Kabar ini bahkan hingga membuat bupati Klaten langsung turun dan menindak esepepege terkait.
Bagaimana mungkin seseorang dengan jiwa kapitalis yang kuat ditunjuk menjadi Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional?
Apakah Presiden Prabowo memiliki rencana untuk mengeksploitasi habis-habisan hutan Indonesia? Apakah ini langkah untuk merampok kekayaan alam yang tersisa?
Penunjukan Hashim sebagai ketua satgas ini sangat berbahaya dan patut menjadi alarm merah bagi kita semua yang peduli dengan kelestarian hutan dan lingkungan hidup.
Anda capek dengan berita MBG...?
Tunggu...! masih ada berita 'menarik' lainnya...
Pemerintah Siapkan Penyaluran 1.000 Rumah Subsidi bagi Karyawan Dapur MBG...
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan menyalurkan 1.000 unit rumah subsidi kepada karyawan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG)...
Demikian disampaikan Rektor Universitas Pertahanan Jonni Mahroza seusai pertemuannya dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta, Selasa (22/4/2025) malam...
“Kami juga dapat alokasi untuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebanyak 1.000 unit rumah, khusus untuk SPPI yang akan mengawaki SPPG di seluruh Indonesia... titik-titiknya nanti akan terbagi empat zonasi yang sudah diatur oleh BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat),” jelasnya...
Sejahtera karyawan dapur MBG... 🤔
Jangan tanya apa yang didapat guru... 😓
Ketika @_TNIAL_ dan @Polair_Baharkam konsentrasi mencari keuntungan di MBG, lautnya jadi pembuangan sampah, apakah @susipudjiastuti dan @prabowo rela lautnya jadi tempat sampah internasional?!
Konteks:
Gw alumnus TB. Kena umur 15 taun. Pengobatan 6 bulan ++.
Umur 31 dapet beasiswa S2 di UK. Segala macem semua prequisite udah secure visa tinggal (UKVI 4 - untuk pelajar).
Untuk dapet visa: harus bebas TB.
Untuk tau bebas TB: harus RONSEN.
And you know what: visible luka parut, di paru2. No batuk2.
Buat konfirmasi beneran sembuh, harus SPUTUM. dan sputum itu butuh waktu 3 BULAN buat nguji aktif apa dorman.
Dan untuk visa, kaga bisa tuh sputum di tempat yg affordable, cuma bisa di rumah sakit yang ditunjuk.
Ronsen juga.
Ronsen 500
Sputum 2,8 JUTA (padahal ini bisa ratusan ribu doang)
Dan kalo terbukti TB berpotensi gw ga berangkat, dan kl ga bersih2 juga, potensi ANGUS.
And that fckin valuenya 2 MILYAR opportunity lebih yg bisa ilang.
Gak, itu bukan “belom takdirnya”, itu ulah orang2 kaya gitu yg merusak masa depan masyarakat.
Dosa jariyah Anda yg berpotensi mutus rejeki orang, penyebab org meninggal, keluarga ilang pencari nafkah.