Putin "kritik" Prabowo!
Ingat, Putin itu baca buku politik
tentang Bung Karno, sekaligus—
tokoh yang dihormatinya.
Bung Karno itu cerdas: Non Blok
itu juga Blok, artinya Bung Karno
membuat blok baru.
Tapi, Bung Karno tetap kiri.
Bukan "kanan kiri oke" seperti—
Prabowo, sebentar kanan, tetapi
tak lama kemudian kiri.
"𝗡𝗚𝗚𝗔𝗞 𝗝𝗘𝗟𝗔𝗦"
Secara geopolitik, Putin sedang
menegaskan pada Prabowo: loe sebenarnya kanan atau kiri?
Pertama dalam sejarah presiden
RI "dikritik" oleh presiden negara
lain persis depan hidungnya.
Sungguh sangat memalukan!
"𝗠𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗧𝗨𝗛 𝗕𝗢𝗣"
Ketemu konco lawas wedok,
Ngobrol sediluk terus ngomong:
"MAS, SAMPEYAN ISO
NGUTANGI AKU ORA?"
Aku meneng terus mikir,
Wis tuo gerang,kutangan dewe moso ra iso?
Pahit. Orang berpengalaman bisa kalah dengan orang dalam. Lulusan terbaik bisa kalah dengan koneksi yang baik. Amplop berisi surat lamaran bisa kalah dengan amplop berisi uang pelicin
PEKOK
Dalam bahasa jawa bisa disebut uteke angel nggo mikir. Wes dikandani panggah wae ora mudeng, mudeng yo mung dilut, engko lali meneh.
#definisibasajawa
Kemarin Presiden Prabowo bicara soal londo ireng. Ternyata di Indonesia ada juga londo ireng betulan, namanya Tawalijn Sigar.
Dia lahir di Langowan sekitar 1790. Tahun 1829 Belanda kehabisan tenaga menghadapi Diponegoro, lalu merekrut pasukan bantuan dari Minahasa yang mereka sebut Pasukan Tulungan. Tawalijn ikut. Dia memimpin prajurit dari Balak Langowan, menyeberang laut ke Jawa, memerangi orang yang belum pernah dia temui.
Maret 1830 di Magelang, Diponegoro ditangkap. Tawalijn pulang membawa Militaire Willems-Orde kelas 4 dari Kerajaan Belanda.
Hidupnya naik terus sesudah itu. Tahun 1841 Pendeta Schwarz membaptisnya dan namanya berubah jadi Benjamin Thomas Sigar. Tahun 1848 Belanda mengangkatnya jadi Hukum Besar Langowan bergelar Majoor. Dia memerintah distrik itu dua puluh dua tahun.
Anaknya, Laurens Roeland, mewarisi jabatan yang sama. Cucunya jadi klerk kantor residen. Cicitnya, Philip Frederik Laurens Sigar, duduk di Dewan Kota Manado lalu jadi Sekretaris Residen. Empat generasi menanjak di dalam sistem yang ikut mereka tegakkan.
Anak Philip bernama Dora Marie Sigar. Tahun 1946 dia menikah dengan Soemitro Djojohadikoesoemo. Lima tahun kemudian lahir anak laki-laki mereka.
Anak itu sekarang Presiden Republik Indonesia. Dan kemarin, dia bicara soal londo ireng.
APAKAH INI SEBUAH KEBETULAN???
Sumber cerita:
https://t.co/RsmU28PU9U
https://t.co/Wt4YabTxvc
https://t.co/pMhmvG5zee
https://t.co/KoQML62HWB
https://t.co/alajCwS6Nu
ditemukan dompet warna coklat a.n. Muh Sofwan, di sekitar Gereja Kristen Jawa Wonocatur Banguntapan hari Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 wib.
bagi yang merasa kehilangan bisa DM atau hubungi Kantor GKJ Wonocatur (DM IG GKJ Wonocatur)
@merapi_uncover
...Kalau kita mau fair+sportif, sebenarnya juri² tsb gak salah.
Juri cowo:
Dengan suara tenang jelasin bahwa jawaban yg diucapkan siswi tsb kurang jelas.
Juri cewe:
Dengan suara tinggi mengatakan bahwa jawaban dari murid perempuan tsb diucapkan dengan artikulasi kurang jelas.
Faktanya yah memang kalau kita dengarkan baik² di tayangan ulang terlihat sangt jelas bahwa jawaban yang diucapkan peserta siswi tsb sangat baik artikulasinya.
Jadi si juri cowo melakukan manipulasi dengan ketenangannya.
Sementara juri cewe melakukan gaslighting ke siswi tsb.
Inilah yg gw bilang bahwa kedua juri tsb sebenarnya gak salah.
Mereka adalah representasi sosiologis yang bisa dilihat pada wakil² rakyat di gedung DPR:
1. Denial
2. Tidak mau mendengar
3. Gaslighting
Itulah budaya bangsa kita... (``,)