@keluhkesahkonoh Ibu2 to ibu2, plis banggain potensi diri sendiri aja, jangan banggain suami mu tamatan mana, anakmu tamatan apa kerjaan apa, yoklah berdaya sendiri, banggain diri sendiri
Akhirnya kejadian 7.7
mimin mendeteksi Deformasinya sudah kelihatan sejak 2.5 bulan lalu....🤔
Semoga semua diberikan keselamatan...🙏
sebenarnya ada beberapa wilayah di Indonesia yang dalam 3 bulan terakhir nampak deformasinya...
Apapun yang terjadi selalu ingatlah kepada Sang Pencipta,...
Gue dulu QC di pabrik sosis. Gue pikir kerjaan gue cuma ngecek tanggal kadaluarsa.
Waktu itu gue dipanggil senior. "Lo ke freezer, ada 200 pack daging beku udah 2-3 tahun. Cek satu-satu."
Gue kaget. "2-3 tahun Pak? Buat apa?"
"Buat campuran produksi"
Gue kira tinggal liat tanggal kadaluarsa. Ehh gak gitu ternyata.
"Cium baunya," kata senior gue. "Kalo masih bagus, pisahin."
Gue buka satu per satu. 200 pack. Gue cium, gue perhatiin tekstur.
Dari 200 pack, cuma 50 yg masih layak. Sisanya bau asem, tekstur hancur, warnanya berubah. Gue mual, pusing, hampir muntah. Tapi yaudah ini kerjaan.
Gue lapor ke senior. " Pak dari 200 cuma 50 yang layak."
Dia langsung masang muka gak terima. "Masa cuma 50? Lo yakin?"
Gue jawab, "Yakin Pak."
Dia agak kesel. "Sini gue cek sendiri."
Gue cuma bisa liat dia mulai buka pack satu per satu.
Gue kaget. Dengan percaya diri, dia bilang, "Ini masih bagus. Ini juga. Ini juga."
Padahal dari samping, gue udah liat teksturnya hancur dan baunya busuk.
Gue coba nyeletuk pelan, "Pak itu udah bau asem."
Gue sadar satu hal: di pabrik, uang lebih penting daripada kualitas. Daging beku 2-3 tahun yg udah bau dan hancur, tetep dipaksa buat diolah ulang. Demi untung.Gue gak tau daging itu akhirnya dipake atau engga. Tapi sejak saat itu, gue mulai mikir dua kali sblm beli produk olahan.Sosis, nugget, bakso. Apapun yang termasuk UPF. Di balik kemasan yang rapi, kadang ada cerita yg gak pernah kita tau.Gue udah gak pernah makan sosis lagi. Bukan karena gue vegan. Tapi karena gue tau apa yang ada di baliknya.Kalo lo bisa, mending masak sendiri atau beli produk yg lebih jelas asal usulnya. Kalo gak, setidaknya perhatiin label dan tanggal produksi.
cc: fimaa_id
buat adek-adek yg masih pacaran,
ini namanya nemenin istri menjelang lahiran di rumah sakit yah,
9 bulan dia kesakitan, mau tidur sulit, mau gerak sulit, gunting kuku aja aku bantuin, mau makan mual, mau gerak sakit semua, setiap malem kesakitan.
mengandung dan melahirkan anak adalah pengorbanan hidup-mati yg luar biasa
jadi kalau kamu selingkuhi ibu dari anak2 kamu, fix kamu tolol
Kok bisa Indo hobi banget konsumsi tepung terigu??
Padahal terigu itu MAYORITAS IMPOR....
Dan mayoritas snack2 indo bahan bakunya tepung terigu?
Jawabannya: Rezim Orde Baru (Orba)
Orba memang sengaja membangun sistem pangan yang membuat terigu makin murah, tersedia, dan mudah dikonsumsi rakyat..
Kenapa?
Pertama, Orba berusaha mencari pangan yang murah, cepat, dan gampang didistribusikan.
Pangan apa yang cocok di zaman itu? Ya terigu, karena mudah diimpor. Beras, meski bisa swasembada, tetap rawan gagal panen.
Kedua, Orba memonopoli perdagangan terigu.
Terigu hanya bisa diimpor oleh dua perusahaan penggilingan gandum yang semuanya adalah kroni mereka.
