Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak mengubah substansi utama dari pesan yang ingin disampaikan.
Pernyataan itu disampaikan saat dirinya bertemu langsung dengan Jusuf Kalla di tengah polemik yang berkembang di ruang publik.
Source: Sindonews
Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Jacklevyn Manuputty, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan video ceramah Jusuf Kalla yang beredar luas.
terutama bagi mereka yang mengetahui konteks pembahasan tersebut.
Jacklevyn juga menyinggung adanya penggunaan istilah yang mungkin kurang tepat secara teologis, seperti penyebutan “syahid” dalam konteks Kristen.
Lembaga Survei Indonesia mengungkapkan bahwa mayoritas responden dalam survei terbarunya menyatakan kepuasan terhadap kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.
sementara 60,3 persen lainnya mengaku cukup puas.
Secara keseluruhan, LSI mencatat tingkat kepuasan publik terhadap demokrasi di Indonesia mencapai 69,8 persen.
bukan untuk merendahkan ajaran agama tertentu.
Penjelasan ini disampaikan menyusul beredarnya potongan video ceramah JK di UGM yang memicu polemik di masyarakat, bahkan berujung pada laporan polisi atas dugaan fitnah.
Source: suarapencari
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengadakan pertemuan di Hotel JS Luwansa, Kuningan, pada Selasa (21/4/2026) guna merespons polemik yang muncul terkait ceramahnya di Universitas Gadjah Mada.
Dalam kesempatan itu, Ruhulessin menegaskan bahwa tidak terdapat unsur penistaan agama dalam pernyataan Jusuf Kalla. Ia menjelaskan bahwa isi ceramah lebih menitikberatkan pada upaya perdamaian, baik dalam konteks global maupun nasional,
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa kemandirian di bidang pangan dan energi merupakan fondasi utama agar Indonesia mampu bertahan sekaligus berkembang sebagai negara besar di kancah global.
Source: setkab
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia tengah berada di jalur kebangkitan sebagai kekuatan besar dunia atau “Rising Giant”.
Prabowo juga menekankan perlunya pengelolaan energi secara bijak, termasuk percepatan transisi menuju energi bersih dan terbarukan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.