started Manacled bcs of the hype not knowing that it’s inspired by The Handmaid’s Tale????? i couldn’t even finish the first episode it made me nauseous so much, and now i have to read it with characters i know and love🥲🥲🥲🤢
lagi nongki di coffeeshop belakang rumah, tiba2 bocil datang bawa segenggam rumput beserta akar dan tanahnya fresh baru cabut ditaro ke meja sembari berkata, “i did it.” thanks atas hasil buminya, nak. #lifewithtoddler
jadi ingat dosen biokim sepuh yg jalan aja mesti dituntun asistennya, mana kalo ngomong intonasinya datar betul kyk white noise jujur seluruh LT5 boci berjamaah🥹🙏
Aku punya pengalaman persis ky gini, dosennya dosen senior sepuh bgt, matkul Tindak Pidana Narkotika. Rumahnya jauh banget, pas kelas yg dateng cuma 6 org (termasuk aku) tapi beliau semangat pol. Dan beliau alasanku semangat kuliah krn pas maba pernah perkenalan, beliau bilang-
tadi di kantor ngobrol soal mulai nyekolahin anak sm teman2 yg anaknya seumuran. takut bgt membayangkan anakku yg manis lemah lembut dan sangat perasa ini kl hrs ketemu anak2 lain yg msih sama2 kesulitan meregulasi emosi, apalagi yg kl upset cenderung resort to violence huhu
TASLIMAH 😭😭😭
Sakit bener hati kami lihat ini 🤬
Apakah ini perkawinan paksa?
Yang jelas ini perkawinan anak yang melanggar batas syarat umur minimal 19 tahun menurut UU 16/2019. Ada dispensasi dari Pengadilan Agama berarti 🤬
Duh kasian banget, kelihatan jelas raut muka Taslimah yang ga bahagia, tatapan matanya kosong. Bayangkan harus tidur dengan orang yang ga dicintai, tinggal bersama tiap hari 😭 Marital rape yang terjadi.
Astagaa ya Tuhan, ga ikhlas banget ngeliatnya, kalau dekat aja, udah kami bawa kabur tuh Taslimah, diselamatin. Netizen pasti membantu.
Biadab orang2 yang memfasilitasi perkawinan ini 🤬
sudah lama tidak mimpi buruk dan aneh2 lagi tiba2 mimpi adele datang ke sekolah buat jadi guru nyanyi/musik. dan part paling anehnya adalah she said to people she liked my singing. baru tau dese bilang gt setelah dicengin satu sekolah “cie anak kesayangan adele” wkwkwk aneh betul
think imma post things my toddler says here bcs this girl talks back in the best possible way, and since it’s impossible to always catch it in video so twitter it is
hashtag #thingsNsays
the perks of having a husband:
1. a life partner
2. ditraktir seumur hidup
3. i don’t have to google things like “what causes exchange rate of a currency to decrease” or “are wwe fights real or fake” anymore
forget amanda dimoldenberg and andrew garfield, i’m boarding the keke palmer-sean evans ship now. the way that man blushes everytime she’s speaking to him i can’tttt😭😭❤️❤️❤️
Penipuan riset Rifaldy Fajar & timnya ini bukan masalah kecil yang bisa diselesaikan cuma dengan MAAF.
Harus ada AUDIT dan PENARIKAN-Retraction semua hasil karya mereka yg abal2.
Semua abstrak dan proceeding dari mereka harus dilapor & diaudit secara menyeluruh oleh panitia konferensi, penerbit proceeding, Kemdikbudristek, BRIN, atau lembaga berwenang lainnya krn kemungkinan ada fabrikasi & pelanggaran etika.
Krn ternyata Rifaldy Fajar beserta timnya (Prihantini, Sahnaz Vivinda Putri, Rini Winarti, dll) sudah melakukan pola ini bertahun-tahun. Kalau gugling Google Scholar sj keliatan mereka punya puluhan abstrak dan publikasi. Banyak yang lolos di konferensi internasional dan masuk conference proceeding resmi, terindeks di jurnal ilmiah seperti AIP Conference Proceedings, Malaysian Journal of Science, ESMO Open & puluhan prosiding lain di bidang pneumonia, pneumokokus, vaksin, onkologi, genetika, epigenetik, Alzheimer, HIV, kanker, dan kesehatan lainnya.
Dobel bahaya banget karena mayoritas topiknya langsung nyambung sama kesehatan manusia. Bagaimana kalau ada yg mengutip “hasil modeling” mereka sebagai referensi & masuk literature review, proposal kebijakan kesehatan, guideline klinis, atau penelitian lanjutan.
Di riset kesehatan, data palsu atau dimanipulasi tdk Cuma merusak ilmu pengetahuan tapi bisa langsung membahayakan nyawa orang.
Belum lagi dampak jangka panjangnya ke ekosistem riset Indonesia, peneliti2 yang kerja keras ikut tercemar reputasinya di mata dunia.
Ini tdk boleh berhenti cuma karena mereka “sudah minta maaf”. Jangan sampai ini cuma viral sesaat lalu dilupakan.
Bagaimana sih prosedurnya agar karya2 mereka bisa di-audit? @direktoridosen@dosenkesmas@dospeng@AdamPrabata@ardisatriawan
Anehnya Rifaldy Fajar dan Prihantini ini kan bukan dokter, bukan perawat, bukan apoteker, bukan nakes, gak pernah studi kesehatan atau kedokteran. Tapi kok bisa dapat puluhan travel grant selama 2-3 tahun di bidang spesialis kedokteran semua.(?) apa gak heran orang-orang dari sana?
pun perbuatan ini bener bener mencoreng nama baik pendidikan Indonesia loh, pendidikan kita (khususnya kedokteran) udah dipandang sebelah mata, ditambah ada pemalsuan kelas dunia begini apa ga amsyong
that disappointment when you like a song and the singer’s voice and their singing style and their vibes on interviews but when you listen carefully and look up the words, you find the lyrics to be the most basic, most underwhelming sets of words ever…