Bayangin, berapa jatah yang didapat Orba dari impor jutaan ton gandum?
Kebetulan, Indonesia mengalami urbanisasi massif di masa Orba.
Masyarakat urban membutuhkan makanan cepat, murah, dan praktis.
Walhasil, produk olahan gandum seperti mi, roti, dan kue meningkat.
Jadilah, terigu massif dikonsumsi oleh rakyat Indo.
Padahal, sekali lagi..
TERIGU ITU IMPOR.
Dan dari minggu-minggu kemarin, harganya NAIK TERUS!
Source Gambar: DetikFood dan Sitenews
Kok kita tuh santai banget sih
1. Negara dengan mata uang terendah ke 5 di dunia
2. Bekasi jadi kota paling beracun ke 2 di dunia
3. Rupiah di angka Rp. 17.377
4. Total 33.626 pelajar keracunan MBG
and the list still go on, we're not angry enough 🙂
Sekarang aku tambahin pov lulusan prajab 😂
Lulusan prajab itu penuh dilema
1. Mau jadi guru ASN tp tu seleksi blm muncul hilalnya
2. Mau jadi guru honorer ke sekolah negeri itu ga bisa krn aturan
3. Mau jadi guru ke sekolah swasta kadang jg ga bisa (sekolah takut dijadikan batu loncatan saja)
Sebenernya masih banyak realita yang lain. Tolong tambahkan ges~
Guys lu pada tau dulu presiden habibie pernah selamatin rupiah dari Rp17.000/USD ke level Rp6.500–Rp7.000-an per dolar AS dalam kurun waktu sekitar 17 bulan pada masa krisis ekonomi 1998–1999.
Bayangin lagi krisis tapi bisa buat nilai rupiah menguat
segila dan sejenius itu beliau
Bayangin ini dulu:
Tahun 1998, Indonesia itu hampir runtuh total:
Rupiah tembus hampir Rp17.000/USD
Bank-bank kolaps
Perusahaan bangkrut massal
Rakyat narik duit → panic everywhere
Dunia internasional:udah gak percaya sama Indonesia
Lalu masuk Habibie.
Bukan ekonom.
Bukan banker.
tapi Engineer.
Tapi justru di situ letak “gila”-nya.
Habibie ngerti satu hal:
Kalau bank hancur, ekonomi pasti mati.
Langkahnya brutal tapi perlu:
Bank yang gak sehat → ditutup
Bank yang masih bisa diselamatkan → direstrukturisasi
Hasilnya:
Lahir Bank Mandiri (gabungan 4 bank bobrok)
Bank Central Asia diselamatkan dan jadi raksasa
Banyak bank lain ikut pulih
Ini bukan sekadar “nyelamatin bank”
ni balikin kepercayaan orang buat naro uang lagi
Sebelum Habibie:
Bank sentral bisa “diatur” pemerintah
Habibie ubah total:
Lewat UU No. 23 Tahun 1999
Bank Indonesia jadi independen
Kenapa ini penting?
Karena dunia luar mikir:
Kalau bank sentral bisa diintervensi politik → negara ini gak bisa dipercaya.”
Dengan langkah ini:
Investor mulai balik
Rupiah mulai stabil
Indonesia dapat bantuan besar dari International Monetary Fund (~$43 miliar)
Tapi bedanya Habibie:
Dia gak nurut 100%
Contoh:
IMF mau subsidi dicabut
Habibie nolak
Kenapa?
Kalau subsidi dicabut saat rakyat lagi hancur → daya beli mati total
Jadi dia:
Pakai dana IMF buat stabilisasi
Tapi tetap jaga rakyat bawah
Ini yang bikin kebijakan dia tegas tapi manusiawi
Masalah waktu itu:
Banyak perusahaan utangnya dolar → tiba-tiba meledak
Solusi Habibie:
Restrukturisasi utang
Konversi ke rupiah
Bentuk lembaga khusus (INDRA)
Perusahaan yang selamat:
Astra International
Sinar Mas Group
Kalau ini gak dilakukan:
PHK massal bisa jauh lebih parah
Ekonomi gak akan pulih kalau politik chaos.
