Biasanya aku bedain pertanyaannya.
Kalau interview dengan **HRD**, fokusnya ke aturan kerja dan benefit:
1. Range gajinya gimana, gross atau nett?
2. Benefit apa saja yang didapat? BPJS, asuransi, dll.
3. Sistem cutinya gimana? Berapa hari per tahun?
4. Statusnya kontrak atau tetap?
5. Ada probation atau tidak? Kalau ada, berapa lama?
6. Notice period-nya gimana?
Kalau interview dengan **user**, fokusnya ke kerjaan, tim, dan ekspektasi:
1. Nanti report ke siapa?
2. Flow kerja hariannya seperti apa?
3. KPI atau targetnya diukur dari apa?
4. Siapa yang menilai performance kita?
5. Kriteria lulus probation seperti apa?
6. Challenge terbesar di role ini apa?
7. Timnya sekarang berapa orang dan cara kerjanya gimana?
Intinya, ke HRD tanya soal sistem kerja dan benefit. Ke user tanya soal jobdesc, target, tim, dan ekspektasi.
Di kelas, cekrek! Di kantin, cekrek! Setlog menjadi tren baru di universitas
Setengah tahun setelah dirilis, aplikasi Setlog menjadi tren di kalangan para mahasiswa. Aplikasi ini adalah aplikasi yang terkenal di kalangan usia 20-30an. Lewat aplikasi ini, para pengguna bisa membagikan video berdurasi 2 detik dengan jarak waktu 1 jam.
Jika SNS lain mengutamakan foto atau video yang telah diedit, Setlog mengutamakan foto-foto yang menangkap momen apa adanya. Setlog tidak memungkinkan pengguna menggunakan foto yang telah dipotret sebelumnya, tetapi foto yang diambil saat itu juga lewat aplikasi.
🎂 birthday treats — update april 2026
• chicken picatta — holycow steak hotel (hari h aja minbel mocktailnya)
• teazzi — free varian large (hari h aja, min punya loyalty card dan pernah beli 1x)
• pancake — nanny’s pavillon (minbel main course)
• tumpeng mini — dapur solo (minbel 1 menu, h+7)
HP Android lo bukan lemot karena tua dan udah waktunya diganti.
Samsung, Xiaomi, Oppo, mereka install 30+ bloatware (app sampah dari pabrik) yang ga bisa di-delete.
Jalan terus di background. Makan RAM dan bikin boros baterai.
Lo pikir HP lo udah waktunya ganti. Padahal belum.
Gue bikin Redmi Note 10 yang udah 3 tahun kerasa kayak baru lagi pake cara simpel ini:
@Naraatd@tyaaassh@MasMasBiassaa punyaku kemarin statusnya diterima juga kakk, trus aku cari kontak polres sini (hotline gitu) and finally bisa diambil langsung di satpas langsung loket penerbitan. bener2 kasih sim lama terus dituker sama sim barunya, cuman ditanyain "sim online ya?" gitu doangg
@Naraatd@tyaaassh@MasMasBiassaa kayanya kalo weekend dia ngga lanjut deh kakk prosesnya (libur). aku punya pilih ambil sendiri juga akhirnya, tp statusnya udah disetujui tp halamannya putih semua khawatir banget gbs diambil😭
SIM aku jadi guyss
Total keseluruhan habis Rp. 188.500
77.500 cek psikologi
111.000 ini total cetak SIM sampe ongkir ngirim SIMnya.
Tips: saat milih faskes test psikologi pilih daerah Jakarta/Bekasi ini bisa onlen.
Minusnya: tampilan di Aplikasi banyak yg ngeblank 🙏🏼
@tyaaassh@MasMasBiassaa mjb, kak. ini kan di aplikasi superApp bentukannya putih semua ya, terus aku ambil yang simnya diambil sendiri (soalnya sempet mau yg dikirim tp pilihan kurirnua kek gabisa dipilih apa apa gitu, mana putih semua). estimasi dr disetujui sampe dikirim pas kakak brp hari ya?