Habibie:
Buka kebebasan pers (UU Pers 1999)
Legalin banyak partai politik
Siapin Pemilu 1999
Dunia lihat:
Indonesia berubah.
Dari otoriter → demokratis.
Dan ini efeknya besar:
Kepercayaan internasional balik
Hasil Nyata (Bukan Teori)
Dalam ±17 bulan:
Rupiah: dari ~16.800 → ~7.000/USD
Inflasi mulai turun
Perbankan stabil
Investor mulai masuk lagi
Ini bukan recovery biasa
Ini comeback ekstrem dalam waktu super singkat
comeback tergila sepanjang republik ini berdiri
Tapi sekarang berbanding terbalik
bank indonesia mulai disusuti orang2 yang kompeten
gk pernah kerja di bank indonesia
tapi tiba2 bisa jadi deputi bank indonesia
karna keponakan presiden
jadi kalau lu lihat rupiah melemah
ihsg melemah
ekonomi lesu
asing keluar terus
yaa ini kebalikan dari semua yang dilakuin pak habibie dulu
ya tinggal copas aja deh
apa yang dilakuin sama pak habibie
pasti gk bakal mau
orang niat nya jadi pemimpin juga udah jelek
Kejeniusan Habibie bukan karena dia ekonom.
Tapi karena dia berpikir seperti engineer:
lihat masalah → bongkar sistem → perbaiki dari akar
Dia berani ambil keputusan gak populer, tapi benar.
Pak Gerardus, guru dari NTT menawarkan solusi untuk "keributan" sertifikasi guru, dengan fleksibilitas minimal 24 JP:
✅ kurang dari 12 JP (1-11), mendapatkan sertifikasi 50%
✅ lebih dari 12 JP (12-23) mendapatkan sertifikasi 75%
✅ guru 24 JP lebih (24- mentok) mendapatkan sertifikasi 100%
Setuju?
Hilal terbitnya dari barat, beda dengan terbitnya matahari. Oleh karena itu semakin ke barat, visibilitas hilal akan semakin tinggi. Jika timur sudah melihat hilal, maka otomatis barat akan lebih bisa bisa melihat juga ketika matahari terbenam. Dan tidak berlaku sebaliknya.
Kalau kita ingin berpatokan dengan rukyat internasional, berarti tanggal 1 Dzulhijjah dimulai dari negeri/tempat pertama terlihat hilal, kemudian bergeser ke arah barat, bukan ke arah timurnya tempat tersebut, karena jelas belum masuk tanggal 1.
Walhasil, misal hilal pertama terlihat di Arab Saudi, atau Irak, maka negeri2 di sebelah timurnya belum bisa dianggap masuk tanggal 1 Dzulhijjah ketika waktu maghribnya. Kita mesti hitung 1 Dzulhijjah ke arah barat, mulai dari Eropa, Afrika, Amerika, sampai menabrak garis pergantian hari di Samudra Pasifik, sampai ke Indonesia dan Asia.
Pada akhirnya, memang jatuhnya tetap beda hari antara Arab Saudi dengan negeri2 yang berada di timurnya. Sebab, hari dalam hitungan Islam dimulai sejak maghrib, dan maghrib di tempat kita memang belum masuk 1 Dzulhijjah ketika dirukyat.
Wallahu a'lam, sehingga saya cenderung pada pendapat yang menganggap adanya ikhtilaf mathali' atau perbedaan mathla'/tempat terbit hilal antar negeri. Dan itu berlaku baik Idul Fitri maupun Idul Adha, tidak dibedakan. Karena Rasulullah menyebutkannya bersamaan:
الصومُ يومَ تصومون ، والفطرُ يومَ تفطرون ، والأضحى يومُ تُضَحُّونَ
"Puasa adalah hari dimana kalian semua berpuasa, Idul Fitri adalah hari dimana kalian semua berbuka, dan Idul Adha adalah hari dimana kalian semua menyembelih." (HR At Tirmidzi)
Jika kita mengatakan bahwa Idul Fitri dan puasa adalah ibadah jama'i yang mengharuskan kebersamaan di bawah komando waliyyul amri, kenapa untuk Idul Adha menjadi tidak demikian?
Ini sekedar wacana ilmiah saja, bukan untuk bahan berselisih. Setuju silakan, tidak pun tidak mengapa.